• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 25 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BI Gandeng Pesantren Bangun Ketahanan Pangan Lewat Ekosistem Digital

Editor
Jumat, 10 Oktober 2025 - 06:22
(Foto: Humas Bank Indonesia)

(Foto: Humas Bank Indonesia)

SATUJABAR, JAKARTA — Di tengah tantangan global terhadap sektor pangan, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis yang unik: menggandeng pesantren. Dengan memanfaatkan kekuatan ekosistem digital dan jejaring sosial ekonomi pesantren, BI ingin memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas peran pesantren sebagai motor kemandirian ekonomi umat.

Lebih dari 41 ribu pesantren tersebar di seluruh Indonesia. Tak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, pesantren juga menyimpan potensi ekonomi besar, terutama di sektor pangan halal. Potensi inilah yang kini mulai diorkestrasi melalui peluncuran Dukungan Ekosistem Holding Business Digital Pesantren terhadap Ketahanan Pangan, sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-12 di Jakarta, Rabu (9/10).

RelatedPosts

Tiang PJU Roboh di Taman Pramuka Kota Bandung, Diduga Terseret Bus

Arus Mudik Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga: Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Sebanyak 1,6 Juta Unit

Imbauan Menhub Saat Arus Balik Lebaran 2026

 

Pesantren Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi langkah kolaboratif ini. Menurutnya, melibatkan pesantren dalam program pangan sejalan dengan Asta Cita Pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Memberdayakan pesantren akan membuat lembaga ini tumbuh menjadi kreatif dan produktif, sehingga berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi. Melalui program ini, diharapkan pondok pesantren tumbuh, daerah tumbuh, ekonomi tumbuh,” ujarnya.

 

Ekosistem Digital: Dari Pesantren untuk Indonesia

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menegaskan, pesantren kini bukan hanya benteng moral dan spiritual, tapi juga kekuatan ekonomi umat.

“Melalui ekosistem digital, kita ingin secara berjamaah membangun pesantren agar tumbuh kokoh, berkah, dan berkelanjutan,” ucap Destry.

Untuk itu, BI menginisiasi berbagai program strategis, antara lain:

Pembentukan Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN),

Penguatan Koperasi Digital Pesantren Nusantara,

Pengembangan virtual market “Pesantara”, yang memfasilitasi transaksi antar pesantren, penawaran kerja sama, dan akses pembiayaan melalui BMT, BPRS, dan lembaga keuangan syariah lainnya.

Platform “Pesantara” memungkinkan pesantren memperkuat rantai pasok pangan dari hulu ke hilir, mengoptimalkan aset produktif, dan memperluas akses pembiayaan syariah — menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung dan mandiri.

 

Pangan Halal dan Kompetisi Chef Internasional

Tak hanya di sisi produksi dan distribusi, BI juga memperkuat rantai nilai halal lewat inovasi kuliner. Bersama Islamic Chef and Culinary of Indonesia (ICCI), BPJPH, dan World Islamic Chef’s Association (WICS), BI menggelar Indonesia International Halal Chef Competition (IN2HCC) ke-3 di Jakarta (8/10).

Kompetisi ini menghadirkan 250 peserta dari dalam dan luar negeri, mulai dari chef profesional hingga pelajar vokasi. Sebanyak 20 pakar kuliner internasional dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Arab Saudi turut menjadi juri. Ajang ini menjadi simbol komitmen Indonesia untuk tampil sebagai pusat rujukan kuliner halal dunia.

 

Sinergi Pesantren dan Pemerintah untuk Kedaulatan Pangan

Kolaborasi BI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Agama melalui program ini diharapkan mendorong kemitraan bisnis antar pesantren, memperluas jaringan dengan lembaga keuangan syariah, pemerintah, dan pelaku usaha. Semua bergerak dalam satu visi: kemandirian ekonomi umat dan ketahanan pangan nasional.

“BI akan terus memperkuat sinergi dengan pesantren, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan. Pesantren akan menjadi pilar penting dalam membangun ekonomi syariah yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan dari pesantren, untuk ketahanan bangsa,” pungkas Destry.

Program ini menjadi bukti bahwa kekuatan digital dan kearifan lokal pesantren dapat bersatu untuk menghadapi tantangan pangan masa depan. Dari ruang pesantren, lahir solusi bagi kedaulatan pangan Indonesia.

Tags: bank indonesiaekosistem digitalpesantren

Related Posts

Sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh dan menutup sebagian badan jalan di Jalan R.E. Martadinata, kawasan Taman Pramuka, Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung, Selasa 24 Maret 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tiang PJU Roboh di Taman Pramuka Kota Bandung, Diduga Terseret Bus

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Penanganan cepat dilakukan petugas gabungan setelah sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh dan menutup sebagian badan jalan...

Gerbang jalan tol.(Foto: Istimewa)

Arus Mudik Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga: Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Sebanyak 1,6 Juta Unit

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta Bogor Tangerang dan Bekasi selama periode arus mudik H-10 s.d H-2 libur...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.(Foto: Istimewa)

Imbauan Menhub Saat Arus Balik Lebaran 2026

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, SEMARANG - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan...

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.(Foto: Dok. Korlantas Polri)

Kakorlantas: One Way Arus Balik Nasional KM 414 Kalikangkung Berjalan Efektif

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, SEMARANG - Arus lalu lintas masih terkendali pascadiberlakukannya manajemen rekayasa lalu lintas one way nasional di KM 414 Tol...

Ilustrasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Kecelakaan Tunggal, Elf Terguling di Majalengka 3 Orang Tewas

Editor
24 Maret 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Peristiwa kecelakaan mobil elf terguling di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengakibatkan tiga orang pengemudi dan penumpang tewas. Kecelakaan tunggal...

Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memimpin langsung flag off one way nasional arus balik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah Selasa (24/3/2026).(Foto: Korlantas Polri)

Kapolri Pimpin One Way Arus Balik Kalikangkung Arah Jakarta Selasa 24/3/2026

Editor
24 Maret 2026

SATUJABAR, SEMARANG - One way nasional arus balik dari Km 414 Tol Kalikangkung sampai Km 70 Tol Cikampek Utama mulai...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.