• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cagub ini Sebut Tiga Daerah di Jabar Perlu Dipecah, Ini Alasannya

Editor
Selasa, 08 Oktober 2024 - 03:23
Cagub ini Sebut Tiga Daerah di Jabar Perlu Dipecah, Ini Alasannya

cagub Jabar Dedi Mulyadi memberikan keterangan pers. (Dok. Istimewa)

Pemekaran wilayah perlu dilakukan di Jawa Barat guna mempercepat pembangunan dan distribusi alokasi anggaran.

SATUJABAR, BANDUNG — Tantangan terbesar dalam pembangunan suatu daerah, bukan hanya pada jumlah penduduk, tapi luas wilayah yang harus dikelola. Maka, salah satu solusi untuk mengatasi luasnya wilayah itu adalah dengan melakukan pemekaran.

Di beberapa provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Barat, persoalan ini cukup menyita perhatian publik. Tak pelak, cagub nomer urut 4 Dedi Mulyadi miris juga dengan pemekaran wilayah yang terjadi di Jabar.

RelatedPosts

Viral! Begal di Bandung Barat Dihajar Massa Sepeda Motor Dibakar

Tusuk Mati Mantan Adik Ipar, Pemuda di Bandung Divonis 10 Tahun Penjara

bank bjb Perkuat Posisi Merek melalui Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026

Dikatakannya, pemekaran sejumlah wilayah di Jawa Barat yang pada akhirnya menimbulkan kesenjangan antar pemerintah daerah. Dia pun mencontohkan Kota Banjar, Kota Cimahi, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya, Kota Bogor, dan Kota Sukabumi.

“Hingga kini, daerah-daerah tersebut sulit berkembang dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini dikarenakan anggaran yang dimiliki habis untuk belanja pegawai pemerintahan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, jika tiap daerah memiliki jumlah penduduk yang merata, maka bisa dipastikan pendistribusian anggaran tiap daerah akan adil dan merata. Dedi merasa optimistis, nantinya, tiap daerah mampu membangun banyak infrastruktur walau nilainya tidak terlalu besar.

Menurutnya, pemekaran wilayah perlu dilakukan di Jawa Barat guna mempercepat pembangunan dan distribusi alokasi anggaran. Dedi berasumsi, bahwa pembagian daerah perlu dilakukan agar setiap wilayah dapat lebih fokus dalam pengelolaan dan pembangunan.

“Daerah-daerah lain seperti Sukabumi, Garut, dan Cianjur juga perlu dibagi menjadi dua. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pemerintahan dan pengembangan daerah,” ucapnya.

Dedi menjelaskan, pentingnya pembagian wilayah terutama bagi daerah dengan jumlah penduduk di atas 3 juta. Hal ini dikarenakan tantangan terbesar dalam pembangunan bukan hanya jumlah penduduk, tapi luas wilayah yang harus dikelola. (yul)

 

Tags: cagub jabardedi mulyadipemekaran daerah

Related Posts

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal di Bandung Barat Dihajar Massa Sepeda Motor Dibakar

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial rekaman video memperlihatkan seorang pria babak belur setelah dihakimi massa. Pria tersebut disebutkan sebagai begal...

Ilustrasi senjata tajam pisau.(foto: istimewa)

Tusuk Mati Mantan Adik Ipar, Pemuda di Bandung Divonis 10 Tahun Penjara

Editor
14 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pemuda bernama Cecep Machdar Maulana, pelaku penganiyaan terhadap mantan adik ipar hingga tewas, dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara oleh...

Disway Awards 2026

bank bjb Perkuat Posisi Merek melalui Penghargaan Trusted & Popular Brand 2026

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA – bank bjb kembali memperoleh pengakuan atas reputasi mereknya dengan meraih penghargaan Disway Awards 2026 – Trusted & Popular...

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

bank bjb Raih Pengakuan Top 50 Emiten MidCap dalam IICD CG Award 2026

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA – bank bjb kembali memperoleh apresiasi atas konsistensinya dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate...

Kemenkes & Pemerintah Inggris Luncurkan Tangguh+

Editor
14 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Pemerintah Inggris meluncurkan UK–Indonesia Health Partnership Platform atau Tangguh+ untuk memperkuat kerja sama...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono (kiri) mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) periode 2026–2031 di Kampus IKOPIN, Jatinangor, Selasa (13/10/2026).

IKOPIN University: Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor

Editor
14 Oktober 2026

JATINANGOR - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) periode 2026–2031 di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.