• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Enam Nelayan Diadang Cuaca Buruk Berhasil Selamat

Editor
Rabu, 22 Januari 2025 - 07:32
Cuaca ekstrem.(Foto:Istimewa).

Cuaca ekstrem.(Foto:Istimewa).

Mereka diadang cuaca buruk dan mesin kapal mengalami masalah sehingga mereka berlabuh jangkar dan menginap di laut Losari.

SATUJABAR, CIREBON — Sebanyak enam nelayan asal Desa Gebang Ilir, Blok Karang Dogoloan, Kecamatan Gebang,  Kabupaten Cirebon, sempat dinyatakan hilang pada Senin (20/1/2025). Mereka sebelumnya pergi melaut untuk mencari ikan di sekitar perairan Cirebon.

RelatedPosts

Bappebti Umumkan Peringkat 5 Teratas Pialang Terbaik

Ikhtiar BEI Dongkrak Kinerja Pasar Modal, Lebih Transparan, Lebih Berdampak

Arab Saudi Berantas Makelar Ilegal, Wamenhaj: Kami Dukung

Adapun keenam nelayan itu adalah Wadi (49 tahun), Dartam (50), Ma’mur (30), Sanuri (40), Warno (60) dan Buang (60). Kasat Polairud Polresta Cirebon, Kompol Akmadi, menjelaskan, keenam nelayan itu berangkat melaut pada Ahad (19/1/2025) pukul 21.00 WIB.

Mereka mencari ikan ke laut dengan menggunakan perahu ‘Cahyanto’. “Namun hingga Senin pukul 18.00 WIB, enam orang tersebut belum pulang ke rumah masing-masing,” katanya.

Pihak keluarga kemudian mencari informasi kepada nelayan lain yang sudah kembali dari laut. Mereka dibantu warga juga mencoba mencari dengan cara menyisir pantai di sekitar wilayah Gebang. Namun, akibat cuaca hujan deras, maka pencairan dilanjutkan keesokan paginya (Selasa, red).

Petugas Polairud pun berkoordinasi dengan unsur terkait seperti Basarnas, Pos TNI AL Gebang dan Polsek Gebang untuk membantu pencarian keenam nelayan tersebut. Akmadi mengatakan, pada Selasa (21/1/2025) sekitar Pukul 08.30 WIB, keenam nelayan itu telah ditemukan dengan selamat. Mereka pun telah kembali kepada keluarga masing-masing.

“Menurut keterangan nelayan yang telah kembali dengan selamat, mereka dihadang cuaca buruk dan mesin kapal mengalami masalah sehingga mereka berlabuh jangkar dan menginap di laut, tepatnya di buih/klip sekitar perairan Ambulu Losari,” ujarnya.

Meski demikian, para nelayan itu mengalami kerugian materi berupa hilangnya jaring kejer milik mereka sepanjang 1,2 kilometer. Adapun nilai kerugian itu sekitar Rp 4,2 juta. (yul)

Tags: cuaca burukmesin kapal rusaknelayan gebang ilir

Related Posts

Pelepasan ekspor komoditas kopi dari Gudang SRG KAI-ASLI Gedebage, Bandung, menuju Tiongkok dan Maroko pada Kamis (16/7/2026).(Foto: Dok. Kemendag)

Bappebti Umumkan Peringkat 5 Teratas Pialang Terbaik

Editor
7 November 2026

Peringkat Pertama: PT PG Berjangka pada peringkat Peringkat Kedua: PT Didi Max Berjangka, PT Inter Pan Pasifik Futures, PT Java...

harga saham

Ikhtiar BEI Dongkrak Kinerja Pasar Modal, Lebih Transparan, Lebih Berdampak

Editor
7 November 2026

JAKARTA - Sepanjang pekan pertama November 2026, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaksanakan berbagai inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem pasar...

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Humas Kemenhaj)

Arab Saudi Berantas Makelar Ilegal, Wamenhaj: Kami Dukung

Editor
7 November 2026

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menyambut baik langkah tegas Pemerintah Arab Saudi dalam mencegah praktik perantara...

Pesawat Super Air Jet di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Super Air Jet Layani Rute Padang-Bandung, Konektivitas Kota Bandung Makin Berkembang

Editor
7 November 2026

BANDUNG - Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, mendapatkan penambahan layanan rute baru. Maskapai Super Air Jet membuka rute penerbangan baru...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pelepasan program prioritas Angkot to School, di Balai Kota Bandung, Jumat 6 November 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Farhan Ingin Sopir Angkot Bandung Digaji

Editor
7 November 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot). Program yang...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meresmikan Pusat Pembelajaran Bahasa Mandarin Priangan di Pusat Kebudayaan Indonesia Tionghoa, di Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, Kamis 5 November 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kota Bandung Kini Punya Pusat Pembelajaran Bahasa Mandarin

Editor
7 November 2026

BANDUNG - Kota Bandung kembali memperkuat posisinya sebagai kota pendidikan dan keberagaman budaya. Hal ini ditandai dengan peresmian Pusat Pembelajaran...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.