• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ikhtiar Merawat Budaya Lewat Jabar Etno Festival di Sumedang

Editor
Selasa, 04 November 2025 - 06:01
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Jabar Etno Festival (JEF) 2025 di Gedung Negara, Senin (3/11/2025).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Jabar Etno Festival (JEF) 2025 di Gedung Negara, Senin (3/11/2025).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Jabar Etno Festival (JEF) 2025 di Gedung Negara, Senin (3/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema ‘Menjalin Tradisi, Menginspirasi Generasi’ ini merupakan revitaslisasi warisan budaya tak benda Indonesia di Jawa Barat.

Bupati Dony menyampaikan apresiasi tinggi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IX Jawa Barat yang telah memercayakan Sumedang sebagai tuan rumah JEF 2025 dan diisi dengan materi jejak budaya Sumedanglarang. “Kami merasa bangga karena kegiatan besar ini. Tentunya dengan kegiatan ini akan terus menguatkan kami dalam mengimplementasikan Sumedang sebagai puseur budaya, sebagaimana Perda Nomor 1 Tahun 2020 tengang Sumedang Puseur Budaya Sunda,” ujarnya melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Geoteater Rancakalong Sumedang Jadi Ruang Belajar 500 Mahasiswa Unpad

7 Banteng Jawa Penghuni Pangandaran yang Selamat dari Kepunahan

Warisan Budaya Jabar: Menengok Tradisi ‘Kawin Cai’ di Kuningan

Bupati mengatakan, JEF diharapkan akan semakim memotivasi Kabupaten Sumedang untuk terus menjadikan dirinya sebagai salah satu daerah yang betul-betul menjadikan budaya sebagai arus utama pembangunan. “Jadi bagaimana terus melestarikan budaya lama yang baik dan menggali budaya baru yang lebih baik dalam bentuk inovasi dan kreatifitas lainnya,” ujarnya.

Untuk itulah kegiatan Jabar Etno Festival tersebut bisa menjadi wahana untuk mengaktualisasikan potensi kreatif yang ada di Kabupaten Sumedang. “Selain itu menjadi wahana untuk menyerap dan menampung gagasan serta ide-ide baru untuk kemajuan kebudayaan kedepannya,” kata Bupati Dony.

Sumedang salah satu kabupaten paling terdepan dalam budaya sudah mendelegasikan dirinya sebagai Puseur Budaya Sunda, kelanjutan dari Kerajaan Pajajaran, dan pelanjutnya adalah Sumedanglarang dengan simbol Mahkota Binokasih. “Sumedang juga patut berbangga karena Sumedang memiliki Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) terbanyak di Jawa Barat, di antaranya seni kuda Renggong, Tarawangsa, Cikeruha dan tari Kasumedangan. Semua ini menunjukan betapa kuatnya akar budaya yang dimiliki Sumedang,” imbuhnya.

Bupati juga mengapresiasi ratusan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Dengan kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa akan memahami sejarah dan budaya masa lalu. “Saya mengapresiasi ratusan mahasiswa yang hadir dalam Jabar Etno Festival, tentunya kehadiran mereka untuk menjaga tradisi dan menginspirasi generasi muda. Dengan kegiatan ini saya yakin mahasiswa akan memahami sejarah dan budaya masa lalu, serta akan menjaga dan melestarikannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Kebudayaan bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sekedar perayaan seni, adat dan tradisi, melainkan sebuah perjalanan napak tilas sejarah bagaimana generasi muda hari ini harus bisa menelusuri jejak leluhur kraton Sumedang Larang sebagai salah satu warisan budaya yang memberi warna bagi peradaban sunda dan nusantara.

“Kegiatan Jabar Etno Festival 2025 yang digagas oleh Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah IX Jawa Barat ini merupakan komitmen dan bentuk nyata dalam membangun ekosistem kebudayaan yang hidup kolaboratif dan berkelanjutan,” katanya.

Tags: bupati sumedangDony Ahmad MunirJabar Etno Festival

Related Posts

Mahasiswa Unpad di Geoteater Rancakalong.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Geoteater Rancakalong Sumedang Jadi Ruang Belajar 500 Mahasiswa Unpad

Editor
3 November 2026

SUMEDANG - Kawasan Geoteater Rancakalong tidak hanya menjadi destinasi wisata dan ruang ekspresi budaya, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagai ruang...

Seekor anak Banteng Jawa (Bos javanicus) berjenis kelamin jantan lahir di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa), Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(Foto: Kemenhut/BKSDA Jabar)

7 Banteng Jawa Penghuni Pangandaran yang Selamat dari Kepunahan

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Malam itu, Selasa (27/10/2026) pukul 22.23 WIB, sebuah keindahan monumental terjadi di sebuah padang rumput berpagar di Cagar...

Ketua TP PKK Bunda Ela di acara ‘Kawin Cai’.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Warisan Budaya Jabar: Menengok Tradisi ‘Kawin Cai’ di Kuningan

Editor
31 Oktober 2026

KUNINGAN - Tradisi Kawin Cai di Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, yang digelar pada hari kamis 29/10/2026 menjadi...

Seekor anak Banteng Jawa (Bos javanicus) berjenis kelamin jantan lahir di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa), Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(Foto: Kemenhut/BKSDA Jabar)

Kabar Gembira dari Dunia Satwa, Anak Banteng Jawa Ketiga Lahir di Pangandaran

Editor
29 Oktober 2026

PANGANDARAN - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengumumkan kelahiran seekor anak Banteng...

Pekan Seni Media Rupakala 2026 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, mulai tanggal 26 Oktober hingga 1 November 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Pekan Seni Media Rupakala Dorong Apresiasi & Kontemplasi

Editor
28 Oktober 2026

CIBINONG – Pekan Seni Media Rupakala 2026 menjadi ruang dialog antara seniman dan masyarakat melalui berbagai karya seni berbasis teknologi,...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi Padepokan Seni Giri Harja, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Padepokan Seni Giri Harja merupakan pusat pertunjukan seni wayang golek yang didirikan oleh alm. Abah Asep Sunandar Sunarya.(Foto: Dok. Kemenbud)

Di Padepokan Giri Harja, Menbud Bilang Perlunya Pelestarian Ekosistem Wayang Golek dan Pengrajin Tradisional

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya menjaga regenerasi dalang dan pembuat wayang sebagai upaya menjaga wayang golek...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.