• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 23 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Belum Ada Pengumuman Petugas Haji yang Lulus Seleksi, Ini Kata Komnas Haji

Editor
Rabu, 12 Maret 2025 - 02:44
Sebanyak 13 bandara PT Angkasa Pura Indonesia telah selesai melayani keberangkatan 216.250 calon jemaah haji ke Tanah Suci pada tahun ini.

Sebanyak 13 bandara PT Angkasa Pura Indonesia telah selesai melayani keberangkatan 216.250 calon jemaah haji ke Tanah Suci pada tahun ini. (FOTO: Humas Angkasa Pura 2)

Arab Saudi berupaya untuk mengurangi atau melakukan rasionalisasi petugas haji.

JAKARTA — Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj mengungkapkan, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) sedang melakukan lobi-lobi agar Indonesia mendapatkan tambahan kuota petugas haji 2025. Arab Saudi memberikan kuota petugas haji sebesar 2.100 sementara Indonesia berharap 4.200 seperti tahun-tahun sebelumnya.

RelatedPosts

Kapolda Jabar: “Taufik Hidayat Sudah Jadi Tersangka dan Terus Diburu!”

Stimulus Ekonomi di Semester II, Ini Rinciannya…

Kasus Penyekapan dan Penganiayaaan Wanita Muda di Bandung, Taufik Hidayat Ditetapkan DPO dan Terus Diburu Polisi

Mustolih mengatakan, terkait dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi untuk melakukan pengurangan petugas haji, sebenarnya sudah disampaikan sejak beberapa tahun lalu terutama setelah pandemi Covid-19. Tahun 2023 dan 2024 sebetulnya kebijakan pengurangan petugas haji juga sudah disampaikan Arab Saudi.

“Hanya kemudian dengan kepiawaian jajaran di Kementerian Agama dan khususnya di Dirjen PHU itu kemudian berhasil meyakinkan pemerintah Arab Saudi untuk kemudian memberikan kelonggaran kepada misi haji Indonesia untuk diberikan tambahan petugas sebagaimana sebelum pandemi,” kata Mustolih, Rabu (12/3)

Dia mengatakan, sampai hari ini memang lobi-lobi yang dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) dan jajarannya memang belum menemukan titik terang. Belum mendapatkan target yang dicanangkan.

Arab Saudi berupaya untuk mengurangi atau melakukan rasionalisasi petugas haji. Sekarang mereka mulai mengandalkan atau mengedepankan teknologi AI yang bisa membuat rasionalisasi petugas haji.

“Saya kira ini (lobi-lobi ke Arab Saudi) perlu tetap harus dilakukan oleh Menteri Agama dan jajarannya sampai kemudian menjelang kick-off penerbangan jamaah haji kloter terpertama yang nanti akan dilakukan tanggal 2 Mei 2025,” ujar Mustolih.

Dia mengatakan, terkadang pemerintah Arab Saudi memberikan quota tambahan di waktu terakhir. Komnas Haji masih optimis dengan perjuangan Menteri Agama dan jajarannya untuk meyakinkan pihak Arab Saudi agar menambah kuota petugas haji.

Mustolih menambahkan, kalau pada akhirnya ikhtiar itu tidak berhasil, Kementerian Agama perlu membuat skenario atau plan B bahkan skenario terburuk, bagaimana memaksimalkan kinerja 2.100 petugas haji.

“Nah, tentu memang kalau kondisinya seperti itu, itu memang sangat tidak ideal, ini saya kira memang memerlukan kerja keras yang luar biasa kalau misalnya petugasnya hanya di angka 2.000-an,” ujarnya.

Mustolih mengungkapkan, bisa membayangkan 4.200 petugas haji saja masih sangat kewalahan, terutama saat puncak penyelenggaraan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina.

“Nah, ini saya kira menjadi tantangan tersendiri dan bisa menjadi titik lemah dan titik krusial bagi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 ini,” ujarnya.

Padahal, dikatakan dia, haji tahun 2025 sering disebut sebagai haji terakhir yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Karena tahun depan akan berpindah ke badan haji sebagai penyelenggaranya.

“Nah, ini saya kira harus menjadi perhatian betul oleh karena itu saya kira petugas yang lulus nanti saya kira juga harus betul-betul lulus seleksi yang tidak main-main dan harus betul-betul ketat mereka yang secara fisik kuat, memahami manasik dan bisa menyesuaikan medan yang ada di Arab Saudi,” jelas Mustolih.

Mustolih mengatakan bahwa bisa memahami jika sampai hari ini belum ada pengumuman petugas haji yang lulus seleksi. “Nah, ini saya kira dugaan saya faktornya adalah salah satunya adalah adanya juga terkait dengan pemangkasan jumlah petugas haji yang dilakukan oleh Arab Saudi,” ujarnya. (yul)

Tags: arab saudiHajikomnas hajipengumuman petugas hajipetugas haji

Related Posts

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Kapolda Jabar: “Taufik Hidayat Sudah Jadi Tersangka dan Terus Diburu!”

Editor
23 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG-- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan memastikan, sudah menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dalam kasus penyekapan dan...

Presiden Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.(Foto: Kemenko Perekonomian)

Stimulus Ekonomi di Semester II, Ini Rinciannya…

Editor
23 Juni 2026

Stimulus ekonomi digulirkan sebagai langkah proaktif dan antisipatif guna memitigasi berbagai risiko eksternal yang berpotensi memengaruhi perekonomian nasional. SATUJABAR, JAKARTA...

Taufik Hidayat (30), DPO kasus penyekapan dan penganiayaan berat.(Foto:Istimewa).

Kasus Penyekapan dan Penganiayaaan Wanita Muda di Bandung, Taufik Hidayat Ditetapkan DPO dan Terus Diburu Polisi

Editor
23 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat (TH), sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YT, wanita...

ParagonCorp menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB).(Foto: Istimewa)

Kolaborasi Strategis FMIPA ITB dan ParagonCorp, Perkuat Ekosistem Riset Indonesia

Editor
23 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - ParagonCorp menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA ITB)...

Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Setneg)

Ke Jatim, Presiden Prabowo Resmikan Proyek & Hadiri Munas NU

Editor
23 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa (23/06/2026). Kunjungan tersebut...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 23/6/2026 Antam Rp 2.673.000 Per Gram

Editor
23 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 23/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.673.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.