• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Assyifa dan Fauzan Dinobatkan Jadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2025

Editor
Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:58
Moka Kota Bandung 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Moka Kota Bandung 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Ajang bergengsi Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kota Bandung 2025 resmi melahirkan wajah baru duta budaya dan pariwisata. Assyifa Shandi Gunawan dan Muhammad Mifftah Fauzan terpilih sebagai Mojang dan Jajaka Kota Bandung 2025 pada malam Grand Final yang digelar di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink, Jumat (10/10/2025) malam.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, jajaran DPRD Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta Paguyuban Mojang Jajaka.

RelatedPosts

Komunitas Not So Morning Club, Ruang Bertemu dan Bergerak Bersama

Red Raws Dorong Ekosistem Fotografi di Kota Bandung

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

Ajang Bukan Sekadar Kontes Kecantikan

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa Pasanggiri Mojang Jajaka bukan sekadar kontes kecantikan atau ketampanan, melainkan ruang regenerasi bagi generasi muda untuk mencintai dan mengembangkan budaya Sunda.

“Pasanggiri Mojang Jajaka bukan kontes semata, tetapi ruang pembinaan karakter, wawasan, dan kebanggaan terhadap budaya Sunda,” ujar Farhan.

Dia menambahkan keberhasilan acara ini adalah hasil kolaborasi banyak pihak — pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan generasi muda.

Farhan juga menyebut Oktober sebagai bulan kebangkitan kebudayaan di Kota Bandung, ditandai dengan ragam acara seni dan musik yang digelar hampir setiap pekan.

“Dari hardcore metal di Ujungberung, jazz di tengah kota, hingga malam ini Pasanggiri Mojang Jajaka — semua menggambarkan Bandung sebagai kota budaya yang hidup dan berwarna,” ujarnya melalui keterangan resmi.

 

Tema ‘Pan Rona Bandung’ Soroti Keberagaman Budaya

Kepala Disbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, Pasanggiri Mojang Jajaka 2025 mengusung tema “Pan Rona Bandung”, yang berasal dari kata “pancar” (memancar) dan “rona” (warna). Tema ini merepresentasikan keberagaman serta keindahan Kota Bandung yang memancarkan pesona dari berbagai aspeknya.

“Pan Rona Bandung adalah ajakan untuk mengenal kota ini lebih dalam melalui budaya, sejarah, gaya hidup, dan kreativitas warganya,” kata Adi.

Proses seleksi berlangsung hampir tiga bulan, meliputi seleksi administrasi, pembekalan, serta masa karantina di beberapa lokasi seperti Telkom Corporate University, Bandung Rakuten Hub, dan HARRIS Hotel.

“Kami tidak hanya mencari sosok menarik, tapi juga yang cerdas, komunikatif, dan bersemangat mempromosikan Bandung ke dunia luar,” tambahnya.

 

20 Finalis Bersaing Ketat

Sebanyak 20 finalis (10 pasang) berusia 17–24 tahun bersaing dalam berbagai kategori penilaian, mulai dari wawasan budaya, kemampuan komunikasi, pengetahuan pariwisata, hingga kepedulian sosial.

Berikut hasil lengkap Grand Final Mojang Jajaka Kota Bandung 2025:

Kameumeut (Terfavorit)

  • Jajaka: Muhammad Mifftah Fauzan
  • Mojang: Raisa Putri Amara

Parigel Unjuk Kabisa (Berbakat)

  • Jajaka: Sivan Ijio
  • Mojang: Raisa Putri Amara

Mimitran (Persahabatan)

  • Jajaka: Muhammad Akbar Al-Raffi
  • Mojang: Khalisa Nashwa Widyaning

Wakil 2

  • Jajaka: Ferly Restu Bumi
  • Mojang: Kayla Ashifah

Wakil 1

  • Jajaka: Rizki Fadilah Ramadhan
  • Mojang: Keysha Nathaniella Ariezha

Juara Utama (Pinilih)

  • Jajaka: Muhammad Mifftah Fauzan
  • Mojang: Assyifa Shandi Gunawan

 

Duta Budaya dan Pariwisata Baru

Adi menegaskan, para pemenang bukan sekadar simbol prestasi, tetapi mitra strategis Pemkot Bandung dalam promosi kebudayaan dan pariwisata.

“Mereka akan menjadi agent of change, membawa semangat payus tangtunganana, montekar mikirna, partentan basana, perceka loba kabisa — artinya berpengetahuan, cerdas, santun, dan kreatif,” ujarnya.

Malam Grand Final ditutup dengan sorotan cahaya, tepuk tangan meriah, dan kebanggaan seluruh penonton. Ajang ini menandai lahirnya generasi muda Bandung yang siap menjaga dan memancarkan pesona budaya Sunda ke dunia.

Tags: Farhanjajakakota bandungmojangmoka kota bandung 2025Muhammad Farhan

Related Posts

Komunitas Not So Morning.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Komunitas Not So Morning Club, Ruang Bertemu dan Bergerak Bersama

Editor
17 Agustus 2026

BANDUNG – Komunitas Not So Morning Club menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, membangun pertemanan, sekaligus aktif bergerak melalui kegiatan...

Diskusi Fotografi di Red Raws.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Red Raws Dorong Ekosistem Fotografi di Kota Bandung

Editor
17 Agustus 2026

Fotografi tidak lagi sekadar aktivitas memotret. Perkembangan teknologi dan semakin mudahnya akses terhadap kamera membuat fotografi berkembang menjadi ekosistem yang...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar (kedua kanan) bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan(kanan) saat melepas peserta Baba Lili Tata (BaLiTa) Run 20226 di Batavia PIK, Jakarta, Minggu (16/08/2026).(Foto: Dok. Kemen Ekraf)

Wamen Ekraf Apresiasi Monetisasi IP Lokal Pada Baba Lili Tata Run 2026

Editor
16 Agustus 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi penyelenggaraan Baba Lili Tata (BaLiTa) Run...

Wamen Ekraf Irene Umar di Terasi 2026.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

TERASI 2026, Irene Umar: Indonesia Kaya Talenta

Editor
14 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi pembukaan pameran seni TERASI (Teras...

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Soto Bandung Lejen Jalan Pandu, Bertahan Melintasi Generasi

Editor
13 Agustus 2026

Semangkuk soto mungkin terlihat sederhana. Kuah bening, irisan lobak, potongan daging, taburan daun bawang dan seledri. Namun, di balik kesederhanaan...

Rapat persiapan Festival Tamansari.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Tamansari 2026 Digelar 15 Agustus 2026

Editor
12 Agustus 2026

Festival Tamansari atau Festibal Seni dan Budaya Tamansari 2026 digelar dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bandung Ke-2. SATUJABAR, BANDUNG...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung