• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 17 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bupati Sumedang Tegaskan Kesiapsiagaan Mutlak Hadapi Potensi Gempa Sesar Lembang

Editor
Sabtu, 21 Juni 2025 - 07:03
(Foto: Dok. Humas Pemkab Sumedang)

(Foto: Dok. Humas Pemkab Sumedang)

SUMEDANG — Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang. Penegasan tersebut disampaikan saat memberi arahan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda bertajuk Kewaspadaan Dini dalam Menghadapi Potensi Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Sesar Lembang yang digelar di Gedung Negara, Kamis (19/6/2025).

“Dalam menghadapi bencana, pertama kita berharap itu tidak terjadi. Namun jika terjadi, kita harus sudah siap dengan langkah antisipasi dan mitigasi,” ujar Bupati Dony melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Ia mengingatkan bahwa sebagai instrumen negara, para aparatur memiliki kewajiban untuk melindungi jiwa masyarakat, termasuk dari ancaman gempa bumi. Menurutnya, upaya mitigasi harus dilakukan melalui kebijakan, program, dan kegiatan konkret yang dirancang dengan berbasis pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat.

“Pemahaman soal bencana dan mitigasinya harus disosialisasikan secara luas. Kita harus bangun ekosistem pencegahan bencana dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor,” jelasnya.

Dony menekankan pentingnya keterlibatan seluruh stakeholder, tidak hanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ia menyebut, semua organisasi perangkat daerah (OPD) harus bergerak bersama melalui sinergi lintas sektor dan pendekatan pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Sudah saatnya kita tidak bekerja secara sektoral. Bangun sinergi dan orkestrasi dalam menghadapi potensi bencana ini. Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Ia juga meminta agar upaya sosialisasi kepada masyarakat dilakukan secara masif melalui berbagai media, termasuk video edukatif dan tutorial mitigasi bencana yang dapat disebarluaskan secara luas. Selain itu, ia menginstruksikan agar seluruh fasilitas kesehatan, sekolah, pemukiman, dan kompleks perumahan memiliki jalur evakuasi yang jelas dan dapat difungsikan dengan baik.

 

Pemaparan BMKG: Sesar Lembang Berpotensi Timbulkan Gempa Besar

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Bidang Data Pelayanan dan Informasi Stasiun BMKG Bandung, Virga Librian, memaparkan potensi bahaya gempa dari aktivitas Sesar Lembang. Ia menjelaskan, sesar ini membentang sepanjang 29 kilometer dari wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, hingga Kabupaten Bandung, dengan laju geser antara 1,95 hingga 14 milimeter per tahun.

“Sesar Lembang berpotensi menimbulkan gempa bumi berkekuatan maksimal 6,5 hingga 7 magnitudo,” ujar Virga.

Daerah yang paling berisiko terdampak tinggi meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Purwakarta, dengan estimasi intensitas 6–8 MMI. Untuk Kabupaten Sumedang sendiri diperkirakan mencapai intensitas 5–6 MMI.

Melihat potensi tersebut, Virga menekankan perlunya penguatan struktur bangunan vital seperti sekolah dasar, rumah sakit, dan gedung pemerintahan. Ia juga merekomendasikan adanya pemetaan detail zona risiko gempa dan penyiapan jalur evakuasi serta rambu yang memadai.

“Edukasi masyarakat, peningkatan kapasitas BPBD, penyusunan SOP kedaruratan, dan pelaksanaan gladi evakuasi secara rutin menjadi langkah awal mitigasi yang sangat penting,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa BMKG telah meningkatkan kapasitas deteksi gempa bumi di Jawa Barat. “Tahun 2019 sensor gempa kurang dari 10, sekarang sudah 33 sensor tersebar di seluruh Jawa Barat. Ini akan sangat membantu dalam mendeteksi aktivitas kegempaan secara lebih akurat,” ungkapnya.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, Sekretaris Daerah Tuti Ruswati, unsur Forkopimda, para camat, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Tags: Potensi Gempa Sesar Lembang

Related Posts

Ilustrasi korban kecelakaan lalu-lintas.(Foto:Istimewa).

Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Bus Damri di Jalan Pasteur Bandung

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pengemudi ojek online (ojol) tewas terlindas Bis Damri di Jalan Dr. Djunjunan, atau Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa...

Tujuh tuntutan mahasiswa dalam aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Jabar, Sampaikan 7 Tuntutan

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia di Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa di depan Gedung...

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Alhamdulillah! Insentif Guru Madrasah Non ASN Cair Akhir Juni 2026

Editor
17 Juni 2026

Insentif guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026, ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar saat rapat di...

Sistem koridor biometri di imigrasi saat kepulangan jemaah haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sistem Koridor Biometrik Pangkas Antrean

Editor
17 Juni 2026

Pemulangan kali ini mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan perhajian di Jawa Timur melalui implementasi sistem keimigrasian biometrik SATUJABAR, SURABAYA –...

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP Pertamina.(Foto: Istimewa)

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Ribuan Paket Sembako

Editor
17 Juni 2026

PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan salurkan ribuan paket sembako dan santunan anak yatim dalam menyambut HUT PWP XXVI PWP...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Kandang Ayam dan Puyuh di Kuningan, Ribuan Ekor Terpanggang

Editor
17 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN--Ribuan ekor ayam dan burung puyuh mati terpanggang, setelah peristiwa kebarakan menghanguskan bangunan kandang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.