• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 14 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Embun Upas Dieng Bisa Muncul, Ini Penjelasan BRIN

Editor
Selasa, 14 Juli 2026 - 01:55
Candi Arjuno di kawasan wisata Dieng.(Dok. Kemenpar)

Candi Arjuno di kawasan wisata Dieng.(Dok. Kemenpar)

SATUJABAR, JAKARTA – Frost di Dataran Tinggi Dieng yang dikenal sebagai embun upas atau embun es terjadi karena posisi geografis dan topografinya berada pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut. Sehingga, wilayah Dieng memiliki tekanan dan kerapatan udara yang lebih tipis.

Bukan itu saja, menurut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aris Pramudia, banyak faktor penyebab sehingga embun upas ini terjadi.

RelatedPosts

Tanaman Malapari Bahan Baku Biodiesel

Menhub RI & Menteri Transportasi Matangkan Kerja Sama Tranportasi

Tabrakan Maut di Jalur Pantura Indramayu 12 Tewas, karena Mobil Pikap Angkut Orang

“Selain karena tiupan angin pada puncak musim kemarau yang membawa udara dingin, langit cerah atau clear sky tanpa tutupan awan juga menjadi penyebabnya. Bentuk wilayah yang cekung juga menyebabkan udara mengendap dan terjebak di dasar cekungan, sehingga tidak dapat mengalir keluar dari cekungan,” jelasnya, dalam Webinar Series ORKM bertajuk “Urgensi Mempertahankan Salju Dieng-Cartenz sebagai Indikator Ekosistem & Lingkungan”, Kamis (9/7) seperti dikabarkan Humas BRIN.

Aris mengemukakan penyebab lainnya, seperti adanya kondisi angin tenang pada dini hari dan terjadinya penurunan suhu ekstrem hingga mencapai titik beku. Frost di dataran tinggi Dieng ini telah mengakibatkan kerusakan pada tanaman pertanian setempat, terutama tanaman kentang dan tanaman sayuran lainnya.

Untuk itu, Aris memberikan pemahaman tentang pentingnya antisipasi dalam penanganan frost. Mulai dari water sprinkling, yaitu dengan menyemprotkan air ke pertanaman, lalu pemanasan langsung pada tanaman dalam skala luas tertentu, mengaduk udara atau meniupkan angin buatan untuk menciptakan sirkulasi udara, memberi naungan pada tanaman, memilih tempat yang aman untuk menanam, hingga pemberian mulsa atau material penutup permukaan tanah yang digunakan untuk menjaga kelembapan, mencegah gulma (tanaman liar), dan menjaga suhu tanah.

“Di dataran tinggi Dieng, tanaman existing adalah tanaman pertanian hortikultura atau perkebunan dataran tinggi, seperti kentang, sayuran, teh, dan lainnya. Sehingga, disarankan untuk tetap mengembangkan tanaman existing tersebut dengan adanya antisipasi terhadap munculnya frost pada waktu-waktu tertentu,” ungkap Aris.

Lebih lanjut, dalam hal pertanian potensial dan teknologi modifikasi cuaca (TMC), Aris menyampaikan temuannya di Cartenz, Papua Tengah. Cartenz tidak memiliki potensi untuk pertanian. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depannya ada pengembangan teknologi yang tepat.

Di Cartenz, tanaman yang tumbuh hanya lumut saja. Sehingga, teknologi pengembangan pertanian di lokasi ini menunggu hasil penerapan pada lokasi yang sering terjadi fenomena embun upas seperti di dataran tinggi Dieng.

Menurutnya, pembuatan salju melalui TMC di Cartenz sangat diperlukan untuk pelestarian salju abadi yang kondisinya saat ini terus menyusut. Sebaliknya, TMC salju di dataran tinggi Dieng, bukan untuk menambah volume saljunya, melainkan untuk mengantisipasi terjadinya salju.

“Teknologi dari modifikasi cuaca di Dieng bukan untuk menambah volume salju, tapi menjadi pembelajaran teknologi dalam hal mengantisipasi terjadinya salju. Dan yang menjadi perhatian bersama adalah terdapat konflik kebutuhan adanya frost di Dieng antara sektor pertanian dan sektor pariwisata,” pungkas Aris.

Tags: embun upas dieng

Related Posts

Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai bahan baku biodiesel. Potensi tersebut diperkenalkan dalam Capacity Building dan Expo Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) BRIN 2026 yang berlangsung pada 8-9/7 di Gedung Utama Indonesia Convention Center (ICC), Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Humas BRIN)

Tanaman Malapari Bahan Baku Biodiesel

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Tanaman Malapari (Pongamia pinnata) dinilai memiliki prospek besar sebagai sumber energi terbarukan yang mampu mendukung transisi energi...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) Menteri Transportasi dan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser, dan Menteri Agama Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.(Foto: Dok. Humas Kemenhub)

Menhub RI & Menteri Transportasi Matangkan Kerja Sama Tranportasi

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia untuk terus memperkuat dan memperluas kerja sama di sektor...

Olah TKP tabrakan maut di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, Korlantas Polri terjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA).(Foto:Istimewa).

Tabrakan Maut di Jalur Pantura Indramayu 12 Tewas, karena Mobil Pikap Angkut Orang

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Peristiwa tabrakan maut di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, menelan 12 orang tewas, karena mobil pikap, atau bak terbuka,...

Suasana pelepasan 135 karyawan ParagonCorp untuk menunaikan ibadah umrah di Palmeera Lounge, Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (13/7/2026). Acara dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf, M.Si.(Foto: Istimewa)

Berikan Apresiasi Tinggi, ParagonCorp Umrahkan 135 Karyawan

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - ParagonCorp memberangkatkan 135 karyawan untuk menunaikan ibadah umrah dalam seremoni pelepasan yang digelar di Palmeera Lounge, Terminal...

Ilustrasi Transaksi Uang.(Foto:Istimewa).

Viral Dosen UPI Diduga Utang Rp.100 Juta ke Perempuan, Kampus Turun Tangan

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial menyebutkan, seorang dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jawa Barat, dididuga meminjam uang Rp.100 juta...

Presiden Prabowo memimpin rapat di Kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Senin (13/07/2026).

Presiden Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30–200 GT

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat