• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 4 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN dan PT Intraco Agroindustry Kendalikan Penyakit Udang Vaname

Editor
Sabtu, 11 Januari 2025 - 07:42
Udang vaname. BRIN dan PT Intraco Agroindustry bekerja sama untuk mengendalikan penyakit pada udang vaname.

Udang vaname. BRIN dan PT Intraco Agroindustry bekerja sama untuk mengendalikan penyakit pada udang vaname.(Foto: Unair)

BANDUNG – BRIN dan PT Intraco Agroindustry bekerja sama untuk mengendalikan penyakit pada udang vaname.

Seperti diketahui komoditas udang Vaname (Litopenaeus vannamei) kini menjadi prioritas dalam sektor perikanan budidaya di Indonesia, mengingat nilai ekonominya yang tinggi dan permintaan internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Cina, dan Jepang.

RelatedPosts

Buntut Penebangan Pohon Jalan Riau, Izin Usaha Diperiksa

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Namun, produksi udang Vaname dihadapkan pada kendala serius akibat serangan bakteri Vibrio parahaemolyticus, yang menyebabkan penyakit akut Acute Hepatopancreas Necrosis Disease (AHPND) dan berdampak signifikan terhadap nilai ekonomi industri ini.

Untuk mengatasi isu tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Mikrobiologi Terapan (PRMT) menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Intraco Agroindustry. Kerja sama ini difokuskan pada riset dan inovasi dalam pengembangan aplikasi bakteriofag, khususnya Vibriofag, untuk mengendalikan bakteri penyebab AHPND pada udang Vaname. Penandatanganan PKS ini berlangsung di Gedung BNC KST Soekarno, Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu, 8 Januari 2025.

Kepala Pusat Riset Mikrobiologi Terapan (PRMT) BRIN, Ahmad Fathoni, mengungkapkan bahwa tujuan utama kerja sama ini adalah untuk mengembangkan teknologi aplikasi bakteriofag yang dapat mencegah penyakit vibriosis AHPND pada berbagai tahapan budidaya udang Vaname, mulai dari pembibitan, hatchery, hingga pembesaran. “Kerja sama ini sudah dimulai pada tahap trial dengan aplikasi skala terbatas, dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan antara perlakuan dengan kontrol. Kami berharap, selain mengendalikan penyakit, ini juga akan meningkatkan produktivitas udang Vaname sesuai dengan program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas udang sebesar 30%,” ujar Ahmad dikutip situs BRIN.

Selain itu, Novik Nurhidayat, Peneliti Ahli Madya PRMT BRIN, menjelaskan bahwa riset ini bertujuan untuk mengisolasi dan menyeleksi jenis Vibriofag yang paling efektif untuk mengendalikan Vibrio parahaemolyticus. “Metode yang kami gunakan melibatkan isolasi dan perbanyakan Vibriofag yang spesifik untuk target Vibrio yang paling virulen. Vibriofag ini kemudian dipanen dan diformulasikan untuk diaplikasikan pada proses produksi benur udang di hatchery,” jelas Novik.

Menurut Novik, Vibriofag yang telah diseleksi akan mencari dan menginfeksi bakteri Vibrio, mereplikasi diri menjadi ribuan Vibriofag baru, dan keluar untuk menghancurkan sel-sel bakteri Vibrio. Proses ini akan berlanjut secara dinamis, mengontrol jumlah bakteri Vibrio sehingga tidak mengganggu pertumbuhan benur menjadi udang yang sehat. “Hasilnya, udang akan tumbuh dengan baik dan bebas dari penyakit AHPND, bahkan lebih tahan terhadap serangan penyakit lainnya seperti Enterocytozoon hepatopenaei (EHP),” paparnya.

Ia juga menekankan bahwa metode ini memiliki keunggulan karena Vibriofag dapat berkembang biak lebih cepat daripada bakteri Vibrio, sehingga peluang resistensinya sangat kecil. Aplikasi Vibriofag ini sederhana, efisien, dan hanya memerlukan jumlah minimal serta tidak perlu diulang-ulang, karena Vibriofag akan terus bereplikasi dengan sendirinya.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan produksi udang Vaname dapat meningkat, mengatasi masalah penyakit yang mengancam industri perikanan budidaya Indonesia, dan secara signifikan meningkatkan produktivitas udang di tanah air.

Tags: BRINPT Intraco AgroindustryUdang Vaname

Related Posts

Lokasi penebangan pohon di Jalan Riau Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Buntut Penebangan Pohon Jalan Riau, Izin Usaha Diperiksa

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperluas penanganan kasus dugaan penebangan 10 pohon peneduh di Jalan LLRE Martadinata...

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KMP...

Wisman ke Jabar Juni 2026 dan hunian hotel.(Image: BPS Jabar)

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juni 2026 tercatat sebanyak 477...

Jumlah penumpang dan barang angkutan udara.(Image: BPS Jabar)

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah penumpang angkutan udara domestic Jawa Barat pada bulan Mei 2026 naik 22,09 persen dibandingkan April 2026....

Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, H.M. Kunang, menjalani sidang tuntutan Jaksa KPK dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Bupati Bekasi Non Aktif, Ade Kuswara Kunang Dituntut 7 Tahun Penjara

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan senilai...

Ekspor Jabar Juni 2026.(Image: BPS Jabar)

Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 Naik 5,11 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 mencapai USD 19,60 miliar atau naik 5,11 persen dibanding periode yang sama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat