• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hari Disabilitas Internasional 2025: Bandung Komit Jadi Kota Inklusif

Editor
Kamis, 11 Desember 2025 - 06:23
Peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Kota Bandung digelar di Laswi Heritage, Rabu 10 Desember 2025.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

Peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Kota Bandung digelar di Laswi Heritage, Rabu 10 Desember 2025.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) sebagai momentum ini menjadi pengingat bahwa sebuah kota harus memastikan setiap warganya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berpartisipasi, dan menikmati ruang hidup tanpa hambatan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional tingkat Kota Bandung yang digelar di Laswi Heritage, Rabu 10 Desember 2025.

RelatedPosts

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Siswi PKL

“Kota yang maju bukan hanya kota yang membangun infrastrukturnya, tetapi yang mampu memastikan seluruh warganya merasakan manfaat pembangunan secara adil,” ujar Farhan dikutip dari keterangan resmi Humas Pemkot Bandung.

Ia mengatakan, penyandang disabilitas bukan sekadar kelompok yang harus dibantu, melainkan bagian penting dari pembangunan Kota Bandung.

“Sahabat-sahabat disabilitas adalah mitra pembangunan. Mereka punya kapasitas, kreativitas, dan kontribusi besar untuk memajukan kota ini,” lanjutnya.

Farhan menyampaikan, Pemerintah Kota Bandung terus membuka akses dan menghadirkan kebijakan yang inklusif bagi seluruh warga.

Upaya tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas fasilitas publik, pemenuhan hak layanan dasar, penguatan pendidikan dan ketenagakerjaan inklusif, serta penguatan kelembagaan penyandang disabilitas.

Melalui peringatan HDI 2025, Farhan menegaskan kembali komitmen jangka panjang pemerintah.

“Inklusi bukan hanya slogan tahunan. Ini agenda jangka panjang yang kita dorong lewat regulasi, program, anggaran, dan keberpihakan nyata di lapangan,” ungkapnya.

Ia mengakui, masih ada tantangan yang harus diselesaikan. Namun menurutnya, tantangan itu tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti.

“Tantangan justru memacu kami untuk terus memperbaiki diri, memperkuat kolaborasi, dan membuka ruang dialog yang lebih luas dengan komunitas disabilitas. Kebijakan yang baik hanya lahir dari keberanian mendengar dan memahami,” kata Farhan.

Farhan memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Bandung dan seluruh mitra penyelenggara kegiatan HDI.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, kita ingin memastikan layanan dan fasilitas bagi penyandang disabilitas semakin mudah dijangkau dan benar-benar memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi sosial, menghilangkan stigma negatif, serta mengadvokasi hak-hak penyandang disabilitas.

“Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas bisa berkarya tanpa hambatan, mendapatkan perlakuan setara, dan merasa menjadi bagian penuh dari masyarakat,” jelas Yorisa.

Peringatan HDI tahun 2025 mengangkat tema global “Fostering Disability Inclusive Societies for Advancing Social Progress”, yang bermakna membina masyarakat inklusif untuk mendorong kemajuan sosial.

Tema lokal kota Bandung adalah “Rancage: Rangkul Maké Cinta, Ajénan, Gerakkeun”, yang menekankan nilai merangkul, menghargai, dan menggerakkan masyarakat menuju inklusi.

Di Kota Bandung terdapat 30.012 penyandang disabilitas. Tiga jenis disabilitas terbanyak adalah Disabilitas netra: 10.202 orang (33,98%). Disabilitas ganda/multi: 7.710 orang (25,69%). Disabilitas fisik: 5.460 orang (18,19%).

Sementara itu, Kementerian Kesehatan melalui Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 juga menggambarkan faktor penyebab disabilitas 59% akibat penyakit, 26% akibat kecelakaan, cedera, atau kekerasan, 14% kelainan bawaan, dan 1% tidak diketahui penyebabnya.

Tags: Hari Disabilitas Internasional 2025kota bandung

Related Posts

Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Ditjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Teguh Arifiyadi, di Jakarta, Kamis (17/09/2026).(Foto: Humas Komdigi)

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital melaksanakan...

Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026.(Image: BMKG)

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026 hingga pukul 08:00 WIB,...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Siswi PKL

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Polres Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap...

Barang bukti ratusan cairan liquid mengandung narkoba golongan satu yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bongkar Laboratorium Liquid Narkoba di Bandung, 2 Pengemudi Ojol Ditangkap

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Laboratorium gelap (clandestine lab) narkoba yang memproduksi liquid vape mengandung narkotika golongan 1 di Kota Bandung, Jawa Barat, diungkap...

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Jenazah korban KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa, asal Kabupaten Garut, Risyan Kurnia Putra (29), dan Erick Maisul Latif (38).(Foto:Istimewa)

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Dua jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang tenggelam di Perairan Laut Jawa, warga Kabupaten Garut,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.