• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dongkrak Literasi Sejarah, Gedung Sjahrir di Kuningan Direvitalisasi

Editor
Sabtu, 04 April 2026 - 06:18
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati. Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

SATUJABAR, KUNINGAN – Keberadaan Gedung Sjahrir yang menjadi bagian perjalanan Perundingan Linggarjati yang tercatat sebagai cagar budaya di Kabupaten akan   Revitalisasi, ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun ini.

Hal itu diutarakan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan ke Gedung Sjahrir, yang memiliki nilai historis dalam perjalanan diplomasi Indonesia, pada masa Perundingan Linggarjati.

RelatedPosts

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan 13 Juli

Kunjungan tersebut didampingi Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wabup Tuti Andriani, jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala Dinas Porapar, dan Disdikbud, Jumat (3/4/2026).

Bangunan Gedung Sjahrir diketahui merupakan rumah yang pernah ditempati oleh Sutan Sjahrir saat proses perundingan berlangsung. Sejumlah tokoh penting seperti Soekarno dan Mohammad Hatta juga pernah berada di lokasi tersebut, bersama para perunding internasional.

“Rumah ini sangat bersejarah, menjadi tempat beristirahat para tokoh saat perundingan Linggarjati. Kita berharap ini bisa kita revitalisasi dan ditingkatkan statusnya menjadi cagar budaya nasional,” ujar Fadli Zon dilansir laman Pemkab Sumedang.

Ia mengatakan, proses revitalisasi akan dilakukan melalui kolaborasi lintas pihak, mulai dari Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Daerah, hingga para ahli pelestarian budaya.

“Ini penting sebagai bagian dari penguatan identitas sejarah bangsa. Kita targetkan tahun ini bisa kita selesaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menyampaikan ketika di Gedung Linggarjati,  kunjungan Menteri Kebudayaan merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya telah dilakukan di Jakarta.

“Kita punya historical depth yang luar biasa yang belum dikembangkan. Alhamdulillah sebagai tindak lanjut, beliau janji setelah Lebaran dan hari ini terealisasi,” ujarnya.

Bupati Dian menjelaskan, saat itu telah memaparkan sejumlah situs budaya unggulan, mulai dari Museum Linggarjati, Gedung Sjahrir, Gedung Kesenian, hingga Taman Purbakala Cipari.

“Insyaallah besok beliau akan ke Museum Cipari, ke Paseban, dan terakhir meninjau Gedung Kesenian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menuturkan,  bahwa revitalisasi situs sejarah tidak hanya penting untuk pelestarian, tetapi juga memiliki dampak strategis bagi masa depan daerah.

“Pertama sebagai wahana edukasi bagi generasi muda supaya tidak terputus dari sejarah. Kedua sebagai penguat Kuningan sebagai destinasi wisata. Selain bentang alam yang indah, kita juga punya sejarah perjuangan dan budaya yang panjang,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan adanya peluang revitalisasi lanjutan pada sejumlah titik, termasuk Gedung Naskah Linggarjati, Museum Cipari, hingga Gedung Kesenian.

Bahkan, Bupati Dian memiliki visi besar untuk menghadirkan ikon budaya baru di Kuningan. “Saya ingin mewujudkan mimpi menghadirkan Museum Angklung pertama di Kuningan,” ujarnya.

Kunjungan Menteri Kebudayaan selama dua hari  3–4 April 2026 ini,  menjadi langkah penting dalam mempercepat pengembangan budaya di Kabupaten Kuningan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya di tingkat nasional dan internasional.

Tags: fadli zonGedung SjahrirMenbudmenteri kebudayaan

Related Posts

Asia Africa Festival 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Asia Africa Festival 2026 resmi dibuka di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11...

Toko Buku Dahlan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Editor
8 Juli 2026

64 Tahun adalah waktu yang sangat panjang bagi Toko Buku Dahlan dalam melayani masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan belanja daring...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan Surat Keputusan kepada Ketua Presidium Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Pusat, Naen Suryono, di Sasana Adirasa Pangeran Sambernyawa, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. (Foto: Dok. Kemenbud)

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan 13 Juli

Editor
7 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 135 Tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang...

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Cerita Wali Kota Bandung Berhasil Gagalkan Aksi Begal di Kircon

Editor
7 Juli 2026

Saat melakukan patroli, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama aparat keamanan berhasil menggagalkan aksi begal terhadap seorang pengendara motor. SATUJABAR,...

Tasyakur Nelayan Santolo.‎(Foto: Ridwan Nur Faozan & Muhammad Sofyan Fauzi/ Diskominfo Kab. Garut)

Tasyakur Nelayan Santolo 2026:  Merawat Laut, Melestarikan Budaya Pantai Santolo

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, CIKELET GARUT – Ribuan masyarakat dan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Garut menggelar acara Tasyakur Nelayan Santolo Tahun 2026...

Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Museum KAA Dikunjungi 35.000 Orang

Editor
4 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Museum KAA atau Konferensi Asia-Afrika terus menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kota Bandung. Tak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat