• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cerita dari Manjahlega: Wayang Golek, Pemuda, dan Cinta Budaya yang Tak Lekang oleh Zaman

Editor
Minggu, 07 September 2025 - 05:41
Wayang Golek.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wayang Golek.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Malam itu, suasana RW 14 Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, terasa berbeda. Lampu-lampu hias bergelantungan di sepanjang jalan, tenda-tenda kecil berdiri kokoh, dan di tengahnya, panggung sederhana menampilkan pertunjukan yang sarat makna: Wayang Golek.

Di tengah gemuruh tepuk tangan warga, tokoh-tokoh kayu bersuara lewat dalang yang piawai menghidupkan kisah. Di balik layar, pemuda-pemudi Karang Taruna RW 14 tersenyum bangga. Mereka berhasil membawa warisan leluhur kembali hidup di tengah generasi muda.

RelatedPosts

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, hadir malam itu. Ia tak sekadar datang sebagai tamu kehormatan. Ia menyimak, meresapi, dan memberikan apresiasi tulus atas semangat warga menjaga budaya.

“Saya ucapkan terima kasih karena RW 14 merayakan kemerdekaan dengan cara yang begitu bermakna: menghadirkan wayang golek. Ini bukti nyata kecintaan terhadap budaya Sunda,” ucap Erwin dengan mata berbinar, Jumat malam, 5 September 2025.

Bagi Erwin, pertunjukan itu lebih dari sekadar hiburan. Ia melihat sinyal kuat bahwa pemuda Manjahlega tidak lupa akar budaya mereka. Dan yang lebih penting, mereka ingin mewariskannya ke generasi selanjutnya.

Tak lupa, Erwin mengingatkan pentingnya gotong royong. Baginya, kekuatan Kota Bandung ada pada kolaborasi warganya. Ia pun mengajak Karang Taruna dan seluruh warga untuk terus menjaga kebersamaan.

“Mari terus jaga kekompakan. Pembangunan Kota Bandung tidak bisa hanya dari pemerintah, tapi dari kita semua yang saling bantu dan bersatu,” pesannya.

Di hadapan para pemuda, Erwin juga menyampaikan harapan. Bukan sekadar sukses secara materi, tapi juga menjadi pribadi yang kuat secara moral dan spiritual.

“Pemuda RW 14 harus terus semangat. Jadilah generasi yang tangguh, saleh, dan mampu menghadapi zaman. Insyaallah, doa orang tua akan menyertai kalian menuju sukses dunia akhirat,” katanya penuh harap.

Malam makin larut. Namun pesan Erwin tak tenggelam dalam gelap. Ia menutup sambutannya dengan mengingatkan makna kemerdekaan: bukan hanya hasil perjuangan para pahlawan, tapi juga tanggung jawab kita semua untuk menjaga dan mengisinya.

“Jaga lingkungan, kuatkan silaturahmi, cegah kemungkaran. Insyaallah RW 14 bisa jadi lingkungan yang rukun, kompak, dan penuh berkah,” tutupnya.

Dan di tengah tepuk tangan warga, wayang kembali menari. Di balik senyapnya malam, ada harapan yang menyala: budaya tetap hidup, dan pemuda Manjahlega siap menjadi penjaganya.

Tags: Wayang Golek

Related Posts

Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian mengenai ibu kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin...

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Editor
16 Juli 2026

N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban manusia yang terus beradaptasi dan...

Museum Musik rencananya akan menempati aset Jiwasraya di Jalan Asia-Afrika Bandung.(Foto: Dok. Jiwasraya)

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang

Editor
15 Juli 2026

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang akan menggunakan aset Jasa Raharja dan Jiwasraya dibawah...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Rute Terpanjang Kereta Api, Sebagian Tembus 1.000 KM

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Rute terpanjang kereta api di Indonesian tercatat beberapa di antaranya ada yang menembus 1.000 KM, menurut data...

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Chairman The Nippon Foundation Yohei Sasakawa mengunjungi Kompleks Kusta Jongaya, RW 04, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (11/7/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Kampung Kusta Jongaya, Menkes: Kusta Bukan Kutukan

Editor
12 Juli 2026

Kampung Kusta Jongaya dikunjungi menjadi wujud komitmen pemerintah bersama mitra internasional untuk mempercepat eliminasi kusta sekaligus menghapus stigma yang masih...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat