• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gubernur Jawa Barat Akan Evaluasi Sarana Rekreasi di Kawasan Puncak

Editor
Selasa, 04 Maret 2025 - 07:59
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait keberadaan sarana rekreasi dan bangunan-bangunan di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Evaluasi ini dilakukan menyusul dugaan bahwa alih fungsi lahan di kawasan tersebut menjadi salah satu penyebab bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

RelatedPosts

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui Lampung Diresmikan Presiden Prabowo

Kantor WIKA Digeledah, Ini Penjelasan Polri

Purbaya Bilang Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Dedi menegaskan bahwa Kawasan Puncak seharusnya kembali pada fungsi semestinya sebagai areal resapan air. Ia menganggap penting untuk mengembalikan kawasan tersebut agar memiliki daya serap air yang optimal, sehingga bencana seperti banjir bandang bisa diminimalisir.

“Adanya alih fungsi lahan di Kawasan Puncak diduga menjadi salah satu penyebab bencana hidrometeorologi. Kawasan ini harus kembali kepada fungsi semestinya, yakni sebagai areal resapan air,” ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (3/3/2025) melalui keterangan resmi.

Selain itu, Dedi juga menyatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabar yang mengelola salah satu objek wisata di kawasan tersebut. Salah satu masalah yang ditemukan adalah adanya bangunan yang diduga menyebabkan terganggunya aliran sungai, sehingga berpotensi memperburuk kondisi banjir.

“Ada Jaswita, itu membangun sarana rekreasi di Puncak. Keterangan Bupati Bogor ada salah satu kubah yang terjatuh dan masuk sungai, menyumbat aliran air dan menyebabkan luapan air. Itu berdasarkan informasi dari Bupati Bogor yang berbicara dengan saya di telepon. Ini yang harus segera dibenahi,” ungkap Dedi.

Dedi juga mengungkapkan bahwa pada hari Kamis mendatang, ia bersama Menteri Lingkungan Hidup akan melakukan inspeksi ke lokasi untuk memantau langsung kondisi di lapangan dan mengambil keputusan-keputusan penting terkait evaluasi tersebut.

“Saya bersama Menteri Lingkungan Hidup akan inspeksi, kemudian nanti mengambil keputusan-keputusan penting,” imbuhnya.

Gubernur Dedi juga menyayangkan alih fungsi lahan yang terjadi secara masif di Kawasan Puncak. Menurutnya, kawasan tersebut seharusnya dimanfaatkan untuk perkebunan teh atau perhutanan yang dapat mendukung daya resapan air yang baik.

“Kalau areal itu mengurangi daya resapan air dan mengakibatkan bencana, kita evaluasi. Mana yang lebih didahulukan, keselamatan warga atau sekadar kesenangan beberapa orang saja? Keselamatan warga penting, lebih penting dari apapun,” tuturnya.

Dengan evaluasi ini, Dedi berharap agar kedepannya kawasan Puncak dapat kembali berfungsi optimal sebagai kawasan resapan air, sehingga dapat mencegah terjadinya bencana serupa di masa yang akan datang.

Tags: dedi mulyadigubernur jabarpuncak

Related Posts

Presiden resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui.(Foto: Dok. Sekretariat Negara)

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui Lampung Diresmikan Presiden Prabowo

Editor
10 Juni 2026

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui merupakan proyek strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah. Telan Rp152,99 miliar dari APBN. SATUJABAR,...

Wijaya karya atau WIKA digeledah

Kantor WIKA Digeledah, Ini Penjelasan Polri

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penyidik Kortastipidkor Polri melakukan penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik...

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.(Foto:Istimewa).

Purbaya Bilang Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Perkembangan perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian meski tekanannya mulai menurun. Di tengah ketidakpastian tersebut, perekonomian Indonesia tetap...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di rapat DPR. Kemenperin usul anggaran tambahan.(Foto: Istimewa)

Kemenperin Usul Tambahan Anggaran Rp 1,59 Triliun

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun pada tahun 2027 guna lebih memperkuat pelaksanaan berbagai...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

Puncak Musim Kemarau Agustus! BMKG Ingatkan El Nino

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli–September 2026. Kondisi...

Proses penggeledahan kantor DPRD Kabupaten Indramayu oleh Tim Kejati Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kejati Jabar Geledah Kantor DPRD Indramayu, Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menggeledah Kantor DPRD Kabupaten Indramayu. Tindakan penggeledahan untuk menyita dokumen, terkait kasus dugaan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.