SATUJABAR, SUKABUMI–Dua orang dilaporkan tewas setelah terlibat keributan di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
Keributan berdarah terjadi di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara saat sedang menangkap ikan di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dalan keributan di atas kapal nelayan penangkap cakalang jenis purse seine, dua orang dilaporkan tewas.
Dari keterangan pengurus paguyuban kapal nelayan, bernama Ujang Suparman, keributan melibatkan sesama anak buah kapal (ABK), yakni ABK dengan kepala kamar mesin (KKM), dan wakilnya. Keributan diduga dipicu ketersinggungan salah satu dari mereka.
“Informasi yang kami peroleh, keributan sesama ABK dengan KKM dan wakilnya. Pemicunya ada yang tersinggung diantara mereka, hingga berujung perkelahian,” ujar Ujang dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).
Tim gabungan Satreskrim dan Polairud Polres Sukabumi langsung bergerak ke lokasi kejadian. Perjalanan dipimpin langsung Kasatreskrim, Iptu Dudi Suharyana dan Kasatpolair, AKP Dadi, berangkat dari Dermaga 2 PPNP Palabuhanratu.
“Saat ini kami sedang menuju lokasi kejadian, setelah menerima laporan. Tim Satreskrim bersama Polairud, juga Inafis dan Dokpol,” ujar Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Siharyana, saat dikonfirmasi.
Dudi membenarkan, laporan yang diterima dua orang tewas akibat keributan di KM Cahaya Mutiara. Tim bergerak menggunakan perahu kecil menuju Teluk Palabuhanratu, lokasi KM Cahaya Mutiara berada, untuk melakukan proses penyelidikan.
Olah TKP digelar di atas kapal, tepatnya di depan ruang kemudi KM Cahaya Mutiara. Proses penyidikan masih dilakukan, termasuk mendalami penyebab kematian kedua korban yang terlibat keributan.







