• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BI Gandeng Pesantren Bangun Ketahanan Pangan Lewat Ekosistem Digital

Editor
Jumat, 10 Oktober 2025 - 06:22
BI Gandeng Pesantren Bangun Ketahanan Pangan Lewat Ekosistem Digital

(Foto: Humas Bank Indonesia)

SATUJABAR, JAKARTA — Di tengah tantangan global terhadap sektor pangan, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis yang unik: menggandeng pesantren. Dengan memanfaatkan kekuatan ekosistem digital dan jejaring sosial ekonomi pesantren, BI ingin memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas peran pesantren sebagai motor kemandirian ekonomi umat.

Lebih dari 41 ribu pesantren tersebar di seluruh Indonesia. Tak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, pesantren juga menyimpan potensi ekonomi besar, terutama di sektor pangan halal. Potensi inilah yang kini mulai diorkestrasi melalui peluncuran Dukungan Ekosistem Holding Business Digital Pesantren terhadap Ketahanan Pangan, sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-12 di Jakarta, Rabu (9/10).

RelatedPosts

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

 

Pesantren Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah kolaboratif ini. Menurutnya, melibatkan pesantren dalam program pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Memberdayakan pesantren akan membuat lembaga ini tumbuh menjadi kreatif dan produktif, sehingga berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi. Melalui program ini, diharapkan pondok pesantren tumbuh, daerah tumbuh, ekonomi tumbuh,” ujarnya.

 

Ekosistem Digital: Dari Pesantren untuk Indonesia

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menegaskan, pesantren kini bukan hanya benteng moral dan spiritual, tapi juga kekuatan ekonomi umat.

“Melalui ekosistem digital, kita ingin secara berjamaah membangun pesantren agar tumbuh kokoh, berkah, dan berkelanjutan,” ucap Destry.

Untuk itu, BI menginisiasi berbagai program strategis, antara lain:

Pembentukan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN),

Penguatan Koperasi Digital Pesantren Nusantara,

Pengembangan virtual market “Pesantara”, yang memfasilitasi transaksi antar pesantren, penawaran kerja sama, dan akses pembiayaan melalui BMT, BPRS, dan lembaga keuangan syariah lainnya.

Platform “Pesantara” memungkinkan pesantren memperkuat rantai pasok pangan dari hulu ke hilir, mengoptimalkan aset produktif, dan memperluas akses pembiayaan syariah — menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung dan mandiri.

 

Pangan Halal dan Kompetisi Chef Internasional

Tak hanya di sisi produksi dan distribusi, BI juga memperkuat rantai nilai halal lewat inovasi kuliner. Bersama Islamic Chef and Culinary of Indonesia (ICCI), BPJPH, dan World Islamic Chef’s Association (WICS), BI menggelar Indonesia International Halal Chef Competition (IN2HCC) ke-3 di Jakarta (8/10).

Kompetisi ini menghadirkan 250 peserta dari dalam dan luar negeri, mulai dari chef profesional hingga pelajar vokasi. Sebanyak 20 pakar kuliner internasional dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Arab Saudi turut menjadi juri. Ajang ini menjadi simbol komitmen Indonesia untuk tampil sebagai pusat rujukan kuliner halal dunia.

 

Sinergi Pesantren dan Pemerintah untuk Kedaulatan Pangan

Kolaborasi BI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Agama melalui program ini diharapkan mendorong kemitraan bisnis antar pesantren, memperluas jaringan dengan lembaga keuangan syariah, pemerintah, dan pelaku usaha. Semua bergerak dalam satu visi: kemandirian ekonomi umat dan ketahanan pangan nasional.

“BI akan terus memperkuat sinergi dengan pesantren, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan. Pesantren akan menjadi pilar penting dalam membangun ekonomi syariah yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan dari pesantren, untuk ketahanan bangsa,” pungkas Destry.

Program ini menjadi bukti bahwa kekuatan digital dan kearifan lokal pesantren dapat bersatu untuk menghadapi tantangan pangan masa depan. Dari ruang pesantren, lahir solusi bagi kedaulatan pangan Indonesia.

Tags: bank indonesiaekosistem digitalpesantren

Related Posts

Wanita Dalam Pusaran Narkoba di Cianjur, Dimanfaatkan Para Bandar

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang pria yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan, polisi...

ST (23), pelaku pembunuhan YA (23), mantan istrinya di kamar hotel berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Cirebon Kota.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Polisi berhasil mengungkap kasus kematian wanita muda di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Wanita muda berinisial YA,...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang wanita muda ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Polisi telah berhasil menangkap pria teman...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Pengamanan ASEAN Cup 2026, Polisi Jaga Ketat Jalur ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 2.025 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Polda...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berfoto bersama di acara Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin 21 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Review Kerja Sama Pasar Baru, Farhan: Kembalikan Kepercayaan Pedagang

Editor
22 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan meninjau ulang kerja sama pengelolaan Pasar Baru Trade Center menyusul dinamika yang terjadi sejak...

Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bidik PAD 60 Persen, Farhan: Untuk Kemandirian Fiskal

Editor
22 September 2026

BANDUNG – Pemkot Bandung atau Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Wali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.