SUMEDANG – Pemkab Sumedang juga menyiapkan ekosistem pendukung penyediaan fasilitas pengisian daya atau charging station becak Listrik yang mulai beroperasi di Sumedang. Pemkab Sumedang mengandeng PLN Sumedang untuk membuat stasiun pengisian becak listrik. “Untuk pengisian daya becak Listrik akan disiapkan fasilitas pengisian daya di Kawasan Taman Endog kerjasama dengan PLN,” kata Bupati Dony Ahmad Munir saat menyerahkan becak Listrik bantuan Presiden Prabowo, Kamis (10/9/2026) dikabarkan Humas Pemkab Sumedang.
Untuk pengisian daya, becak listrik tersebut dapat menggunakan listrik rumah tangga dengan biaya pengisian yang relatif terjangkau. “Pemerintah daerah juga menyiapkan titik-titik pengisian daya, tahap pertama di kawasan Taman Endog yang menjadi pusat keramaian Sumedang,” katanya.
Bupati Dony juga menyebutkan, becak listrik dilengkapi pembayaran digital melalui QRIS dengan dukungan Bank BJB Sumedang. Digitalisasi tersebut penting agar becak Sumedang tidak tertinggal oleh perkembangan zaman sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi tersebut. “Becak Sumedang harus lain dari yang lain. Kami ingin becak ini mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam sistem pembayarannya. Dengan QRIS, masyarakat akan lebih mudah membayar secara digital dan pengemudi juga semakin terbiasa dengan ekosistem ekonomi digital,” ujarnya.
Selain itu, 220 pengemudi penerima bantuan akan difasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi para pengemudi yang selama ini bekerja di sektor informal.
Dony berharap bantuan tersebut tidak berhenti sebagai program pemberian kendaraan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi sekaligus memperkuat karakter Sumedang sebagai daerah yang ramah, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.







