• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 18 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gangguan Internet Akan Terjadi di Kota Bandung?

Editor
Selasa, 02 Juni 2026 - 05:42
Kabel optik semrawut,layanan internet,

Ilustrasi kabel semrawut (FOTO: Humas Kota Bandung)

Gangguan internet dipastikan tak akan terjadi, ujar Wali Kota Kota Bandung soal penertiban kabel yang akan mulai berjalan Selasa 2 Juni 2026.

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan proses penurunan dan penertiban kabel udara ke bawah tanah yang dimulai 2 Juni 2026 berjalan aman tanpa menyebabkan gangguan layanan internet atau blackout.

RelatedPosts

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Presiden Prabowo Ungkap Hasil Nyata Potensi Indonesia, B50 hingga Industri Nasional

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi terputusnya konektivitas selama proses berlangsung.

“Saya jamin tidak akan ada blackout internet. Kami pastikan jaringan tetap berjalan dan layanan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya, Senin 1 Juni 2026 melalui keterangan resmi Humas.

Hal tersebut diperkuat oleh Direktur Utama PT Bandung Infra Investama (BII), Asep Wawan Dharmawan. Ia menyebut seluruh kesiapan teknis telah dilakukan sebelum pelaksanaan kick off program Penyelenggaraan IPT Kota Bandung.

“Persiapan sudah kita lakukan, mulai dari memastikan perangkat pasif seperti manhole, handhole, jaringan utama hingga akses sudah tersedia dan siap digunakan,” kata Asep.

Menurutnya, proses penertiban dilakukan dengan mengalihkan kabel udara ke jaringan bawah tanah yang telah dibangun. Sosialisasi kepada seluruh penyedia layanan internet (ISP) juga telah dilakukan secara berulang untuk memastikan kelancaran migrasi jaringan.

Dari total 29 perusahaan yang menyatakan komitmen, sekitar 13 di antaranya telah siap memanfaatkan jaringan bawah tanah. Meski belum seluruhnya berpindah, jaringan yang tersedia dinilai cukup untuk menjaga konektivitas tetap stabil.

“Memang belum semua, tapi yang sudah tersedia itu cukup untuk meng-cover kebutuhan. Jadi ketika kabel di atas dipotong, jaringan di bawah sudah siap sebagai alternatif,” jelasnya.

Ia menyebut, kondisi blackout atau terputusnya jaringan secara total tidak akan terjadi karena sistem telah disiapkan berlapis.

Untuk menjaga layanan publik tetap berjalan, BII juga berkoordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pendidikan, Dinkes, Disdukcapil, DPMTSP, serta instansi lain yang bergantung pada jaringan digital.

“Kami identifikasi kebutuhan masing-masing OPD, termasuk ISP yang digunakan. Jika perlu dilakukan perpindahan jaringan, akan kami bantu agar tetap terkoneksi,” tambahnya.

Selain layanan pemerintahan, sektor perbankan dan layanan vital lainnya juga menjadi perhatian agar tidak mengalami gangguan selama proses berlangsung.

Tim teknis pun disiagakan selama 24 jam untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar dan dapat merespons cepat jika terjadi kendala di lapangan.

Penertiban tahap awal dimulai dari kawasan Jalan Asia Afrika dan Sunda, dilanjutkan ke ruas Tamblong–Veteran serta Merdeka–Lembong–Tamblong. Program ini mencakup 36 ruas jalan hingga 18 Juni 2026.

Selanjutnya, penataan akan berlanjut pada Juli dengan tambahan 13 ruas jalan pada tahap berikutnya.

Tags: Asep Wawan DharmawanGangguan internetPT Bandung Infra Investamawali kota bandung

Related Posts

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di pembukaan WAICO (Foto: Kemenko Perekonomian)

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan...

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan...

Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia berhasil menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Ungkap Hasil Nyata Potensi Indonesia, B50 hingga Industri Nasional

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Potensi besar Indonesia menunjukkan hasil nyata di berbagai sektor strategis. Menurut Presiden, di tengah tantangan global yang...

Bupati Bogor Rudy Susmanto di DPRD Kabupaten Bogor. Bupati mengatakan Pemkab Bogor masih dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak awal tahun.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

APBD Kabupaten Bogor Hadapi Tantangan Fiskal, Pemkab Prioritaskan Hak Dasar Warga dan Konektivitas Wilayah

Editor
18 Juli 2026

APBD Kabupaten Bogor dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat maupun...

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita di acara Indonesia Halal Industry Awards

Indonesia Halal Industry Awards 2026 Diapresiasi

Editor
18 Juli 2026

Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) digelar sejak 2021 adalah ajang penghargaan bagi para pemangku kepentingan yang berkontribusi terhadap pengembangan industri...

Kunjungan Project Completion Review Mission Proyek UPLAND Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (17/7/2026).(Foto: Humas Pemkab Garut)

Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, GARUT - Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) mengevaluasi pelaksanaan Program UPLAND di Kabupaten Garut...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat