• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 3 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Fadli Zon Angkat Taufik Ismail Sebagai Penasihat Menteri Kebudayaan Bidang Sastra

Editor
Kamis, 22 Januari 2026 - 12:00
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Budayawan Taufik Ismail. (Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/Vidhy Fellizano Sfinoza)

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Kebudayaan  RI, Fadli Zon, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penasihat Menteri kepada sejumlah tokoh senior nasional di bidang kebudayaan, sejarah, sastra, dan permuseuman. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Kebudayaan, sebagai bagian dari penguatan peran strategis penasihat dalam mendukung arah kebijakan dan program Kementerian Kebudayaan.

Adapun tokoh yang hadir secara langsung untuk menerima SK Penasihat Menteri, yaitu Singgih Tri Sulistiyono sebagai Penasihat Menteri Bidang Pelestarian Sejarah dan Pengembangan Budaya Kemaritiman, Taufik Ismail sebagai Penasihat Menteri Bidang Penguatan dan Pengembangan Sastra Indonesia, Putu Supadma Rudana sebagai Penasihat Menteri Bidang Pengembangan Strategi dan Optimalisasi Pengelolaan Museum, serta Batara Richard Hutagalung sebagai Penasihat Menteri Bidang Penguatan Literasi Sejarah Nasional.

RelatedPosts

Aksi Rusuh Rusak Fasilitas Umum di Tamansari Bandung, Kerugian Rp.400 Juta

6 Pelajar Jadi Tersangka Aksi Rusuh di Tamansari, Positif Konsumsi Obat-Obatan Terlarang

Beda Sanksi Tak Punya SIM dan Lupa Bawa SIM

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan  bahwa pembentukan nomenklatur Penasihat Menteri dilakukan dengan melibatkan tokoh-tokoh senior yang memiliki rekam jejak, otoritas keilmuan, serta pengalaman panjang dalam bidang masing-masing. Menurutnya, keberadaan penasihat menjadi penting untuk memastikan kebijakan kebudayaan berpijak pada kedalaman keilmuan dan nilai-nilai kebangsaan.

Dirinya menegaskan bahwa salah satu fokus utama yang membutuhkan peran aktif para penasihat adalah terkait penyusunan buku-buku sejarah nasional. Program ini diarahkan untuk menghadirkan narasi sejarah yang kuat, komprehensif, dan relevan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap perjalanan bangsa.

Ia menyampaikan bahwa pada tahun ini Kementerian Kebudayaan menargetkan penyusunan sejumlah buku sejarah penting, antara lain sejarah Perang Mempertahankan Kemerdekaan 1945–1950, serta sejarah kerajaan-kerajaan Nusantara seperti Majapahit, Sriwijaya, dan Samudera Pasai. Buku-buku tersebut diharapkan menjadi rujukan yang kredibel dan mampu memperkaya literasi sejarah nasional.

Penguatan ekosistem sastra juga menjadi perhatian, Menteri Kebudayaan menyebut bahwa peran Penasihat Menteri Bidang Sastra diharapkan dapat memberikan pandangan strategis dalam mendorong pengembangan sastra Indonesia, termasuk melalui program penerjemahan karya sastra ke bahasa asing. “Kami sedang gencar memberikan fasilitasi penerjemahan buku sastra Indonesia ke dalam bahasa Inggris. Di sini, kami sangat berharap masukan dan saran dari tokoh sastra seperti Pak Taufik Ismail,” ungkapnya melalui keterangan resmi.

Di bidang permuseuman, Menteri Kebudayaan menekankan pentingnya penguatan peran museum sebagai ruang edukasi, narasi sejarah, dan ekspresi kebudayaan. Ia menjelaskan bahwa perhatian Kementerian Kebudayaan tidak hanya tertuju pada museum nasional, tetapi juga museum daerah, museum swasta, museum tematik, serta museum tokoh dan pahlawan nasional.

Menurut Menteri Kebudayaan, museum memiliki peran strategis dalam merawat ingatan kolektif bangsa dan memperluas akses publik terhadap warisan budaya. Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan mendorong agar museum-museum yang ada, termasuk yang berada di lingkungan kesultanan, keraton, dan istana, dapat menjadi bagian dari khazanah museum Indonesia.

Menanggapi penyerahan SK tersebut, Batara Richard Hutagalung menyampaikan bahwa amanah sebagai Penasihat Menteri merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Ia menilai kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kontribusi nyata, khususnya dalam penguatan literasi sejarah nasional. “Ini adalah tugas sekaligus beban. Saya harus berpikir panjang dan memberikan nasihat yang baik kepada Menteri Kebudayaan, terutama dalam upaya menjaga dan mengembangkan sejarah Indonesia,” ujarnya.

(Foto:Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/Vidhy Fellizano Sfinoza)
(Foto:Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan/Vidhy Fellizano Sfinoza)

Sementara itu, Singgih Tri Sulistiyono menekankan bahwa sejarah memiliki peran fundamental dalam membangun dan memperkuat jati diri bangsa. Ia menilai bahwa nilai-nilai sejarah yang dikembangkan harus berlandaskan kesepakatan para pendiri bangsa, yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, agar mampu menjadi perekat bangsa yang beragam. Ia juga menyoroti pentingnya menghadirkan narasi kejayaan masa lalu, termasuk sejarah kerajaan-kerajaan besar Nusantara, sebagai cermin dan inspirasi bagi generasi muda.

Putu Supadma Rudana menyampaikan bahwa museum memiliki esensi penting dalam perjalanan bangsa, karena di sanalah narasi sejarah dan kebudayaan dapat dihadirkan secara utuh kepada publik. Perhatian terhadap museum daerah, museum swasta, dan museum tokoh nasional sebagai langkah strategis untuk memperluas ekosistem permuseuman nasional. “Ini menjadi momentum bersama dalam mendirikan museum yang lebih banyak di Indonesia guna merawat serta menjaga warisan leluhur kita. Semoga kita semua dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara melalui kebudayaan, terkhusus melalui museum,” ucapnya.

Sementara itu, Taufik Ismail menyampaikan harapannya agar Kementerian Kebudayaan dapat terus menggali dan mengangkat kekayaan ekspresi budaya dan sastra Indonesia yang sangat beragam, termasuk yang selama ini belum banyak tersentuh. “Ekspresi budaya bangsa kita sangat luar biasa banyaknya. Semoga Kementerian Kebudayaan bisa menggali, menggarap, dan memperkenalkan kekayaan budaya kita ini secara lebih luas,” tuturnya.

Selain para penasihat yang hadir, Kementerian Kebudayaan juga akan menyerahkan SK Penasihat Menteri kepada beberapa tokoh, antara lain Wardiman Djojonegoro, Noerhadi Magetsari, Anhar Gonggong, dan Taufik Abdullah.

Turut hadir mendampingi Menteri Kebudayaan, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta serta Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda.

Menutup pertemuan, Menteri Kebudayaan menyampaikan apresiasi atas kesediaan para tokoh untuk menjadi Penasihat Menteri. Ia berharap para penasihat dapat berperan aktif sebagai pengarah dalam berbagai program strategis Kementerian Kebudayaan, baik melalui pemberian nasihat, keterlibatan dalam kegiatan, maupun penguatan koordinasi lintas sektor. “Saya berharap dukungan dan nasihat ini dapat memperkuat langkah Kementerian Kebudayaan dalam memajukan kebudayaan Indonesia,” pungkas Menteri Kebudayaan.

 

Tags: fadli zonKementerian Kebudayaanmenteri kebudayaanTaufik Ismail

Related Posts

Salah satu fasilitas umum videotron yang dirusak dan dibakar massa anarkis di kawasan Tamansari, Kota Bandung.(Foto:Istimewa).

Aksi Rusuh Rusak Fasilitas Umum di Tamansari Bandung, Kerugian Rp.400 Juta

Editor
2 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kerusakan fasilitas umum akibat dibakar dan dirusak dalam aksi rusuh di kawasan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, telan kerugian...

Aksi anarkis diwarnai pembakaran fasilitas umum di kawasan Tamansari, Kota Bandung, Jum'at (01/05/2026) malam.(Foto:Istimewa).

6 Pelajar Jadi Tersangka Aksi Rusuh di Tamansari, Positif Konsumsi Obat-Obatan Terlarang

Editor
2 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan enam orang tersangka dalam aksi anarkis yang terjadi di kawasan Tamansari, Kota Bandung, Jum'at (01/05/2026)...

Razia kendaraan bermotor.(Foto: Korlantas Polri)

Beda Sanksi Tak Punya SIM dan Lupa Bawa SIM

Editor
2 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi syarat utama bagi setiap pengendara di jalan raya. SIM bukan sekadar...

Lokasi peternakan ayam di wilayah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, yang diamuk 'Si Jago Merah'.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Hebat Peternakan Ayam di Bogor Diduga dari Alat Pemanas

Editor
2 Mei 2026

SATUJABAR, BOGOR--Peristiwa kebakaran hebat di lokasi peternakan ayam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga berasal dari alat pemanas di dalam...

Hoaks

Waspadai Hoaks Undangan Bimtek SPPB BGN di Dunia Maya

Editor
2 Mei 2026

GN juga mengingatkan agar setiap informasi atau undangan resmi selalu dikonfirmasi melalui kanal komunikasi resmi yang dimiliki BGN. SATUJABAR, JAKARTA...

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah mengadakan pertemuan di asrama mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Kamis (30/4/2026), guna membahas pengembangan hunian di lingkungan kampus.(Foto: Humas Kementerian PKP)

Gandeng UI, Kementerian PKP Kembangkan Hunian Mahasiswa 4.000 Kamar

Editor
2 Mei 2026

Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah pembangunan International Student Housing di kawasan sekitar Stasiun Pondok Cina dengan kapasitas hingga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.