• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 4 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Tegaskan Komitmen Kuat untuk Reformasi WTO di Penutupan G20 TIMM 2025

Editor
Senin, 13 Oktober 2025 - 06:35
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso menyampaikan intervensi pada sesi ketiga G20 TIMM di Gqberha, Afrika Selatan, Jumat, (10 Okt). Sesi ini membahas “WTO Reform Including the Development Dimension”.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso menyampaikan intervensi pada sesi ketiga G20 TIMM di Gqberha, Afrika Selatan, Jumat, (10 Okt). Sesi ini membahas “WTO Reform Including the Development Dimension”.(Foto: Dok. Kemendag)

SATUJABAR, Gqeberha, Afrika Selatan — Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membentuk arah sistem perdagangan global. Dalam penutupan rangkaian G20 Trade and Investment Ministerial Meeting (TIMM) 2025, Menteri Perdagangan RI Budi “Busan” Santoso menegaskan dukungan kuat Indonesia terhadap reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan pentingnya mendorong perdagangan yang inklusif untuk pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.

Pertemuan G20 TIMM yang digelar pada 9–10 Oktober 2025 di Gqeberha, Afrika Selatan, ini menjadi momentum penting bagi negara-negara anggota untuk menyepakati langkah konkret memperkuat sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan (rules-based trading system).

RelatedPosts

Buntut Penebangan Pohon Jalan Riau, Izin Usaha Diperiksa

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

“Indonesia menegaskan pentingnya komitmen kolektif untuk memperkuat sistem perdagangan multilateral. Reformasi WTO, terutama pada sistem penyelesaian sengketa, harus menjadi prioritas untuk memulihkan kepercayaan dunia terhadap perdagangan global,” tegas Mendag Busan melalui keterangan resmi.

 

Empat Komitmen Utama Negara G20

Dalam pertemuan tersebut, para menteri perdagangan G20 menyepakati sejumlah poin penting:

Menegaskan komitmen terhadap sistem perdagangan multilateral yang adil, transparan, inklusif, dan berkelanjutan melalui agenda reformasi WTO.

Mendukung kesuksesan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 WTO yang akan digelar Maret 2026 di Kamerun.

Mendorong diversifikasi rantai pasok global untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Mengakui peran penting perdagangan dan investasi dalam proses industrialisasi negara-negara berkembang.

Mendag Busan juga menyerukan agar seluruh negara G20 menahan diri dari menjadikan perdagangan sebagai alat politik. Ia menekankan pentingnya memasukkan dimensi pembangunan dalam setiap perjanjian perdagangan internasional agar manfaatnya juga dirasakan oleh negara-negara berkembang.

“Perdagangan tidak boleh dijadikan instrumen politik. Kita harus memastikan setiap kebijakan internasional membawa manfaat pembangunan yang nyata,” ujar Busan.

 

Dorong Dukungan Politik untuk Reformasi WTO

Dalam sesi khusus bertajuk “WTO Reform Including the Development Dimension”, Mendag Busan menekankan pentingnya dukungan politik global yang kuat untuk menjaga prinsip dasar WTO. Ia mengajak para menteri untuk mencari titik temu, membangun kembali kepercayaan, dan mengoptimalkan mekanisme WTO yang ada.

Indonesia juga mengapresiasi proses reformasi WTO yang tengah difasilitasi di Jenewa oleh Duta Besar Peter Ølberg. Menurut Busan, hasil-hasil positif dari area yang masih berfungsi dengan baik harus disebarluaskan kepada publik dan pemangku kepentingan politik agar dukungan terhadap reformasi semakin kuat.

“Komitmen bersama ini mencerminkan pengakuan akan peran vital perdagangan dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan,” kata Busan.

Ia menambahkan, pembahasan reformasi WTO sangat mendesak di tengah maraknya kebijakan unilateral yang mengancam prinsip dasar sistem perdagangan multilateral. Proliferasi kebijakan semacam itu telah menimbulkan skeptisisme terhadap WTO sebagai solusi utama permasalahan perdagangan global.

“Dengan segala kekurangannya, saya yakin WTO adalah aset global yang berharga dan esensial. Kita perlu menavigasinya di antara karang dan batu karang untuk menciptakan pelabuhan yang aman,” pungkas Mendag Busan.

Tags: budi santosoMenteri PerdaganganOrganisasi Perdagangan DuniaWTO

Related Posts

Lokasi penebangan pohon di Jalan Riau Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Buntut Penebangan Pohon Jalan Riau, Izin Usaha Diperiksa

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperluas penanganan kasus dugaan penebangan 10 pohon peneduh di Jalan LLRE Martadinata...

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KMP...

Wisman ke Jabar Juni 2026 dan hunian hotel.(Image: BPS Jabar)

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juni 2026 tercatat sebanyak 477...

Jumlah penumpang dan barang angkutan udara.(Image: BPS Jabar)

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah penumpang angkutan udara domestic Jawa Barat pada bulan Mei 2026 naik 22,09 persen dibandingkan April 2026....

Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, H.M. Kunang, menjalani sidang tuntutan Jaksa KPK dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Bupati Bekasi Non Aktif, Ade Kuswara Kunang Dituntut 7 Tahun Penjara

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan senilai...

Ekspor Jabar Juni 2026.(Image: BPS Jabar)

Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 Naik 5,11 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 mencapai USD 19,60 miliar atau naik 5,11 persen dibanding periode yang sama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat