• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 18 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Inovasi Disdukcapil Kuningan Kantongi Hak Cipta

Editor
Senin, 01 Juni 2026 - 07:01
Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, M.Pd sedang berbincang bersama jajaran. Disdukcapil Kuningan mengantongi delapan produk layanan yang sudah kantongi hak cipta.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, M.Pd sedang berbincang bersama jajaran. Disdukcapil Kuningan mengantongi delapan produk layanan yang sudah kantongi hak cipta.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Inovasi Disdukcapil pertama yang lahir saat itu adalah SI KUDA CEPAT, yang kemudian disusul berbagai layanan lainnya seperti PULPEN PNS dan SIPANDUK.

SATUJABAR, KUNINGAN – Sebuah pelayanan publik yang baik tidak lahir begitu saja. Di balik kemudahan masyarakat mengurus dokumen kependudukan, terdapat proses panjang, kreativitas, dan kerja keras aparatur yang terus mencari cara agar layanan semakin dekat, cepat, dan membahagiakan warga.

RelatedPosts

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Presiden Prabowo Ungkap Hasil Nyata Potensi Indonesia, B50 hingga Industri Nasional

Semangat itulah yang mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuningan terus berinovasi sejak masa pandemi Covid-19 pada 2021. Ketika mobilitas masyarakat dibatasi dan pelayanan tatap muka harus dikurangi, Disdukcapil Kuningan justru melahirkan berbagai terobosan yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, M.Pd., mengatakan inovasi pertama yang lahir saat itu adalah SI KUDA CEPAT, yang kemudian disusul berbagai layanan lainnya seperti PULPEN PNS dan SIPANDUK. Hingga pertengahan tahun 2026, sedikitnya telah tercipta 23 inovasi pelayanan yang bertujuan mempermudah, mempercepat, sekaligus menjaga kualitas layanan administrasi kependudukan.

“Tujuan utama kami sederhana, yakni membahagiakan masyarakat melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” kata Yudi, Minggu (31/5/2026) seperti dikabarkan Humas Pemkab Kuningan.

Menurutnya, seluruh inovasi tersebut menjadi bagian dari semangat pelayanan Adminduk PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Inovatif, Mandiri, dan Akuntabel. Semangat itu juga diwujudkan melalui program unggulan SATU JAM SAJA, yang memungkinkan berbagai layanan administrasi kependudukan diselesaikan dalam waktu singkat.

Namun, bagi Disdukcapil Kuningan, inovasi tidak cukup hanya diciptakan. Karya-karya pelayanan publik tersebut juga perlu mendapatkan perlindungan hukum agar keberlanjutannya terjaga dan menjadi aset daerah yang memiliki nilai intelektual.

Karena itu, Disdukcapil Kabupaten Kuningan mengajukan pencatatan hak cipta atas berbagai inovasi pelayanan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Hasilnya, hingga 29 Mei 2026 sebanyak delapan inovasi pelayanan telah resmi memperoleh Surat Pencatatan Ciptaan dari Kementerian Hukum RI.

Kedelapan inovasi tersebut yakni PELITA ANAK karya Santi Ratnasari, SE., M.Si., yang memperoleh sertifikat pada 7 Juli 2025, kemudian KIAT SUKSES, DUKCAPIL TAMASYA, SI TAKUN, SIPANDUK, SI KUDA CEPAT, PADUKA, dan PANUTAN yang seluruhnya terbit pada 29 Mei 2026.

Menariknya, seluruh karya tersebut tercatat dengan Disdukcapil Kabupaten Kuningan sebagai pemegang hak cipta, sehingga secara hukum menjadi aset intelektual lembaga yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung pelayanan masyarakat.

Salah satu inovasi yang baru memperoleh sertifikat adalah KIAT SUKSES (Kartu Identitas Anak Terpadu Bagi Siswa Untuk Kelangsungan Sekolah). Inovasi yang diciptakan oleh Yudi Nugraha tersebut pertama kali diumumkan kepada publik pada 26 Oktober 2021 di Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan Surat Pencatatan Ciptaan Nomor 001253165 dengan nomor permohonan EC002026074354 yang diterbitkan pada 29 Mei 2026, KIAT SUKSES masuk dalam kategori Kompilasi Ciptaan/Data dan memperoleh perlindungan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Perlindungan tersebut berlaku selama 50 tahun sejak karya pertama kali diumumkan. Sertifikat diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI atas nama Menteri Hukum.

Bagi Yudi, pencatatan hak cipta bukan sekadar pengakuan administratif. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap budaya inovasi yang tumbuh di lingkungan pelayanan publik.

“Inovasi lahir dari kebutuhan masyarakat dan kerja kolektif pegawai. Karena itu, karya-karya pelayanan ini perlu dijaga agar dapat terus berkembang, direplikasi, dan memberi manfaat lebih luas,” ujarnya.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan adaptif, langkah Disdukcapil Kuningan melindungi inovasi melalui hak cipta menunjukkan bahwa pelayanan masyarakat tidak hanya soal administrasi. Di balik setiap dokumen yang diterbitkan, terdapat ide, kreativitas, dan komitmen aparatur yang terus berupaya menghadirkan negara lebih dekat kepada warganya.

Dengan 23 inovasi yang telah lahir dan delapan di antaranya telah memperoleh perlindungan hak cipta, Disdukcapil Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa inovasi pelayanan bukan sekadar program sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk mewujudkan pelayanan publik yang modern, terpercaya, dan membahagiakan masyarakat.

Tags: Inovasi DisdukcapilKuningan

Related Posts

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di pembukaan WAICO (Foto: Kemenko Perekonomian)

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan...

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan...

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia berhasil menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Ungkap Hasil Nyata Potensi Indonesia, B50 hingga Industri Nasional

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Potensi besar Indonesia menunjukkan hasil nyata di berbagai sektor strategis. Menurut Presiden, di tengah tantangan global yang...

Bupati Bogor Rudy Susmanto di DPRD Kabupaten Bogor. Bupati mengatakan Pemkab Bogor masih dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak awal tahun.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

APBD Kabupaten Bogor Hadapi Tantangan Fiskal, Pemkab Prioritaskan Hak Dasar Warga dan Konektivitas Wilayah

Editor
18 Juli 2026

APBD Kabupaten Bogor dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun...

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di acara Indonesia Halal Industry Awards

Indonesia Halal Industry Awards 2026 Diapresiasi

Editor
18 Juli 2026

Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) digelar sejak 2021 adalah ajang penghargaan bagi para pemangku kepentingan yang berkontribusi terhadap pengembangan industri...

Kunjungan Project Completion Review Mission Proyek UPLAND Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (17/7/2026).(Foto: Humas Pemkab Garut)

Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, GARUT - Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) mengevaluasi pelaksanaan Program UPLAND di Kabupaten Garut...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat