• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Fakta Dibalik Pelajar Lompat dari Flyover Pasupati Bandung: Siswa Berprestasi ‘Nyambi’ Ngojek!

Editor
Rabu, 11 Februari 2026 - 04:04
Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, merupakan siswa berprestasi di sekolah. Bahkan, korban sehari-harinya ‘nyambi’ ngojek untuk membantu ekonomi keluarganya.

Peristiwa tragis pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, mengungkap fakta di baliknya. Pelajar berusia 17 tahun, berinisial R tersebut, merupakan siswa berprestasi di Kelas XII SMK di Kota Cimahi.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH, Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Presiden Saksikan Penyerahan Uang Satgas PKH Rp 13 Triliun

Harga Emas Rabu 7/10/2026 Antam Rp 2.580.000 Per Gram

Korban di mata para guru di sekolahnya, merupakan siswa berprestasi dengan nilai akademik memuaskan. Keseharian korban berperilaku baik, tidak pernah bermasalah di sekolah, termasuk dengan teman-temannya.

Tidak ada yang menyangka, korban bisa diduga nekad mengakhiri hidup dengan cara tragis. Pada hari Jum’at (06/02/2026), korban masih masuk sekolah, dan mengikuti pelajaran.

“Almarhum termasuk siswa berprestasi dengan nilai akademik memuaskan. Perilakunya baik, sopan, dan santun terhadap guru, serta tidak pernah bermasalah di sekolah, termasuk dengan teman-temannya,” ujar Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMK, tempat korban bersekolah, Siti Darajat, dalam keterangannya, Rabu (11/02/2026).

Korban memiliki motivasi belajar tinggi, tidak mau tertinggal selalu ingin mengikuti setiap pelajaran di sekolah. Interaksi dengan guru di sekolah juga baik, begitupun hubungan dengan teman-temannya.

Sebelum menerima kabar kematin dengan cara tragis, korban tidak menunjukan perubahan sikap mencurigakan. Hanya, sehari sebelum kejadian, pada Senin (09/02/2026), korban tidak masuk sekolah.

“Siswa ini interaksi dengan guru baik, dan tidak pernah berkonflik dengan teman-temannya, bergaul akrab. Tidak menunjukan perubah sikap, hanya sehari sebelum kejadian, memang tidak masuk sekolah,” ungkap Siti.

Di balik sebagai siswa berprestasi, berdasarkan hasil konseling beberapa waktu lalu, korban selalu menyempatkan bisa mendapat penghasilan dengan ‘nyambi’ ngojek. Korban mengisi waktu di luar sekolah, menjadi pengemudi ojek untuk membantu meringankan ekonomi keluarga.

“Ya, almarhum juga suka ngojek. Pengakuannya, untuk membantu meringankan ekonomi keluarga, dan selama ini tidak ada kendala biaya,” jelas Siti.

Pihak sekolah, guru, dan teman-temannya sangat terpukul mendengar kabar kematian korban dengan cara tragis. Pihak sekolah sempat menelusuri informasi alasan korban tidak masuk sekolah sehari sebelum kejadian.

“Wali kelas selalu menelusuri kepada orangtua, alasan siswa tidak masuk sekolah, termasuk almarhum. Orangtuanya mengatakan, almarhum ada di rumah, dan minta tolong diingatkan soal kehadiran, karena sudah kelas XII,” tutur Siti.

Saat kejadian, pihak sekolah menerima kabar dari kakaknya terkait kematian korban di Flyover Pasupati. Kabar duka cepat menyebar di sekolah hingga media sosial, sangat mengejutkan karena melihat keseharian korban di sekolah, tapi tidak tahu bagaimana di luar.

Sebelumnya diberitakan, korban diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka benturan di kepala.

Kejadian korban diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, Selasa (10/02/2026) pagi. Tubuh korban terjun ke area kebun dekat Lapangan Futsal Taman Film, di Kawasan Tamansari.

Sebelum bertindak nekad, dua orang anggota TNI yang kebetulan melintas sempat berupaya mendekat untuk bisa menyelamatkannya. Namun, korban lebih dulu jatuh dari atas flyover.

Peristiwa dugaan bunuh diri ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung dan Polsek Bandung Wetan. Selesai olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung

Menurut Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, berdasarkan hasil identifikasi awal, korban merupakan warga Kota Cimahi. Korban masih berstatus pelajar.

“Korban warga Kota Cimahi, berusia 17 tahun, berstatus pelajar. Motif korban diduga bertindak nekad masih didalami,” ujar Bagus kepada wartawan.

Tags: jawa baratkota bandungPelajar BerprestasiPelajar SMK Tewas Diduga Nekad Lompat dari Flyover PasupatiPolestabes BandungPolsek Bandung Wetan

Related Posts

Penyerahan uang hasil kegiatan Satgas PKH.(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Apresiasi Satgas PKH, Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberhasilan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang telah menyelamatkan lebih dari 6,2...

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara Rp13,2 Triliun.(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Saksikan Penyerahan Uang Satgas PKH Rp 13 Triliun

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 7/10/2026 Antam Rp 2.580.000 Per Gram

Editor
7 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 7/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.580.000 per gram...

Perum Perhutani, kementerian kehutanan

Rencana Pengembangan Hutan Produksi dan Hutan Lindung

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut), melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) dan didukung Multistakeholder Forestry Programme (MFP) Fase 5,...

Dari kiri ke kanan: Jaksa Agung ST Burhanuddin, Presiden Prabowo Subianto, Menhut Raja Juli Antoni.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Terima Penyerahan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyaksikan langsung penyerahan denda administratif penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan...

Wamenkomdigi Nezar Patria memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (06/10/2026). Foto: Ardi Widiyansah/Komdigi

UU Satu Data Indonesia Disahkan, Bagaimana Implementasinya?

Editor
7 Oktober 2026

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia menjadi Undang-Undang dalam Rapat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.