• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cikeletan Wujud Kreativitas Budaya Warga Garut

Editor
Minggu, 14 April 2024 - 11:42
Cikeletan wujud kreativitas warga Garut lestarikan budaya sekaligus ikhtiar membangun ekonomi kreatif.

Cikeletan wujud kreativitas warga Garut lestarikan budaya sekaligus ikhtiar membangun ekonomi kreatif. (FOTO: Humas Kabupaten Garut)

SATUJABAR, BANDUNG – Cikeletan wujud kreativitas warga Garut lestarikan budaya sekaligus ikhtiar membangun ekonomi kreatif.

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meng apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan acara Cikeletan yang diselenggarakan di Rumah Budaya Cikelet.

RelatedPosts

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Taipei Open 2026: Leo/Daniel Juara!!!

Zikir dan Doa Kebangsaan 2026: 100.000 Orang Hadiri Padati Monas

Acara yang memiliki akronim Cipta Kreasi Keluarga Panutan, digelar pada Sabtu (13/04/2024) di Jalan Lintas Selatan, Kampung Ciseundeuhan, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Cikeletan tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga menjadi platform untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya yang berharga bagi Kabupaten Garut dan Jawa Barat pada umumnya.

Barnas menyatakan bahwa mempertahankan budaya lokal merupakan aset penting yang dapat meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Garut. Menurutnya, Cikeletan merupakan budaya baik yang harus terus dikembangkan. Dengan terpeliharanya budaya yang lama dan baik, tentunya akan menjadi salah satu unggulan bagi Kabupaten Garut.

“Dan kalau ini terus dipelihara dan lalu diinformasikan, diviralkan oleh masyarakat, saya yakin kalau ini dikelola dengan baik ini menjadi budaya yang besar, bukan untuk Garut tapi untuk nasional, bahkan internasional,” ujar Barnas dilansir garutkab.go.id.

 

APRESIASI

Barnas juga menghargai upaya para tokoh dan warga Cikelet dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal.

Ia berharap acara ini dapat menjadi magnet pariwisata yang berdampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal, terutama dalam sektor pariwisata.

“Nah, kalau ini (Cikeletan) menjadi suatu wisata yang diintegrasikan di Kecamatan Cikelet, ini menjadi wisata yang besar, ya tinggal nanti bagaimana konsepnya, tentu saya ingin ngobrol nanti dengan masyarakat, tokoh,” ucapnya.

Barnas berharap kegiatan ini mampu memperat tali silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan khususnya kebersamaan seluruh warga yang ada di Kecamatan Cikelet.

“Jadi ini silaturahmi dan juga menyatukan persaudaraan di Kecamatan Cikelet ini,” ungkapnya.

 

PENGUATAN BUDAYA

Sementara itu, salah satu putra daerah Kecamatan Cikelet juga kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam, menuturkan, tujuan dari kegiatan Cikeletan ini selain daripada silaturahmi, juga bertujuan menguatkan nilai-nilai budaya yang ada di Kecamatan Cikelet.

Ajam menekankan pentingnya mempertahankan tradisi lokal sambil mengikuti perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak boleh mengorbankan tradisi dan nilai-nilai budaya yang telah lama dijunjung.

“Seperti Kampung Adat Dukuh tidak boleh tergerus dengan kemajuan jaman, lalu kemudian kebiasaan-kebiasaan interaksi sosial di sini itu tidak boleh hilang dengan begitu saja,” tutur Ajam.

Pembina Yayasan Rumah Budaya Cikelet, Iip Sarip, menjelaskan bahwa Cikeletan adalah ajang untuk merayakan kearifan budaya dan kreativitas masyarakat.

Acara ini merupakan ruang pertemuan budaya, dalam konteks silaturahmi Idulfitri, dikemas dalam kreatifitas.

Adapun tema Cikeletan tahun ini mengenai kearifan-kearifan hingga apresiasi terhadap praktik-praktik baik yang sudah dilakukan oleh masyarakat.

Melalui serangkaian kegiatan seperti lomba dan pameran, Cikeletan bertujuan untuk menciptakan ruang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Ia berharap acara ini dapat menjadi titik awal bagi perkembangan ekosistem pariwisata dan kreativitas masyarakat di Jawa Barat selatan.

“Ini menjadi ruang ekonomi masyarakat, masyarakat bisa memasarkan produk-produk kerajinan, kuliner, jasa-jasa pariwisata lainnya,” ungkapnya.

KAYA ATRAKSI

Dalam acara ini, diselenggarakan beberapa lomba mulai dari lomba gorokan rantang (antar rantang), lomba menyanyi, lomba busana keluarga panutan, hingga lomba video pendek kreatif.

Acara gorokan rantang sendiri merupakan sebuah tradisi masyarakat yang saling mengantarkan rantang berisi kuliner, sebagai bentuk berbagi kebahagiaan untuk memantik kearifan kesalehan sosial.

Kegiatan Cikeletan ini merupakan acara lanjutan dari Festival Cipasarangan yang digagas sejak tahun 2010.

Pada tahun ini sengaja menggunakan branding baru yakni Cikeletan alias Cipta Kreasi Keluarga Panutan, dengan output-nya yaitu munculnya semangat masyarakat untuk menampilkan dan mengeksplor potensinya masing-masing.

“Kami berharap dengan event budaya ini tumbuh ekosistem kreativitas masyarakat, mereka tampil menyampaikan kesenian-keseniannya, mereka tampil membawakan kebudayaannya, kuliner, dan seterusnya, sehingga ruang budaya ini menjadi ruang ekonomi masyarakat, silakan semua menjadi pasar kaget di sini, pasar kreativitas di sini,” tandasnya.

Sumber: Pemkab Garut

Tags: garutwisata garut

Related Posts

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kemenhub Gerak Cepat Penanganan dan Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan koordinasi intensif dalam penanganan insiden kebakaran yang dialami...

Taipei Open 2026

Taipei Open 2026: Leo/Daniel Juara!!!

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga 2 Agustus 2026.  Berlangsung di...

Zikir dan Doa Kebangsaan 2026 di Monumen Nasional Jakarta.(Foto: Humas Kemenag)

Zikir dan Doa Kebangsaan 2026: 100.000 Orang Hadiri Padati Monas

Editor
2 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta,, saat pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka...

Enam pemuka agama pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (01/08/2026).(Foto: Setneg)

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Enam pemuka agama akan memimpin doa bersama pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan...

Terminal BBM Pertamina.(Foto: Istimewa)

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Sabtu 1 Agustus 2026 dikutip dari...

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) secara resmi menetapkan kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.(foto:NOC Indonesia)

Asian Games 2026: Indonesia Kirim 432 Atlet untuk 35 Cabor

Editor
1 Agustus 2026

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang. SATUJABAR, JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat