• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Duta Lingkungan Jabar Asal Kuningan, Namanya Reza Saputra

Editor
Senin, 10 Agustus 2026 - 08:14
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menerima kunjungan Reza Saputra, pemuda asal Desa Babatan, Kecamatan Kadugede, yang berhasil meraih Juara I Duta Lingkungan Jawa Barat 2026, di ruang kerja Bupati Kuningan, Senin (10/8/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menerima kunjungan Reza Saputra, pemuda asal Desa Babatan, Kecamatan Kadugede, yang berhasil meraih Juara I Duta Lingkungan Jawa Barat 2026, di ruang kerja Bupati Kuningan, Senin (10/8/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

SATUJABAR, KUNINGAN – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menerima kunjungan Reza Saputra, pemuda asal Desa Babatan, Kecamatan Kadugede, yang berhasil meraih Juara I Duta Lingkungan Jawa Barat 2026, di ruang kerja Bupati Kuningan, Senin (10/8/2026).

Reza hadir didampingi Kepala Desa Babatan Romi Andrian, ibunda, serta tokoh masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus apresiasi atas prestasi dan inovasi yang telah dikembangkan Reza dalam bidang lingkungan hidup.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Bupati Dian menyebut capaian Reza sebagai sebuah prestasi yang membanggakan sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Kuningan.

“Ini bisa menjadi inspirasi bagi anak muda yang lainnya. Reza Saputra mendapat anugerah sebagai Duta Lingkungan tingkat Jawa Barat Juara I dan akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional,” ujar Bupati Dian seperti dikabarkan Humas Pemkab Kuningan.

Menurutnya, hal yang menarik dari sosok Reza bukan hanya prestasinya, tetapi juga kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan melalui inovasi pengelolaan sampah dan limbah menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat.

Salah satu inovasi yang dikembangkan Reza adalah program DULANG (Daur Ulang) Limbah. Melalui program tersebut, Reza mengembangkan berbagai upaya pengolahan limbah, salah satunya pemanfaatan minyak goreng bekas atau jelantah.

“Reza ini mendaur ulang minyak goreng bekas—kalau bahasa kita mah jelantah—didaur ulang menjadi bahan avtur. Coba bayangkan kalau dengan skala besar, avtur yang sekarang kan langka ini bisa menjadi salah satu solusi,” kata Bupati.

Selain pengolahan minyak jelantah, Reza juga mengembangkan pembuatan ekoenzim yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesuburan tanaman.

Bupati Dian menilai inovasi tersebut sejalan dengan semangat pengelolaan sampah yang kini menjadi perhatian bersama. Menurutnya, persoalan sampah tidak cukup hanya ditangani melalui pendekatan konvensional, tetapi membutuhkan kreativitas dan inovasi, khususnya dari generasi muda.

“Dari Desa Babatan, dari Kecamatan Kadugede, akan muncul inovasi baru. Terima kasih, saya tunggu inovasi yang lain dari pemuda-pemuda yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Reza Saputra mengatakan ketertarikannya terhadap isu lingkungan berawal dari keprihatinan terhadap persoalan sampah yang terus bertambah.

Ia mengaku mengembangkan berbagai inovasinya secara otodidak dengan melihat persoalan pengelolaan sampah dari berbagai kalangan.

“Saya melihat dari berbagai kalangan untuk pengelolaan sampah, di mana sampah itu akan terus menumpuk. Saya menemukan inovasi itu secara otodidak,” ujar Reza.

Ke depan, Reza ingin mengembangkan inovasi tersebut tidak hanya sebatas kegiatan pengolahan limbah, tetapi juga melalui advokasi sehingga dapat mendorong terbentuknya ekonomi sirkular sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Prestasi Reza di tingkat Jawa Barat menjadi modal penting untuk membawa nama Kabupaten Kuningan ke tingkat nasional. Ia selanjutnya akan mewakili Jawa Barat dalam ajang Duta Lingkungan tingkat nasional.

Dukungan juga datang dari sang ibunda. Ia mengaku bangga atas pencapaian putranya yang dinilai telah membawa nama baik keluarga, Desa Babatan, dan Kabupaten Kuningan.

“Bangga banget saya. Saya mendukung saja kegiatan yang menurut saya baik. Saya selalu mendukung dan mensupport anak saya,” tuturnya.

Kisah Reza menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh dari desa dan dikembangkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat lebih luas. Dari Babatan, Kadugede, semangat menjaga lingkungan kini dibawa menuju panggung Jawa Barat hingga tingkat nasional.

Tags: Bupati KuninganDuta Lingkungan

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.