• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 10 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Coating Glossy Berbasis Sawit Perpanjang Kesegaran Buah dan Aman Dikonsumsi

Editor
Minggu, 02 Maret 2025 - 10:46
Apel. Coating glossy berbasis turunan sawit yang dapat memperpanjang kesegaran buah dan aman untuk dikonsumsi.

Coating glossy berbasis turunan sawit yang dapat memperpanjang kesegaran buah dan aman untuk dikonsumsi.(Foto: BRIN/Infosawit)

BANDUNG – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Agroindustri terus mengembangkan teknologi pascapanen berbasis sumber daya lokal yang bermanfaat bagi sektor agroindustri Indonesia.

Salah satu teknologi unggulan yang diperkenalkan adalah coating glossy berbasis turunan sawit yang dapat memperpanjang kesegaran buah dan aman untuk dikonsumsi.

RelatedPosts

Bendera 500 Meter di Festival Merah Putih Kota Bogor

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

Ali Asgar, Peneliti Ahli Utama di Pusat Riset Agroindustri BRIN, menjelaskan bahwa teknologi ini tidak hanya efektif dalam menjaga kualitas buah, tetapi juga berbasis pada sumber daya lokal yang melimpah, yakni kelapa sawit. “Teknologi ini memungkinkan buah tetap segar lebih lama, mengurangi kerusakan pascapanen, dan tentunya aman dikonsumsi,” ujar Ali dalam Webinar Agroinfuture #9 bertajuk Solusi Inovatif Teknologi Pascapanen untuk Agroindustri Modern pada Kamis (27/2).

Selain itu, BRIN juga mengembangkan teknologi nanopartikel silika biogenik yang berasal dari abu boiler kelapa sawit, yang bisa digunakan sebagai bahan untuk produk ramah lingkungan, seperti rubber foam dan sol sepatu (biosneakers). Produk hasil riset ini memenuhi kriteria eco-friendly fashion footwear, yang semakin populer di kalangan konsumen yang peduli dengan keberlanjutan lingkungan.

 

Inovasi dalam Pemrosesan dan Penyimpanan

Ali juga menambahkan bahwa inovasi dalam sektor pascapanen mencakup berbagai aspek, mulai dari pemrosesan, pengemasan, transportasi, distribusi, hingga penyimpanan dan pengeringan. “Kami fokus pada teknologi otomatisasi dalam pemrosesan pascapanen yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, termasuk mesin pemisahan dan sortasi otomatis,” jelasnya.

Pengemasan produk, terutama di Packing House, dapat dilakukan dengan teknik pelilinan dan pengepakan yang disesuaikan dengan jenis produk. Ali menjelaskan bahwa pelilinan berfungsi untuk mengurangi kehilangan air, meningkatkan umur simpan, serta mengurangi perkembangan penyakit pada buah. “Selain itu, pelilinan juga melindungi buah dari luka dan memperbaiki penampilannya,” lanjutnya.

Untuk penyimpanan, BRIN juga mengembangkan teknik modern yang bertujuan mempertahankan kualitas dan kesegaran produk. Penyimpanan dilakukan dengan mengontrol suhu, kelembaban, dan atmosfer, menggunakan gudang pendingin es atau mesin pendingin, serta dilengkapi dengan teknologi pelacakan. “Hal ini membantu menjaga pasokan produk agar tetap stabil, menjaga kualitasnya, dan menjaga kestabilan harga di pasar,” terang Ali.

 

Peningkatan Daya Saing Agroindustri

Kepala ORPP BRIN, Puji Lestari, menyatakan bahwa inovasi di bidang teknologi pascapanen sangat penting untuk meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia. Selain itu, teknologi pascapanen juga berperan besar dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta pelaku usaha agroindustri.

“Teknologi pascapanen dapat menjawab tantangan sektor agroindustri, mulai dari pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi yang efisien dan berkualitas tinggi,” kata Puji. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga penelitian, pemerintah, dan sektor swasta untuk memastikan inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara praktis di lapangan. “Kolaborasi yang baik akan menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung keberlanjutan agroindustri di Indonesia,” ujarnya.

Dukungan untuk Swasembada Pangan

Kepala Pusat Riset Agroindustri BRIN, Taufik Hidayat, mengungkapkan bahwa teknologi pascapanen menjadi salah satu kunci dalam ekosistem pembentukan swasembada pangan. “Dengan teknologi pascapanen, umur simpan komoditas dapat diperpanjang dan kualitasnya diperkuat, sehingga produk yang dihasilkan menjadi lebih bernilai tambah,” kata Taufik.

Taufik juga berharap bahwa riset yang dilakukan oleh BRIN dan perguruan tinggi dapat meningkatkan nilai tambah produk agroindustri dan memperkuat daya saingnya di pasar global. “Kami berharap riset ini dapat bermanfaat bagi petani, baik di sektor hortikultura maupun tanaman strategis lainnya,” tambah Taufik.

Dengan inovasi-inovasi ini, BRIN berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan agroindustri yang efisien, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Tags: BRINCoating Glossy

Related Posts

Bendera merah putih sepanjang 500 meter di Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Bendera 500 Meter di Festival Merah Putih Kota Bogor

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR – Bendera merah putih dengan panjang 500 meter serta ribuan warga Kota Bogor yang tumpah ruah, menyemarakkan rangkaian...

sumber bahan pangan jagung.(Image: Pixabay)

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Wawan Sujarwo mengungkapkan bahwa...

Tim gabungan sedang memadamkan api yang membakar lahan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu (8/8). (Foto: BPBD Kabupaten Ponorogo)

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

Editor
9 Agustus 2026

JAKARTA –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana yang dihimpun...

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso.(Foto:Istimewa).

Bareskim Polri Bongkar Sindikat Produksi ‘Vape Narkoba’, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar sindikat memproduksi vape etomidate. Vape narkoba tersebut, diproduksi di tempat kos di...

Wisata Bali yang terus menggeliat mendorong kinerja pariwisata Indonesia.(Foto: Humas Kemenpar)

Kinerja Pariwisata Indonesia Semester I-2026 Tumbuh Positif

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kinerja Pariwisata Indonesia semester I 2026, dari sisi berbagai indikator utama mencatatkan pertumbuhan positif, mulai dari kunjungan...

Tangkapan layar rekaman CCTV pelaku pemalakan di SPBU di Kabupaten Bandung, yang berhasil ditangkap polisi.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Anggota Ormas Palak Warga di SPBU di Bandung Diringkus

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang pemuda melakukan pemerasan terhadap pengendara di lokasi SPBU di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Identitas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat