• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bus Kecelakaan di Subang, Bekas AKDP, Tidak Miliki Izin Angkutan Hingga Rem Blong

Editor
Senin, 13 Mei 2024 - 06:14
Bus Trans Putera Fajar yang mengalami kecelakaan di kawasan Ciateur, Kabupaten Subang, berhenti setelah menabrak tiang listrik, Sabtu (11/05/2024) malam.(Foto:Istimewa).

Bus Trans Putera Fajar yang mengalami kecelakaan di kawasan Ciateur, Kabupaten Subang, berhenti setelah menabrak tiang listrik, Sabtu (11/05/2024) malam.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Pihak Kepolisian dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap sejumlah temuan terkait kondisi Bus Putera Fajar, yang mengalami kecelakaan di kawasan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/05/2024) malam.

Dalam kecelakaan bus yang membawa rombongan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana Depok, 11 orang tewas, terdiri dari 9 siswa, seorang guru dan pengendara sepeda motor, serta puluhan orang luka-luka.

RelatedPosts

RSHS Kerahkan 40 Dokter Tangani Korban Penyekapan dan Penganiayaan Taufik Hidayat

Kejati Jabar Tunjuk 9 Jaksa Tanganin Kasus Penganiayaan Taufik Hidayat

Harga Emas Minggu 28/6/2026 Antam Rp 2.660.000 Per Gram

Menurut Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Aan Suhanan, Bus Trans Putera Fajar memiliki nomor polisi (nopol) AD 7524 OG, dioperasikan perusahaan perjalanan wisata di Bekasi.

Pelat nopol AD digunakan untuk kendaraan di wilayah Jawa Tengah meliputi Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Sragen, Karanganyar, dan Wonogori.

“Pelat nopol AD, tapi bisa membawa siswa dari Depok, karena bus sudah berpindah tangan ke salah satu travel di Bekasi. Sebelum dipindahtangankan, bus tersebut berstatus sebagai bus antarkota dalam provinsi (AKDP),” ujar Aan kepada wartawan, Minggu (12/05/2024).

Tidak Miliki Izin

Bus juga tidak memiliki izin angkutan. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Hendro Sugiatno.

Hendro menyatakan, Bus Trans Putefa Fajar Bernopol AD 7524 OG tercatat di aplikasi “Mitra Darat” tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkalanya berakhir hingga 6 Desember 2023.

“Perusahaan otobus (PO) tidak melakukan uji terhadap bus berkala setiap enam bulan sesuai ketentuan, sehingga statusnya sudah kedaluwarsa. Pengujian berkala dilakukan dinas perhubungan provinsi, kabupaten/kota, dan jika tidak lulus uji, termasuk tidak sesuai persyaratan teknis, maka harus diperbaiki,” kata Hendro.

Rangka Bus Berubah

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto, mengungkapkan, telah terjadi perubahan spesifikasi rangka bus menjadi lebih tinggi dengan model dek tinggi.

Perubahan tersebut berpotensi mempengaruhi kestabilan dan kelimbungan kendaraaan. Idealnya, rangka bus mampu melindungi penumpang ketika terjadi benturan.

Ketua Bidang Angkutan Orang Dewan Pimpinan Pusat Organda, Kurnia Lesani Adnan, memperkuat adanya perbedaan fisik bus dengan bentuk aslinya.

Menurut Sani, rangka asli Bus Trans Putera Fajar tidak sesuai bentuk armada saat uji kendaraan (KIR) pertama dilakukan.

KIR pertama dilakukan usai bus menjalani perbaikan total dari wujud bus sebelumnya.

Tidak Ada Jejak Rem

Hasil penyelidikan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat bersama Satlantas Polres Subang, tidak menemukan ada jejak rem bus di TKP (tempat kejadian perkara).

Hanya ditemukan bekas ban yang diduga ban kanan dalam kondisi miring sejauh beberapa meter hingga titik terakhir di depan tiang listrik yang saat itu ditabrak bus.

Bus Trans Putera Fajar mengalami rem blong diakui sopir. Sopir bernama Sadira telah mengetahui kondisi rem sempat bermasalah sebelum kecelakaan.

Menurut Sadira, rem telah diperbaiki oleh montir sebelum akhirnya memutuskan kembali melanjutkan perjalanan.

“Sudah diperbaiki saat istirahat makan. Sampai panggil montir (mekanik), sudah dicek dan dipastikan aman, saya lanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Tags: ciaterKecelakaan Bus Ciaterkecelakaan bus subangpolda jabar

Related Posts

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, saat memberikan keterangan pers bersama Dirut RSHS, Rachim Dinata Marsidi, di Mapolda Jabar.(Foto:Istimewa).

RSHS Kerahkan 40 Dokter Tangani Korban Penyekapan dan Penganiayaan Taufik Hidayat

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, mengerahkan 40 dokter dalam tim medis untuk memangani perawatan dan pemulihan YT, wanita...

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kejati Jabar Tunjuk 9 Jaksa Tanganin Kasus Penganiayaan Taufik Hidayat

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah menunjuk sembilan jaksa untuk menangani perkembangan penyidikan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YT,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 28/6/2026 Antam Rp 2.660.000 Per Gram

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 28/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.660.000 per gram...

Jalan Tol Prosiwangi Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Jalan Tol Prosiwangi Pacu Ekonomi, Serap Tenaga Kerja Lokal

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia terus membuktikan komitmennya dalam...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Etanol Topang E20, Pemerintah Butuh 4 Juta Kiloliter

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional jenis bensin mencapai...

Puncak peringatan Hari Jadi Bogor ke-544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor ke-544, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah di Jalan Jenderal Sudirman

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, untuk menyaksikan Helaran Pajajaran yang menjadi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.