Jasad AF (15), pelajar yang ditemukan di bantaran Sungai Citarum, usai pamit nonton bareng laga Persib melawan Persija.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, KARAWANG–Seorang pelajar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum, usai pamit untuk nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Viking Karawang menyatakan, pelajar berinisial AF, berusia 15 tahun, bukan bobotoh anggota Viking.
Dalam pernyataannya, Senior Viking Karawang, Rony Bochung, menegaskan, pelajar berinisial AF, berusia 15 tahun, yang ditemukan tewas di bantaran Singai Citarum, Dusun Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, bukan bobotoh anggota Viking. Sejak pamit pergi nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandug melawan Persija Jakarta, AF tidak kunjung pulang, hingga kenudian ditemukan warga sudah menjadi mayat di bantaran Sungai Citarum, Senin (11/05/2026) siang.
“Informasi yang berkembang, teritama di media sosial, korban disebut bobotoh, karena saat ditemukan memakai sweater biru. Padahal itu hanya sweater biasa, bukan atribut Viking, atau bobotoh,” ujar Rony.
Kepastian korban bukan bobotoh anggota Viking, diperoleh dari keluarga dan teman-temannya. Korban juga tidak tercatat sebagai anggota Viking Karawang, menaungi para bobotoh Persib di wilayah Karawang.
Korban sebelumnya pamit kepada orang tuanya pergi nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu ,(10/05/2026). Namun hingga Senin (11/05/2026), korban tidak pulang ke rumah, sehingga keluarga khawatir dan mencari keberadaannya.
“Korban pamit kepada keluarganya pergi nobar (Persib Bandung melawan Persija Jakarta). Kami juga telah menelusuri informasi, termasuk ke teman-temannya, korban sukanya Persija,” jelas Rony.
“Jadi, tidak ada atribut Viking maupun Persib dikenakan korban. Dari gelang dan aksesori juga tidak ada kaitannya dengan atribut Viking. Saya hanya ingin meluruskan, korban bukan bobotoh, atau Viking,” ungkap Rony.
Rony mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga atas meninggalnya korban. Semua pihak diminta tidak terpancing dengan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya, dan menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian terkait penyebab pasti kematian korban.
Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan, mayat korban ditemukan di bantaran Sungai Citarum, di Dusun Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Senin (11/05/2026) siang, sekitar pukul 10.00 WIB. Unit Reskrim Polsek Batujaya bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Karawang, telah melakukan olah TKP, untuk kepentingan proses penyelidikan
Mayat korban saat ditemukan berada di bawah tanggul bantaran Sungai Citarum dalam posisi tertelungkup. Ditemukan sejumlah luka, diantaranya luka bekas sayatan pada lehernya, mengindikasikan dugaan sebagai korban tindak kekerasan.
Kasus kematian korban diduga akibat tindak kekerasan, masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Karawang. Polisi belum bisa memastikan, penyebab kematian korban apakah terkait kejadian bentrokan supporter, atau bukan.
SATUJABAR, KUNINGAN — Dewan Kebudayaan Kuningan Masa Bakti 2026–2030 dilantik Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar,…
SATUJABAR, JAKARTA – Tarif PNBP mineral atau penerimaan negara bukan pajak (PNBP) iuran produksi untuk…
SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek…
SATUJABAR, JAKARTA – KCIC siapkan tenant untuk UMKM turut mendorong kinerjanya seperti saat libur panjang…
SATUJABAR, TANGERANG – Pendamping haji 2026 atau musrif diny resmi dilepas Menteri Haji dan Umrah…
SATUJABAR, KARAWANG--Seorang pelajar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan tewas di bantaran Sungai Citarum. Korban…
This website uses cookies.