• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Atasi Macet, Pemkot Bandung Terapkan Tiga Strategi

Editor
Minggu, 22 Februari 2026 - 08:48
Macet tol

Ilustrasi antrian kendaraan di Tol Pasteur.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Untuk mengatasi persoalan kemacetan yang sudah demikian kentara, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan tiga langkah strategis. Selama ini, kemacetan menjadi salah satu isu public utama karena seling dikeluhkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat Wawancara Khusus “Berita Satu Spesial” B-Tv bertema Satu Tahun Kepala Daerah, Sinergi Pusat & Daerah, Jumat, 20 Februari 2026.

RelatedPosts

Keributan di KM Nelayan Cahaya Mutiara di Sukabumi, 2 Tewas

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Kedua Oktober 2026 Turun 3,15 Persen

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Farhan mengakui, Kota Bandung memiliki potensi besar di bidang pariwisata. Namun, di sisi lain, berbagai persoalan klasik seperti sampah dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang memengaruhi capaian target pertumbuhan daerah.

“Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menghadapi kemacetan ini,” ujar Farhan seperti dikutip dari Humas Pemkot Bandung.

Langkah pertama adalah peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur jalan. Pemkot Bandung bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam pembangunan dan perbaikan jalan.

Ia menyebut, pemerintah pusat telah menyelesaikan dua jalan layang utama, namun masih dibutuhkan pembangunan enam fly over tambahan di lintasan kereta api serta tiga jembatan konektivitas di sekitar Stasiun KCIC Tegaluar dan wilayah Gedebage.

Selain itu, peningkatan kualitas penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi perhatian, terutama di kawasan Jalan Soekarno-Hatta wilayah timur yang dinilai masih menjadi titik persoalan besar.

Langkah kedua adalah penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan melalui sistem ATCS (Automatic Traffic Control System). Sistem ini diharapkan mampu mengatur lalu lintas secara lebih adaptif dan efisien.

Farhan menyebut, implementasi program tersebut tidak mudah karena memerlukan perencanaan matang serta koordinasi lintas pemerintah.

“Tidak mudahnya karena pengadaannya harus betul-betul perencanaan yang sangat baik karena melibatkan tiga organisasi besar, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota,” jelasnya.

Langkah ketiga adalah penguatan transportasi massal. Pemkot Bandung bersama Kementerian Perhubungan dan dukungan World Bank tengah mendorong dua program besar, yakni pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat serta studi kelayakan LRT bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Menurut Farhan, BRT dirancang melayani koridor timur–barat, sementara LRT akan menghubungkan jalur utara–selatan. Skema ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung sistem transportasi massal Kota Bandung.

Namun demikian, ia menyatakan, revitalisasi angkutan kota (angkot) tetap menjadi bagian penting dari sistem baru tersebut. Angkot harus bertransformasi menjadi feeder bagi BRT dan LRT agar sistem transportasi terintegrasi dapat berjalan optimal.

Farhan juga menyoroti persoalan mendasar transportasi di Bandung yang belum mengalami perubahan trayek sejak 1984. Ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi dinilai sudah terlalu tinggi, sehingga dibutuhkan langkah revolusioner untuk mengembalikan minat warga menggunakan transportasi umum.

“Terus terang sekarang ini kualitas kendaraan umum dan transportasi umum di Kota Bandung sangat tidak layak,” ungkapnya.

Farhan mengatakan, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota menjadi kunci dalam mendorong percepatan realisasi berbagai program tersebut.

Menurutnya, pembenahan transportasi bukan hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing pariwisata Kota Bandung ke depan.

Tags: bandung macetmacet bandung

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Keributan di KM Nelayan Cahaya Mutiara di Sukabumi, 2 Tewas

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang dilaporkan tewas setelah terlibat keributan di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Kedua Oktober 2026 Turun 3,15 Persen

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua Oktober...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, (14 Okt).(Foto: Kemendag)

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Editor
15 Oktober 2026

TANGERANG - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi...

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kabupaten Garut)

TPA Pasir Bajing Garut Kembali Dibuka Usai Kebakaran

Editor
15 Oktober 2026

GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing hampir sepenuhnya tuntas....

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Grand Opening Bogor Great Mall di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (14/10/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Grand Opening Bogor Great Mall Dorong Kinerja Investasi Kota Bogor

Editor
15 Oktober 2026

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen mendukung iklim investasi yang kondusif bagi para pengusaha yang ingin menanamkan modalnya di...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan pimpinan DPRD Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

DPRD Kota Bandung Sahkan Perda Bank Perekonomian Rakyat

Editor
15 Oktober 2026

BANDUNG - DPRD Kota Bandung Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.