Burung kareo padi.(Foto: BRIN)
SATUJABAR, JAKARTA – Burung kareo padi telah menjadi santapan populer Warga Kota Siantar Sumatera Utara. Burung dengan nama latin Amaurornis Phoenicurus itu dikenal juga sebagai burung ruak-ruak memiliki nilai ekonomi, terutama di Kota Siantar, Sumatera Utara. Daging burung ini telah menjadi kuliner legendaris yang banyak diburu wisatawan dan masyarakat lokal.
Peneliti dari Pusat Riset Zoologi Terapan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Widya Pintaka Bayu Putra menyampaikan penelitiannya mengenai “Potensi Burung Kareo Padi (Amaurornis Phoenicurus) Untuk Produksi Daging Di Indonesia”. Ia menemukan bahwa kualitas dagingnya memiliki profil nutrisi yang menarik, salah satunya kandungan Glutamat yaitu asam amino yang menciptakan rasa gurih pada makanan.
“Tingginya kandungan asam Glutamat dan asam lemak tertentu ini memberikan gambaran mengapa burung daging kareo padi memiliki cita rasa khas dan diminati secara luas sebagai bahan pangan fungsional maupun kuliner tradisional,” ungkap Bayu dalam sesi pemaparan ilmiah, dalam webinar Sharing Session Zoopedia Series #18 : Kelompok Riset Domestikasi dan Pemuliaan Hewan Tropis yang dilaksanakan secara hybrid di Kawasan Kawasan Sains dan Teknologi Soekarno Cibinong, Kamis 7 Mei 2026 seperti dikabarkan Humas BRIN 12 Mei 2026.
BACA JUGA: Jemaah Haji Wafat Capai 24 Orang Per 11 Mei 2026
Lebih jauh, dijelaskan Bayu, dibandingkan dengan spesies avifauna lain seperti ayam, burung puyuh, pheasant, dan partridge, daging kareo padi memiliki komposisi asam lemak Palmitic dan Saturated Fatty Acid (SFA) yang paling tinggi. Selain itu, ditemukan juga kandungan Glutamat pada daging sebesar 0,48%.
“Berdasarkan uji sampel, terdeteksi 33 jenis asam lemak. Dimana komposisi asam lemak antara lain palmitic, stearic, elaidic, dan linoleic menunjukkan angka yang sangat tinggi,” terang pria peraih gelar Doktor Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan dari Institut Pertanian Bogor tersebut.
SATUJABAR, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga terus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan mengoptimalkan…
Topeng Cirebon bukan sekedar tarian, bukan pula sekedar kedok kayu yang diukir indah. Topeng Cirebon…
SATUJABAR, BANDUNG - Piala Dunia 2026, Sabtu 27 Juni 2026 waktu setempat atau Minggu 28…
SATUJABAR, BOGOR - Gastrofest Kota Bogor 2026 resmi dibuka menjadi festival gastronomi pertama di Kota…
SATUJABAR, BOGOR - Warga Bogor dan sekitarnya tumpah ruah di Plaza Balai Kota Bogor, mereka…
SATUJABAR, CIBINONG – Rudy Susmanto, Bupati Bogor berharap Mojang Jajaka Kabupaten Bogor Tahun 2026 mampu…
This website uses cookies.