• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 12 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Batagor Isan Perintis Batagor Bandung?

Editor
Minggu, 31 Desember 2023 - 08:36
batagor pertama

Batagor (ilustrasi/Wikipedia)

Batagor Isan diyakini sebagai awal kemunculan produk kuliner dari baso tahu goreng.

Produk kuliner ini merupakan jajanan khas Bandung yang kini sudah dikenal hampir di seluruh wilayah Indonesia.

RelatedPosts

Kampung Kusta Jongaya, Menkes: Kusta Bukan Kutukan

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Secara umum, batagor dibuat dari tahu yang dilembutkan dan diisi dengan adonan berbahan ikan tenggiri dan tepung tapioca.

Kemudian dibentuk menyerupai bola yang digoreng dalam minyak panas selama beberapa menit hingga matang.

Variasi lainnya yaitu siomay, digoreng dan dihidangkan bersama batagor dan dikombinasikan dengan bumbu kacang, kecap manis, sambal, dan air perasan jeruk nipis sebagai pelengkap.

MUNCUL PERDANA

Batagor mulai muncul di berbagai kota di Indonesia pada tahun 1980-an.

Produk ini diyakini pertama kali dibuat pada tahun 1968 di Bandung oleh perantau asal Purwokerto bernama Haji Isan.

Saat ini di Kota Bandung sendiri masih ditemukan batagor dengan brand Isan. Ada yang beroperasi di Bojongloa Kopo yang diyakini sebagai produk rintisan.

Ada pula Batagor Isan yang beroperasi di Jalan Cikawao. Brand Batagor Isan bahkan sudah menyebar jika ketika menggunakan bantuan pencarian mesin Google.

Di kawasan Kopo, ada juga Batagor Yunus yang juga disebut-sebut sebagai produk rintisan batagor bandung.

Menurut cerita para pecinta kuliner, Yunus sama Isan ini memang memiliki kedekatan.

Sebenarnya asal-usul batagor merupakan modifikasi dari sebuah gorengan asal Purwokerto yang telah punah.

Batagor memiliki ciri khas seperti makanan khas Purwokerto lainnya yang kebanyakan digoreng dan disajikan dengan sambal kacang, seperti kampel (ketupat goreng).

Batagor pertama kali dibuat untuk menyelamatkan bakso-bakso yang tidak laku.

Untuk mengurangi kerugiannya, dia kemudian memiliki ide untuk menggiling bakso, memasukkannya ke dalam tahu, menggorengnya, dan menyajikannya dengan sambal kacang seperti siomay atau ngo hiang.

Ide ini kemudian menciptakan hidangan baru bakso tahu goreng disingkat “batagor”.

PRODUK MODERN

Di Bandung, kini terdapat brand batagor lain yang lebih modern seperti Batagor Riri dan Batagor Kingsley.

Cita rasa Riri dan Kingsley agak mirip. Tetapi kedua produk ini cukup berbeda cita rasanya jika dibandingkan dengan Batagor Yunus dan Batagor Isan.

Harganya pun berbeda. Batagor Riri dan Kingsley lebih mahal dibandingkan Batagor Yunus dan Isan.

Sedangkan harga Batagor Yunus dan Batagor Isan tidak berbeda jauh.

 

Tags: Batagor BandungBatagor Isan

Related Posts

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama Chairman The Nippon Foundation Yohei Sasakawa mengunjungi Kompleks Kusta Jongaya, RW 04, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (11/7/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Kampung Kusta Jongaya, Menkes: Kusta Bukan Kutukan

Editor
12 Juli 2026

Kampung Kusta Jongaya dikunjungi menjadi wujud komitmen pemerintah bersama mitra internasional untuk mempercepat eliminasi kusta sekaligus menghapus stigma yang masih...

Asia Africa Festival 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

Editor
11 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Asia Africa Festival 2026 resmi dibuka di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11...

Toko Buku Dahlan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Toko Buku Dahlan, Toko Buku Legenda di Kota Bandung

Editor
8 Juli 2026

64 Tahun adalah waktu yang sangat panjang bagi Toko Buku Dahlan dalam melayani masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan belanja daring...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerahkan Surat Keputusan kepada Ketua Presidium Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Pusat, Naen Suryono, di Sasana Adirasa Pangeran Sambernyawa, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. (Foto: Dok. Kemenbud)

Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Ditetapkan 13 Juli

Editor
7 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 135 Tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang...

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Cerita Wali Kota Bandung Berhasil Gagalkan Aksi Begal di Kircon

Editor
7 Juli 2026

Saat melakukan patroli, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama aparat keamanan berhasil menggagalkan aksi begal terhadap seorang pengendara motor. SATUJABAR,...

Tasyakur Nelayan Santolo.‎(Foto: Ridwan Nur Faozan & Muhammad Sofyan Fauzi/ Diskominfo Kab. Garut)

Tasyakur Nelayan Santolo 2026:  Merawat Laut, Melestarikan Budaya Pantai Santolo

Editor
6 Juli 2026

SATUJABAR, CIKELET GARUT – Ribuan masyarakat dan nelayan di pesisir selatan Kabupaten Garut menggelar acara Tasyakur Nelayan Santolo Tahun 2026...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat