SATUJABAR, GARUT–Seorang balita berusia 2,5 tahun menjadi korban aksi penculikan saat berada di halaman rumahnya di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pelaku terekam kamera pengawas, CCTV, membawa masuk korban ke mobil kemudian kabur.
Aksi penculikan balita berusia 2,5 tahun, yang terjadi di Komplek Perumahan Melayu Asri, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, viral, setelah rekaman kamera pengawas, CCTV, di lokasi kejadian, diunggah ke media sosial. Kejadiannya disebutkan pada Kamis, 05 November 2026.
Dalam rekaman video berdurasi lebih dari satu menit, korban terlihat berjalan di depan gerbang rumah. Tidak lama kemudian, sebuah mobil minibus jenis MPV berwarna putih mendekatinya.
Orang dari dalam mobil membuka sebagian pintu kendaraan dan melambaikan tangan ke arah korban. Balita tersebut mendekatinya, hingga korban ditarik masuk ke mobil.
Kapolres Garut, AKBP Niko Nurillah Adi Putra, membenarkan, telah menerima laporan kasus dugaan penculikan anak balita. Proses penyelidikan langsung dilakukan, sejak menerima laporan.
“Kami membenarkan, ada dugaan penculikan terhadap anak balita. Laporannya sudah diterima, dan langsung dilakukan proses penyelidikan,” ujar Niko kepada wartawan, Sabtu (07/11/2026).
Niko mengatakan, setelah keluarga korban membuat laporan polisi (LP), penyidik mendalami kronologi kejadian, dengan memeriksa sejumlah saksi. Rekaman CCTV di lokasi kejadian, juga menjadi bukti petunjuk untuk mendalami dugaan penculikan terhadap korban berinisial SIA
“Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk rekaman CCTV menjadi bukti petunjuk. Kami terus mendalami setiap informasi yang diperoleh, untuk mengungkap siapa yang terlibat dalam peristiwa dugaan penculikan korban,” jelas Niko.
Niko mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, atau dipastikan kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. Masyarakat yang mengetahui dan memiliki informasi terkait kejadian. diminta segera segera menyampaikannya kepada polisi, untuk membantu proses penyelidikan.
“Mohon doa, dan kami optimis akan segera terungkap,” ungkap Niko.







