Berita

Braga Bebas Kendaraan Terus Dijajaki

SATUJABAR, BANDUNG – Braga Bebas Kendaraan terus dijajaki untuk segera direalisasikan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Sebagai bagian dari komitmen menyukseskan Braga Free Vehicle (BFV), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan sejumlah langkah strategi. Salah satunya yaitu mengoptimalkan Bandung Tour on Bus (Brandros).

Inisiatif ini bertujuan untuk mengembalikan keunikan dan keindahan Jalan Braga dengan menerapkan konsep car-free (bebas kendaraan) di area tersebut.

Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan, Braga Citywalk akan menjadi zona eksklusif bagi pejalan kaki dan pesepeda, dengan larangan kendaraan bermotor.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman wisata yang berbeda dan menarik bagi wisatawan, tetapi juga mendukung upaya pengurangan kemacetan di pusat kota,” jelas Bambang di Jalan Naripan No.12 Kota Bandung, Jumat, 26 April 2024 dilansir situs Pemkot Bandung.

LANGKAH ANTISIPATIF

Bambang juga menyampaikan, langkah-langkah antisipasi kemacetan yang komprehensif, antara lain:

  1. Rekayasa Lalu Lintas

Akan dilakukan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar Jalan Braga untuk meningkatkan efisiensi mobilitas.

 

  1. Fasilitas Drop Off

Pihak berwenang akan menyediakan area drop-off di simpang-simpang strategis untuk memudahkan akses pengunjung.

 

  1. Parkir On-Street dan Kantong Parkir

Pengunjung akan difasilitasi dengan area parkir on-street dan kantong parkir di aset pemerintah, yang akan memberikan alternatif yang nyaman bagi mereka yang berkunjung.

Selain itu, untuk mendukung aksesibilitas ke area tersebut, pemerintah akan menyediakan layanan shuttle Bandros Sirkular khusus bagi tamu hotel di sekitar Jalan Braga.

“Sebagai langkah persiapan, kita akan mulai melakukan uji coba rute shuttle Bandros di sekitar kawasan Braga pada hari Minggu besok,” jelasnya.

Program BFV merupakan langkah progresif yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pariwisata kota Bandung serta mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

Dengan mengembalikan nuansa dan keunikan Braga Tempo Doeloe, Pemkot Bandung berharap dapat menjaga dan mempromosikan warisan sejarah kota yang berharga.

Bambang mengajak masyarakat Kota Bandung untuk mendukung upaya ini guna memperkuat identitas kota dan menciptakan pengalaman wisata yang berkesan di Jalan Braga.

“Ayo bersama-sama menjaga keindahan dan keunikan kota Bandung!” ajaknya.

Editor

Recent Posts

Wayang Kulit Gegesik & Regenerasi Dalang

KABUPATEN CIREBON —Wayang Kulit Gegesik hadir di Alun-alun Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, menjadi ajang regenerasi…

41 menit ago

Kondisi Satwa Bandung Zoo Prioritas

SATUJABAR, JAKARTA – Kondisi satwa Bandung Zoo menjadi prioritas dalam penanganan eks lembaga konservasi. Hal…

1 jam ago

Logam Berat di Teluk Jakarta, Ini Penjelasan BRIN

SATUJABAR, JAKARTA – Logam berat di Teluk Jakarta terdiri dari seng (Zn), tembaga (Cu), nikel…

2 jam ago

Korban Tewas Gunung Dukono Ditemukan

SATUJABAR, JAKARTA – Korban tewas Gunung Dukono ditemukan Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR)…

2 jam ago

Festival Budaya Nusantara XVII 2026 di Stadion Pakansari Bogor

SATUJABAR, CIBINONG - Festival Budaya Nusantara XVII 2026 hadir atas kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan…

2 jam ago

Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Didatangi Prabowo

SATUJABAR, JAKARTA – Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, didatangi Presiden…

3 jam ago

This website uses cookies.