• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BTNGC Rilis Foto dan Video 3 Macan Tutul Asli Gunung Ciremai yang Terpantau Camera Trap

Editor
Selasa, 24 Desember 2024 - 07:13
BTNGC Rilis Foto dan Video 3 Macan Tutul Asli Gunung Ciremai yang Terpantau Camera Trap.

(Foto: Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC))

Individu Macan Tutul Jawa di kawasan TNGC dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu satwa asli dan individu hasil introduksi.

SATUJABAR, KUNINGAN — Keberadaan individu native Macan Tutul Jawa yang merupakan satwa asli kawasan Gunung Ciremai, terpantau melalui kamera jebak (camera trap). Dari hasil pantauan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) selama Juni hingga Desember 2024, terlihat ada 3 Macan Tutul asli Gunung Ciremai.

RelatedPosts

Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia 53 Orang

Malam Taptu Penuh Cahaya di Kuningan, Kobarkan Semangat Perjuangan

Gang Stones, Kreasi Unik Warga di Hari Kemerdekaan

Baru-baru ini, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) merilis hasil pantauan satwa liar khususnya macan tutul. Aktivitas Macan Tutul asli Gunung Ciremai ini terpantau camera trap alias kamera jebak yang dipasang tim dari TNGC di kawasan Gunung Ciremai.

Pada Senin (23/12/2024), foto-foto dan videonya diunggah di akun Instagram resmi Balai Taman Nasional Gunung Ciremai. Di dalam keterangan unggahan tersebut, BTNGC menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring sejak Juni hingga Desember 2024, diketahui keberadaan macan tutul yang merupakan satwa asli kawasan Gunung Ciremai.

“Kami terus memantau keberadaan individu native Macan Tutul Jawa yang merupakan satwa asli kawasan Gunung Ciremai melalui kamera jebak (camera trap),” kata BTNGC dalam unggahannya.

BTNGC mengatakan, bahwa 3 Macan Tutul yang terpantau, berjenis kelamin jantan. Yakni, 2 ekor Macan dengan corak tutul hitam atau Macan Kumbang dan satu Macan dengan corak tutul terang.

“Individu Macan Tutul Jawa di kawasan TNGC dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu satwa asli dan individu hasil introduksi,” jelas BTNGC lagi.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa Macan Tutul introduksi yaitu hasil dari pelepas liaran di kawasan Gunung Ciremai. Total ada dua Macan Tutul introduksi di gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut. Yakni, Slamet Ramadhan yang dilepasliarkan pada 2019 dan Rasi pada 2022.

“Hasil pelepasliaran yaitu pada tahun 2019 bernama Slamet Ramadhan (kumbang jantan), dan tahun 2022 bernama Rasi (tutul betina),” jelas BTNGC.

“Macan Slamet Ramadhan terakhir terpantau kamera jebak pada bulan April 2023, sedangkan Macan Rasi berhasil terpantau pada Juli 2024 ini. Sehingga jumlah individu Macan tutul jawa di kawasan TNGC yang berhasil terpantau keberadaannya selama kurun tahun 2024 sebanyak 4 ekor, yaitu 3 ekor satwa asli dan 1 ekor satwa introduksi (Rasi),” katanya dalam keterangan di Instagram.

BTNGC menyebutkan bahwa keberhasilan pemantauan Macan Tutul di Gunung Ciremai tidak terlepas dari peran dan komitmen sejumlah pihak. Antara lain Tim Monitoring Macan Tutul Jawa Balai TNGC dan masyarakat Mitra TGNC.

“Masyarakat mitra TNGC yang selalu mendampingi selama kegiatan pemantauan serta berperan sebagai sumber informasi keberadaan Macan Tutul Jawa di kawasan TNGC,” ucap BTNGC. (yul)

Tags: btngcgunung ciremaimacan asli gunung cirebonmacan tutul jawatngc

Related Posts

Kerusakan bangunan rumah warga yang terdampak Gempa NTT M7,7 di Kabupaten Ende. (Foto: BPBD Kabupaten Ende)

Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia 53 Orang

Editor
17 Agustus 2026

Gempa NTT menyebabkan 53 orang meninggal dunia dengan sebaran di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4...

Upacara Taptu di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Malam Taptu Penuh Cahaya di Kuningan, Kobarkan Semangat Perjuangan

Editor
17 Agustus 2026

KUNINGAN – Malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kuningan, Minggu malam (16/8/2026), kembali diselimuti...

Gang Stones di Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Gang Stones, Kreasi Unik Warga di Hari Kemerdekaan

Editor
17 Agustus 2026

Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Gang Stones di Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, ikut memeriahkan suasana 17...

transformasi digital

Gempa NTT: 86% BTS Sudah Pulih, Sisanya Pemulihan

Editor
16 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan dukacita untuk para korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Referensi Ekspor Emas Periode II Agustus 2026 Naik

Editor
16 Agustus 2026

JAKARTA - Harga Referensi Ekspor Emas periode II Agustus 2026 mengalami kenaikan terdorong permintaan. Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan...

Bala bantuan untuk korban Gempa NTT.(Foto: Setneg)

Gempa NTT: Pemerintah Pastikan Bantuan Logistik ke Pelosok

Editor
16 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung