SATUJABAR, SUMEDANG – Bendung Cariang di Desa Ujungjaya, Kecamatan Ujungjaya mulai dikerjakan pembangunannya dan ditargetkan selesai pada 2027.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meninjau langsung lokasi pembangunan bendung yang menjadi salah satu infrastruktur vital bagi sektor pertanian di Ujungjaya yang menjadi lumbung padi Sumedang.
Bendung Cariang memiliki peran strategis karena menjadi sumber irigasi bagi lahan pertanian seluas sekitar 1.603 hektare yang tersebar di enam desa Kecamatan Ujungjaya. “Bendung ini sangat penting artinya bagi pengairan di Ujungjaya karena mengairi lebih dari 1.603 hektare sawah. Dulu bendung ini rusak, sekarang sedang dibangun kembali,” ujar Bupati Dony, Senin (6/7/2026) dilansir laman Pemkab Sumedang.
Menurut Dony, pembangunan saat ini masih berada pada tahap awal dengan progres sekitar 10 persen. Pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembangunan badan bendung beserta penguatannya hingga ditargetkan selesai pada 2027.
Meski proyek masih berlangsung, Bupati memastikan kebutuhan air bagi petani tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah bersama pelaksana proyek, pemerintah kecamatan, dan kelompok tani telah berkoordinasi agar pasokan air irigasi tetap mengalir ke lahan pertanian selama proses konstruksi. “Kami pastikan air tetap dibendung terlebih dahulu kemudian dialirkan ke jaringan irigasi, sehingga sawah masyarakat masih bisa diolah meskipun bendung sedang dibangun,” katanya.
Bupati Dony berharap pembangunan Bendung Cariang dapat berjalan lancar sesuai jadwal sehingga nantinya mampu meningkatkan keandalan sistem irigasi dan produktivitas pertanian di wilayah Ujungjaya.
Ia juga memohon dukungan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, ketidaknyamanan yang dirasakan saat ini bersifat sementara dan akan terbayar dengan manfaat besar setelah bendung selesai dibangun.







