• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bermain Alat Musik dari Genteng di Riksa Budaya Kolaborasi Rampak Genteng 2024

Editor
Selasa, 12 November 2024 - 06:46
Kesenian Rampak Genteng.

(FOTO: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, turut ambil bagian dalam Riksa Budaya Jawa Barat Kolaborasi Rampak Genteng 2024 yang digelar di Lapangan Ex Pabrik Gula Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Senin (11/11/2024). Dalam acara ini, Bey memainkan genteng sebagai alat musik, sebuah bentuk kreativitas yang menampilkan keunikan budaya Jawa Barat.

Genteng, yang biasanya digunakan sebagai bahan bangunan, disulap menjadi instrumen musik yang menghasilkan harmoni yang khas. Bey Machmudin mengungkapkan bahwa penggunaan genteng sebagai alat musik ini menunjukkan betapa kreatifnya masyarakat Jawa Barat, serta menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

RelatedPosts

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

“Ini sangat baik sekali. Masyarakat dilibatkan dalam kebudayaan. Kebudayaan yang sangat baik juga, dan cukup unik. Menggunakan genteng sebagai alat musik. Jadi artinya, kita memang sangat kreatif,” ujar Bey dalam sambutannya seperti dikabarkan Humas Pemprov Jabar.

Acara tersebut melibatkan 58 komunitas, pekerja genteng Jatiwangi, dan masyarakat setempat yang bersama-sama memainkan genteng, menciptakan sebuah simfoni yang mengagumkan. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam, budaya lokal, dan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Jawa Barat.

Bey Machmudin juga menambahkan bahwa acara semacam ini tidak hanya mengangkat semangat budaya lokal, tetapi juga membangkitkan kecintaan terhadap tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Jawa Barat. “Harapannya, kegiatan seperti ini diperbanyak tidak hanya di Majalengka, tapi di tempat-tempat lain juga. Kegiatan ini terbukti mampu mendatangkan wisatawan, bahkan dari luar negeri seperti Thailand,” imbuhnya.

Riksa Budaya Jawa Barat Kolaborasi Rampak Genteng 2024 membuktikan bahwa budaya lokal dapat menjadi jembatan persahabatan antarbangsa, sekaligus membawa kebanggaan bagi masyarakat Jawa Barat.

Tags: GentengJatiwangiRampak Genteng

Related Posts

Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian mengenai ibu kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin...

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Editor
16 Juli 2026

N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban manusia yang terus beradaptasi dan...

Museum Musik rencananya akan menempati aset Jiwasraya di Jalan Asia-Afrika Bandung.(Foto: Dok. Jiwasraya)

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang

Editor
15 Juli 2026

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang akan menggunakan aset Jasa Raharja dan Jiwasraya dibawah...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Rute Terpanjang Kereta Api, Sebagian Tembus 1.000 KM

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Rute terpanjang kereta api di Indonesian tercatat beberapa di antaranya ada yang menembus 1.000 KM, menurut data...

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Chairman The Nippon Foundation Yohei Sasakawa mengunjungi Kompleks Kusta Jongaya, RW 04, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (11/7/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Kampung Kusta Jongaya, Menkes: Kusta Bukan Kutukan

Editor
12 Juli 2026

Kampung Kusta Jongaya dikunjungi menjadi wujud komitmen pemerintah bersama mitra internasional untuk mempercepat eliminasi kusta sekaligus menghapus stigma yang masih...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat