• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Fakta Dibalik Pelajar Lompat dari Flyover Pasupati Bandung: Siswa Berprestasi ‘Nyambi’ Ngojek!

Editor
Rabu, 11 Februari 2026 - 04:04
Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, merupakan siswa berprestasi di sekolah. Bahkan, korban sehari-harinya ‘nyambi’ ngojek untuk membantu ekonomi keluarganya.

Peristiwa tragis pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, mengungkap fakta di baliknya. Pelajar berusia 17 tahun, berinisial R tersebut, merupakan siswa berprestasi di Kelas XII SMK di Kota Cimahi.

RelatedPosts

Taufik Hidayat Peragakan 26 Adegan Penganiayaan Ringan hingga Berat

Indonesia dan Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030

Kemkomdigi Verifikasi 14 Layanan Apple, Untuk Apa?

Korban di mata para guru di sekolahnya, merupakan siswa berprestasi dengan nilai akademik memuaskan. Keseharian korban berperilaku baik, tidak pernah bermasalah di sekolah, termasuk dengan teman-temannya.

Tidak ada yang menyangka, korban bisa diduga nekad mengakhiri hidup dengan cara tragis. Pada hari Jum’at (06/02/2026), korban masih masuk sekolah, dan mengikuti pelajaran.

“Almarhum termasuk siswa berprestasi dengan nilai akademik memuaskan. Perilakunya baik, sopan, dan santun terhadap guru, serta tidak pernah bermasalah di sekolah, termasuk dengan teman-temannya,” ujar Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMK, tempat korban bersekolah, Siti Darajat, dalam keterangannya, Rabu (11/02/2026).

Korban memiliki motivasi belajar tinggi, tidak mau tertinggal selalu ingin mengikuti setiap pelajaran di sekolah. Interaksi dengan guru di sekolah juga baik, begitupun hubungan dengan teman-temannya.

Sebelum menerima kabar kematin dengan cara tragis, korban tidak menunjukan perubahan sikap mencurigakan. Hanya, sehari sebelum kejadian, pada Senin (09/02/2026), korban tidak masuk sekolah.

“Siswa ini interaksi dengan guru baik, dan tidak pernah berkonflik dengan teman-temannya, bergaul akrab. Tidak menunjukan perubah sikap, hanya sehari sebelum kejadian, memang tidak masuk sekolah,” ungkap Siti.

Di balik sebagai siswa berprestasi, berdasarkan hasil konseling beberapa waktu lalu, korban selalu menyempatkan bisa mendapat penghasilan dengan ‘nyambi’ ngojek. Korban mengisi waktu di luar sekolah, menjadi pengemudi ojek untuk membantu meringankan ekonomi keluarga.

“Ya, almarhum juga suka ngojek. Pengakuannya, untuk membantu meringankan ekonomi keluarga, dan selama ini tidak ada kendala biaya,” jelas Siti.

Pihak sekolah, guru, dan teman-temannya sangat terpukul mendengar kabar kematian korban dengan cara tragis. Pihak sekolah sempat menelusuri informasi alasan korban tidak masuk sekolah sehari sebelum kejadian.

“Wali kelas selalu menelusuri kepada orangtua, alasan siswa tidak masuk sekolah, termasuk almarhum. Orangtuanya mengatakan, almarhum ada di rumah, dan minta tolong diingatkan soal kehadiran, karena sudah kelas XII,” tutur Siti.

Saat kejadian, pihak sekolah menerima kabar dari kakaknya terkait kematian korban di Flyover Pasupati. Kabar duka cepat menyebar di sekolah hingga media sosial, sangat mengejutkan karena melihat keseharian korban di sekolah, tapi tidak tahu bagaimana di luar.

Sebelumnya diberitakan, korban diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan luka benturan di kepala.

Kejadian korban diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja, atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, Selasa (10/02/2026) pagi. Tubuh korban terjun ke area kebun dekat Lapangan Futsal Taman Film, di Kawasan Tamansari.

Sebelum bertindak nekad, dua orang anggota TNI yang kebetulan melintas sempat berupaya mendekat untuk bisa menyelamatkannya. Namun, korban lebih dulu jatuh dari atas flyover.

Peristiwa dugaan bunuh diri ditangani Satreskrim Polrestabes Bandung dan Polsek Bandung Wetan. Selesai olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung

Menurut Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, berdasarkan hasil identifikasi awal, korban merupakan warga Kota Cimahi. Korban masih berstatus pelajar.

“Korban warga Kota Cimahi, berusia 17 tahun, berstatus pelajar. Motif korban diduga bertindak nekad masih didalami,” ujar Bagus kepada wartawan.

Tags: jawa baratkota bandungPelajar BerprestasiPelajar SMK Tewas Diduga Nekad Lompat dari Flyover PasupatiPolestabes BandungPolsek Bandung Wetan

Related Posts

Taufik Hidayat (30) dibawa polisi saat akan melakukan rekonstruksi di Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, Kamis (02/07/2026).(Foto:Istimewa).

Taufik Hidayat Peragakan 26 Adegan Penganiayaan Ringan hingga Berat

Editor
2 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiyaan terhadap kekasihnya, YT, wanita berusia 29 tahun, asal Kabupaten Bandung, memperagakan 26 adegan...

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko.(Foto: Setneg)

Indonesia dan Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030

Editor
2 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko sepakat memperkuat kemitraan strategis kedua negara...

Menkomdigi Meutya Hafid saat melakukan audiensi dengan Apple Managing Director of Asia Pacific Mike Orgill di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (01/07/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Kemkomdigi Verifikasi 14 Layanan Apple, Untuk Apa?

Editor
2 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital mulai memverifikasi 14 layanan digital milik Apple untuk memastikan seluruh fitur yang digunakan...

Taufik Hidayat (30) dibawa polisi untuk menjalani rekonstruksi di Markas Polda (Mapolda) Jawa Barat, Kamis (02/07/2027).

Aksi Sadis Taufik Hidayat Saat Rekonstruksi: Hantamkan Golok, Helm, hingga Botol ke Wajah YT

Editor
2 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi sadis diperlihatkan Taufik Hidayat saat menganiaya kekasihnya YT, wanita berusia 29 tahun, asal Kabupaten Bandung, dalam adegan rekontruksi...

Petani atau penambak udang.(Foto: Istimewa)

Wakil Bupati Sukabumi Dorong Petani Naik Kelas

Editor
2 Juli 2026

SATUJABAR, SUKABUMI - Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengajak para petani untuk terus meningkatkan kapasitas serta mampu beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan...

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YT

Editor
2 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YT, wanita berusia 29 tahun asal Kabupaten Bandung, oleh...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Logo HUT RI 81