• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 16 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gastrofest Kota Bogor 2026 Resmi Dibuka

Editor
Minggu, 28 Juni 2026 - 05:54
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka penyelenggaraan Gastrofest Kota Bogor 2026.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka penyelenggaraan Gastrofest Kota Bogor 2026.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

SATUJABAR, BOGOR – Gastrofest Kota Bogor 2026 resmi dibuka menjadi festival gastronomi pertama di Kota Bogor yang menjadi langkah awal dalam memperkuat identitas kuliner daerah sekaligus mendorong Kota Bogor menuju pengakuan sebagai Kota Gastronomi berkelas dunia.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa penyelenggaraan Gastrofest merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam membangun ekosistem gastronomi yang berkelanjutan serta mengangkat potensi kuliner lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

RelatedPosts

TERASI 2026, Irene Umar: Indonesia Kaya Talenta

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu, Bertahan Melintasi Generasi

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Ia mengatakan bahwa Gastrofest akan menjadi agenda tahunan sebagai bagian dari upaya membangun branding Kota Bogor sebagai kota gastronomi.

“Alhamdulillah hari ini kita mengukir sejarah lagi di Kota Bogor. Kita akan memulai sebuah event yang nantinya akan kita ulang terus secara rutin setiap tahun, yaitu Gastrofest Bogor. Ini merupakan bagian dari komitmen Kota Bogor untuk menjadikan dan mendorong Kota Bogor menjadi kota gastronomi,” ujarnya usai membuka Gastrofest 2026 yang berlangsung di Lapangan IPB Baranangsiang, Jalan Malabar, Kota Bogor, Sabtu (27/6/2026).

Gastrofest 2026 merupakan kolaborasi antara Forum Bogor Kota Gastronomi dan myBCA yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Festival ini menghadirkan 62 tenant yang seluruhnya merupakan pelaku usaha kuliner lokal Kota Bogor, sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Bogor yang memiliki nilai sejarah, budaya, serta potensi ekonomi yang besar.

Dedie Rachim menjelaskan bahwa salah satu indikator penting bagi sebuah kota untuk memperoleh pengakuan dunia, termasuk dalam jejaring UNESCO adalah memiliki industri kuliner yang berkualitas dan diakui secara internasional.

Ia menilai sejumlah kuliner legendaris Kota Bogor memiliki peluang untuk memperoleh pengakuan tersebut apabila terus didorong peningkatan kualitasnya hanya perlu mulai dipersiapkan melalui proses kurasi agar mampu memenuhi standar tersebut.

“Salah satu syarat menuju UNESCO adalah restoran-restorannya memiliki kualitas terbaik, indikator yang dikenal dunia adalah Michelin Star. Bogor sebetulnya punya banyak potensi, hanya mungkin belum pernah diajukan. Nah melalui kegiatan ini saya minta mulai dilakukan kurasi dan kemudian diajukan agar Michelin Star Rating juga bisa dimiliki oleh pelaku usaha di Kota Bogor yang memenuhi syarat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi, Haidar, mengatakan bahwa konsep gastronomi tidak hanya berbicara mengenai makanan yang disajikan kepada konsumen, tetapi juga mencakup sejarah, budaya, hingga proses pengelolaan pangan dari hulu ke hilir.

“Kota Bogor memiliki sejarah dalam mengelola pangan. Dalam naskah Sunda kuno, sudah dijelaskan bagaimana cara bertani dan mengolah pangan dengan baik. Karena itu memang sudah sewajarnya Kota Bogor menjadi kota gastronomi,” tuturnya.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci untuk memperkuat identitas gastronomi Kota Bogor sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Itulah mengapa dibutuhkan kolaborasi. Melalui forum ini kita mencoba mengekspos potensi-potensi Kota Bogor dan menyambungkannya dengan penguatan ekonomi daerah. Dari sejarah, budaya, hingga pelaku usahanya, semua kita dorong menuju UNESCO agar Bogor memperoleh pengakuan sebagai Kota Gastronomi,” pungkas Haidar.

Tags: Gastrofest Kota Bogor 2026

Related Posts

Wamen Ekraf Irene Umar di Terasi 2026.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

TERASI 2026, Irene Umar: Indonesia Kaya Talenta

Editor
14 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi pembukaan pameran seni TERASI (Teras...

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu, Bertahan Melintasi Generasi

Editor
13 Agustus 2026

Semangkuk soto mungkin terlihat sederhana. Kuah bening, irisan lobak, potongan daging, taburan daun bawang dan seledri. Namun, di balik kesederhanaan...

Rapat persiapan Festival Tamansari.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Editor
12 Agustus 2026

Festival Tamansari atau Festibal Seni dan Budaya Tamansari 2026 digelar dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung Ke-2. SATUJABAR, BANDUNG...

Unit properti di tepi kolam di Ahadiat Hotel dan Bungalow Kota Bandung.(Foto: Istimewa)

Tempat Escape di Bandung, Ahadiat Hotel & Bungalow Tawarkan Ambience Asri

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Di tengah keriuhan kendaraan yang melintas di kawasan Sukajadi dan lalu lalang wisatawan menuju pusat belanja, ada...

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, berbincang dengan diplomat senior Indonesia sekaligus Pendiri AKC Library & Cafe, Dino Patti Djalal, saat menghadiri grand launching AKC Library & Cafe di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

AKC Library & Cafe, Menteri Ekraf: Dorong Literasi

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri grand launching AKC Library & Cafe...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya mencoba gim karya pengembang lokal saat menghadiri Hari Game Indonesia (Hargai) Playday 2026 di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Hari Game Indonesia: Menteri Ekraf Optimis Makin Mendunia

Editor
10 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi perkembangan gim lokal saat menghadiri Hari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung