• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bogor, Salah Satu Kawasan dengan Aktivitas Petir Tertinggi di Dunia. Bagaimana Penjelasannya?

Editor
Senin, 11 November 2024 - 05:33
Tersambar petir

Ilustrasi petir menyambar (pexels)

Bogor, yang dikenal dengan julukan “Kota Hujan,” tidak hanya memiliki curah hujan yang tinggi hampir sepanjang tahun, tetapi juga tercatat sebagai wilayah dengan frekuensi petir terbanyak di dunia.

Hal ini diungkapkan dalam laporan Guinness World Records pada tahun 2019. Kombinasi curah hujan yang melimpah dan tingginya frekuensi petir menjadikan Bogor sebagai salah satu kota dengan aktivitas petir tertinggi secara global.

RelatedPosts

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun! Mantan Wapres RI Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun Di Bulan Ramadan

Dapatkan Sembako Murah di Bazmut Sesi II Mulai 2 Maret! Catat Jadwal dan Lokasinya

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Menurut ahli meteorologi dari IPB University, Sonni Setiawan, fenomena petir di Bogor disebabkan oleh sejumlah faktor atmosferik yang saling berkaitan.

Petir, kata Sonni, adalah bagian dari fenomena badai guruh yang terjadi dalam awan cumulonimbus. Awan jenis ini terbentuk akibat adanya gerak konvektif, yaitu pergerakan vertikal udara lembab yang dipengaruhi oleh gaya apung.

“Proses konveksi ini terjadi ketika udara lembab bergerak naik ke atmosfer dan mendingin, mengubah uap air menjadi awan,” ujar Sonni dikutip situs IPB.

“Kumpulan awan konvektif ini kemudian membentuk awan cumulonimbus yang menjadi penyebab terjadinya badai guruh.”

Sonni menjelaskan bahwa proses konvektif ini tidak terjadi begitu saja. Gerakan vertikal udara lembab membutuhkan pengaruh eksternal (forcing) untuk memicu terjadinya konveksi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain turbulensi atmosfer, perbedaan pemanasan di permukaan bumi, serta kondisi topografi seperti keberadaan pegunungan besar.

“Salah satu faktor eksternal ini berinteraksi dengan variasi angin vertikal (vertical wind shear) yang memungkinkan awan cumulonimbus berkembang menjadi badai guruh,” tambahnya.

Fenomena

Fenomena petir sendiri terjadi akibat pemisahan muatan listrik di dalam awan cumulonimbus. Ketika muatan listrik dalam awan tidak seimbang, loncatan listrik atau petir terjadi untuk menyeimbangkan muatan tersebut.

Menurut Sonni, muatan listrik ini disebabkan oleh kandungan elektrolit dalam tetes air yang ada di awan, yang terbentuk akibat tumbukan antar droplet air. Tetesan air ini mengandung aerosol—partikel seperti garam dan polutan—yang membantu proses pemisahan muatan.

“Selain faktor atmosferik, keberadaan gas polutan dan efek turbulen, perbedaan pemanasan, serta topografi pegunungan besar juga berperan dalam meningkatkan frekuensi petir di Bogor,” jelas Sonni.

Selain itu, Sonni juga menyebutkan bahwa aktivitas matahari, khususnya sunspot (bintik hitam di permukaan matahari), dapat mempengaruhi intensitas petir di atmosfer. Meski demikian, sunspot memiliki siklus 11 tahunan yang berpengaruh pada pola tersebut.

Fenomena petir di Bogor masih menjadi topik yang jarang diteliti secara mendalam. Sonni berharap hal ini dapat menjadi peluang bagi mahasiswa dan peneliti untuk lebih mendalami kajian mengenai fenomena alam ini.

Tags: daerah petirpetir

Related Posts

Jendral TNI (Purn) H Try Sutrisno bin Subandi Wakil Presiden Ke-6 Republik Indonesia.(Wikipedia)

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun! Mantan Wapres RI Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun Di Bulan Ramadan

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'uun. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'aafihi wa'fu'anhu. Jendral TNI (Purn) H Try Sutrisno bin...

Pasar murah di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dapatkan Sembako Murah di Bazmut Sesi II Mulai 2 Maret! Catat Jadwal dan Lokasinya

Editor
2 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bazar Murah Utama (Bazmut) sesi II pada 2–6 Maret 2026 di 15 kecamatan se-Kota Bandung kembali digelar...

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Kabah di Mekkah Arab Saudi.(Foto: Dok. Kementerian Haji)

Perhatian! Arab Saudi Perketat Aturan Umrah di Bulan Ramadan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jemaah umrah pada musim puncak Ramadan 1447 Hijriah...

(Foto: Dok. Kemenpora)

8 Atlet Panjat Tebing Indonesia Diduga Jadi Korban Pelecehan Seks, Erick Thohir Janji Usut Tuntas

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan pelecehan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.