• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 1 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indramayu Siapkan Lahan 4.400 Hektare, Mentan dan Menhut Tanam Serentak Program Agroforestry

Editor
Rabu, 05 Februari 2025 - 08:03
Perum Perhutani

Hutan (Ilustrasi)

Pengembangan dengan pola agroforestry juga dapat menjadi solusi adaptif dan mitigatif yang efektif untuk mendukung ketahanan pangan.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Pemerintah mencoba mengintegrasikan program tanaman padi lahan kering dengan tanaman serbaguna (multi-purpose tree species/MPTS) dengan pola agroforestry. Proyek ini bakal diterapkan pada lahan seluas 4.400 hektare di areal Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

RelatedPosts

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Seni Rupa Lewat Kolaborasi Jakarta Biennale 2026

Harga Emas Selasa 1/9/2026 Antam Rp 2.664.000 Per Gram

Anggaran Kemenpar 2027 Perkuat Dampak Ekonomi Pariwisata

Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian serta Perum Perhutani pun melaksanakan penanaman serentak agroforestry pangan di Kabupaten Indramayu. Kegiatan penanaman itu merupakan bagian dari optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan yang dilakukan dengan pendekatan pola agroforestry. Yakni, dengan mengintegrasikan tanaman pertanian dengan tanaman kehutanan untuk mencapai manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial.

Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni mengatakan, tujuan utama kegiatan itu adalah meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Pengembangan dengan pola agroforestry juga dapat menjadi solusi adaptif dan mitigatif yang efektif untuk mendukung ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan pangan, tapi juga tentang pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan. Dengan integrasi antara pertanian dan kehutanan, kita dapat memaksimalkan produktivitas lahan, mendukung kesejahteraan masyarakat, dan melindungi ekosistem,” katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan, Kementerian Kehutanan melalui program kehutanan sosial bersama dengan Kementerian Pertanian menargetkan pengembangan agroforestry untuk tanaman pangan seluas kurang lebih 1,9 juta hektare.

Dari luasan tersebut, terdapat areal yang sesuai untuk komoditas padi lahan kering seluas kurang lebih 389.406 hektare. Sehingga, jika ditambahkan potensi pada areal Perhutani, maka terdapat potensi areal untuk pengembangan padi lahan kering seluas kurang lebih 419.462,37 hektare.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan, kegiatan penanaman agroforestry pangan serentak itu merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain itu juga untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan ketahanan pangan yang kokoh dan mandiri, sekaligus wujud komitmen pemerintah untuk menjadikan hutan sebagai cadangan pangan agroforestry.

“Dengan demikian, hutan tidak hanya memberikan manfaat ekologi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berimbang demi pengelolaan hutan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Amran.

Sementara Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, sekitar 4.400 hektare kawasan hutan di Kabupaten Indramayu siap mendukung program tersebut. Luasan lahan yang bisa dijadikan agroforestry tersebar di beberapa kecamatan yang memiliki wilayah hutan seperti Gantar, Kroya, dan Terisi.

“Alhamdulillah ini bisa meningkatkan jumlah produksi padi di Indramayu karena memanfaatkan lahan hutan. Kita optimis swasembada pangan yang menjadi program Presiden RI bisa terwujud,” kata Nina.

Secara keseluruhan, penanaman serentak berlangsung di 26 titik lokasi di seluruh Indonesia. Pada kesempatan tersebut Menteri Kehutanan dan Menteri Pertanian juga menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian tentang Sinergitas Program Pembangunan Bidang Kehutanan Dengan Bidang Pertanian Untuk Mewujudkan Swasembada Pangan. (yul)

Tags: kabupaten indramayukementerian kehutananKementerian Pertanianprogram agroforestryswasembada pangan

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menerima audiensi Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) untuk membahas persiapan perhelatan seni berskala global, Jakarta Biennale 2026, di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Seni Rupa Lewat Kolaborasi Jakarta Biennale 2026

Editor
1 September 2026

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), terus memperkuat ekosistem subsektor seni rupa nasional melalui perhelatan berskala global Jakarta...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 1/9/2026 Antam Rp 2.664.000 Per Gram

Editor
1 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 1/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.664.000 per gram...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, Jakarta, (31/8/2026). Anggaran Kemenpar 2027 untuk mendorong dampak ekonomi wisata kepada masyarakat.(Foto: Humas Kemenpar)

Anggaran Kemenpar 2027 Perkuat Dampak Ekonomi Pariwisata

Editor
1 September 2026

JAKARTA – Anggaran Kemenpar atau Kementerian Pariwisata mengarahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2027 untuk memperbesar dampak sektor pariwisata terhadap...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (tengah) di peringatan Heli City 16th Anniversary Whitesky Group di Cengkareng Heliport, Tangerang, Minggu (23/08/2026) melalui keterangan resminya.(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif

Menteri Ekraf Dorong Talenta Kreatif Garap Transportasi Udara

Editor
1 September 2026

TANGERANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi Whitesky Group yang mengembangkan ekosistem mobilitas udara...

Pendaki gunung beristirahat.(Foto: Satujabar.com)

Potensi Karhutla, Kemenhut Terbitkan Edaran Pendakian Gunung

Editor
1 September 2026

JAKARTA - Mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau tahun 2026, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui...

etugas BPBD Kabupaten Karo membagikan masker kepada masyarakat di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik. Aktivitas Gunung Sinabung kemudian dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) mulai pukul 12.30 WIB. (Foto: BPBD Kabupaten Karo Via BNPB)

Gunung Sinabung Meletus, Petugas Bagikan Masker

Editor
1 September 2026

JAKARTA - Gunung Sinabung yang berada di wilayah administratif Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo di Kabupaten Karo,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.