• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia Maksimalkan Potensi Industri Halal melalui Ekonomi Digital

Editor
Sabtu, 28 September 2024 - 05:59
(FOTO: Humas Kemenperin)

(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri halal, mencakup sektor makanan, minuman, kosmetik, fashion, farmasi, dan lainnya.

Sejalan dengan Roadmap Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya mendukung pelaku usaha, khususnya di sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM), untuk memanfaatkan peluang ekonomi digital.

RelatedPosts

Perajin Tahu Tempe Tertekan Harga Kedelai, Farhan: Lebih Efisien

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Menurut data Bank Indonesia, nilai transaksi e-commerce di Indonesia mencapai Rp401 triliun pada 2021, meningkat menjadi Rp476,3 triliun pada 2022, dan stabil di Rp453,8 triliun pada 2023.

Pemerintah juga meluncurkan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang terintegrasi dengan kegiatan e-smart IKM oleh Kemenperin.

“Melalui program e-smart, kami memberikan pelatihan kepada pelaku IKM agar dapat bersaing di pasar digital, termasuk pembuatan konten menarik di berbagai platform media sosial dan strategi pemasaran digital,” jelas Reni Yanita, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, saat berbicara di talk show Industrial Festival 2024 di Tangerang, Kamis (26/9).

Kemenperin juga menyediakan pembinaan terkait komunikasi produk yang aman bagi konsumen, termasuk pencantuman sertifikasi halal, serta pendampingan pemasaran di marketplace untuk meningkatkan keterlibatan dengan target pasar. Kerja sama dengan platform e-commerce besar seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, dan BukaLapak juga telah terjalin.

Untuk mengatasi tantangan dalam pasar digital, Kemenperin menggandeng kementerian dan lembaga lain untuk memperkuat infrastruktur, serta memperkenalkan konsep cyber security bagi pelaku IKM guna menjaga keamanan transaksi.

Reni menyoroti bahwa banyak pelaku industri yang belum memiliki sertifikat halal. “Banyak yang beranggapan pasar halal sudah cukup dengan populasi Muslim di Indonesia. Namun, tanpa sertifikat halal, potensi besar pasar ini bisa diisi oleh produk luar negeri,” tambahnya.

Pelaku industri juga diingatkan untuk mencantumkan sertifikat halal pada kemasan produk dengan masa berlakunya. Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah produk dalam negeri yang mampu go international.

Influencer dan entrepreneur muda, Zaskia Adya Mecca, turut memberikan tips kepada pelaku IKM untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan digital marketing. Ia mengingatkan agar pengusaha bisa menyesuaikan promosi dengan momen tertentu, seperti hari belanja nasional dan payday sale, untuk menarik perhatian konsumen.

Zaskia juga menegaskan bahwa peluang bisnis halal di Indonesia sangat besar berkat populasi Muslim yang mayoritas. Sertifikasi halal dianggap penting karena menunjukkan bahwa produk tersebut aman dan sehat dari hulu hingga hilir.

Tags: kemenperin

Related Posts

Jeni Tahu Populer dari kedelai

Perajin Tahu Tempe Tertekan Harga Kedelai, Farhan: Lebih Efisien

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Perajin tahu dan tempe adalah salah satu klaster UMKM yang terdampak kenaikan harga kedelai. Gejolak harganya menjadi...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
12 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian mengakselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional melalui peningkatan keterlibatan industri kecil...

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung.pph FINAL umkm

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM sebesar 0,5...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengunjungi perusahaan Agung Sari Utama di Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026). (Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Genjot Kinerja UMKM, Bupati Sumedang Gandeng Agung Sari Utama

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Untuk memperkuat jejaring UMKM Sumedang, Pemkab SUmedang dipimpin Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengunjungi perusahaan Agung Sari...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berbincang dengan pelaku UMKM di acara Bulan Belanja Bandung di Mal Paris Van Java.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bulan Belanja Bandung 2026: Pasar Kreatif Jadi Motor Penggerak UMKM

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 resmi dimulai dengan pembukaan Pasar Kreatif Bandung di Paris Van Java Mall,...

Batik Indonesia

Industri Batik: Kemenperin dan YBI Perkuat Daya Saing IKM

Editor
8 Juni 2026

Industri batik konsisten mencatatkan kinerja positif. Nilai ekspor batik tahun 2025 mencapai US$30,62 juta atau tumbuh 13,03 persen dibandingkan tahun...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.