BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengapresiasi gelaran Semesta Berpesta yang sukses menarik ribuan warga Kota Bandung. Dalam acara yang digelar meriah tersebut, Farhan menyebut Bandung telah kembali menegaskan posisinya sebagai kota konser dan pusat kreativitas nasional.
“Saya sudah lama tidak datang ke acara panggung seperti ini. Ambience-nya luar biasa. Masyarakat datang karena memang ada daya tarik tinggi,” ujar Farhan saat menghadiri langsung acara tersebut.
Farhan menegaskan, Pemerintah Kota Bandung akan terus berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi para pelaku industri kreatif, termasuk musisi, seniman, dan komunitas.
“Kota ini tumbuh dari semangat ekonomi kreatif. Sekarang, Bandung menjadi tempat lahirnya karya-karya berkelas dunia,” ucapnya dikutip Humas Pemkot Bandung.
Ia juga menekankan pentingnya inklusivitas dalam kebijakan kota kreatif. Visi Bandung, menurutnya, adalah kota yang terbuka bagi semua kalangan tanpa diskriminasi.
“Kata ‘siapa pun’ itu penting. Kami ingin semua bisa berkarya—anak-anak, perempuan, lansia, maupun penyandang disabilitas,” kata Farhan.
Dalam hal regulasi, Farhan menyampaikan bahwa Pemkot Bandung siap mempermudah proses perizinan konser, selama memenuhi syarat teknis dan keamanan. Bahkan untuk konser berbayar, pemerintah membuka peluang pemberian diskon pajak pertunjukan insidentil sebagai bentuk dukungan.
“Bandung memang dikenal sebagai Bandung Lautan Konser. Komitmen kami jelas: mendukung penuh ruang ekspresi kreatif. Karena konser seperti ini menggerakkan ekonomi, mempersatukan warga, dan menunjukkan jati diri Bandung sebagai surga konser,” tegasnya.
Farhan juga mengungkapkan bahwa perannya kini telah berubah. Bila dulu dirinya akrab dengan dunia panggung sebagai presenter dan musisi, kini ia hadir sebagai pengawal berlangsungnya ruang-ruang kreativitas di kota.
“Kalau dulu saya manggung di atas panggung musik, sekarang panggung saya adalah memastikan kreativitas terus terekspresikan di Kota Bandung.”
Semesta Berpesta menghadirkan line-up musisi lintas genre yang memanaskan suasana, seperti Juni Amorisa, Dongker, The Sigit, Idgitaf, Yovie & Nuno, hingga Guyon Waton. Ribuan warga tampak antusias menikmati setiap penampilan.
Acara ini juga diramaikan berbagai booth interaktif dari brand nasional, sesi lighting show, hingga momen-momen kolaboratif yang memperkuat sinergi antara industri musik dan komunitas kreatif di Kota Bandung.