• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia dan Negara Lain, Ini Respon Pemerintah

Editor
Selasa, 03 Maret 2026 - 04:05
ayam sentul

Ras ayam sentul (Disnak)

SATUJABAR, RIYADH – Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan impor unggas dan telur secara total dari 40 negara dan parsial dari 16 negara. Larangan terbaru impor dari Indonesia tertuang dalam kebijakan SFDA Nomor 6057 dan mulai berlaku pada 1 Maret 2026.

Atase Perdagangan (Atdag) RI Riyadh di Arab Saudi, Zulvri Yenni, memastikan kebijakan ini tidak berkaitan dengan isu halal, tetapi merupakan upaya pemenuhan kualitas mutu barang beredar di pasar domestik. “Larangan impor ini tidak berkaitan dengan isu halal, tetapi lebih kepada isu pemenuhan kualitas mutu untuk memenuhi persyaratan kesehatan, regulasi, dan standar yang berlaku,” ungkap Zulvri melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Eks Lokalisasi Saritem Bandung Digerebek, 21 Orang Diamankan Positif Narkoba

Ke Jogja, Bupati Kuningan Jengkuk Warganya Korban Kebakaran Warmindo

Menperin Sarmuji: Industri Hijau Bukan Sekadar Kewajiban, tetapi Peluang Ekonomi Baru

Sertifikat halal Indonesia diterima Arab Saudi sejak ditandatanganinya memorandum saling pengertian antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Indonesia (BPJPH) dan SFDA pada 19 Oktober 2023 lalu.

Kebijakan terbaru Arab Saudi ini perlu dilihat sebagai momentum memperbarui status bebas virus flu burung yang dimiliki Indonesia. Saat ini, Indonesia belum merealisasikan kembali ekspor produk unggas dan telur ke Arab Saudi karena belum didapatkannya status bebas flu burung berdasarkan Laporan World Organization for Animal Health (WOAH) yang terakhir diperbarui pada 28 Januari 2026. Zulvri mengatakan, terealisasinya status bebas flu burung akan berdampak positif terhadap pembukaan akses pasar Arab Saudi bagi produk unggas dan telur Indonesia.

Zulvri menambahkan, SFDA akan terus meninjau berkala daftar larangan impor tersebut seiring perkembangan situasi kesehatan global dari Laporan WOAH terkait penyakit hewan, terutama wabah flu burung yang sangat patogen. Langkah tersebut adalah bentuk komitmen Arab Saudi memantau ketat dinamika epidemiologi global yang terus berkembang.

“Kebijakan baru Arab Saudi ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperbarui status bebas virus flu burung sesegera mungkin di Laporan WOAH. Hal ini penting agar pangsa ekspor kita tidak diambil negara kompetitor, terutama dari ASEAN seperti Thailand dan Singapura, yang tidak masuk daftar larangan Arab Saudi,” kata Zulvri.

 

Daftar Lengkap Larangan Impor

Indonesia masuk dalam daftar negara yang terkena larangan total bersama 39 negara dan mitra dagang Arab Saudi lainnya, yaitu Afghanistan, Azerbaijan, Jerman, Iran, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Bangladesh, Taiwan, Djibouti, Afrika Selatan, Tiongkok, Irak, Ghana, Palestina, Vietnam, Kamboja, Kazakhstan, Kamerun, Korea Selatan, Korea Utara, Laos, Libya, Myanmar, Inggris, Mesir, Meksiko, Mongolia, Nepal, Niger, Nigeria, India, Hong Kong, Jepang, Burkina Faso, Sudan, Serbia, Slovenia, Pantai Gading, dan Montenegro.

Sementara itu, larangan parsial diberlakukan pada beberapa provinsi dan kota di 16 negara, yaitu Australia, Amerika Serikat, Italia, Belgia, Bhutan, Polandia, Togo, Denmark, Rumania, Zimbabwe, Prancis, Filipina, Kanada, Malaysia, Austria, dan Republik Demokratik Kongo.

Saat ini, cara agar produk unggas dan telur Indonesia bisa menembus Arab Saudi adalah melalui pemrosesan tertentu yang dibuktikan dengan sertifikat kesehatan. Menurut penjelasan SFDA, daging unggas dan produk terkait yang telah melalui perlakuan panas atau metode pengolahan lain yang cukup untuk menghilangkan virus Newcastle akan dikecualikan dari larangan tersebut. Asalkan, perlakuan tersebut sepenuhnya memenuhi persyaratan kesehatan, regulasi, dan standar yang berlaku.

Proses tersebut juga harus didukung sertifikat kesehatan yang diterbitkan otoritas resmi berwenang di negara asal dan diakui SFDA. Sertifikat itu menyatakan bahwa langkah yang diambil telah memadai untuk menghilangkan virus Newcastle.

Laporan WOAH adalah laporan resmi yang diterbitkan organisasi kesehatan hewan dunia yang dulu dikenal sebagai Office Internasional des Epizooties (OIE). WOAH mengumpulkan data dari negara-negara anggotanya tentang penyakit hewan, kesehatan hewan, penggunaan antibiotik pada hewan, kesejahteraan hewan, dan isu terkait keamanan pangan. Data ini kemudian dirangkum dalam berbagai laporan global dan regional sebagai rujukan beberapa negara untuk mengambil kebijakan pelarangan impor hewan.

Tags: Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesiaayamkemendagtelurunggas

Related Posts

Operasi Antik Lodaya 2026, eks lokalisasi Saritem Bandung digerebek, 21 orang diamankan positif konsumsi narkoba.(Foto:Istimewa).

Eks Lokalisasi Saritem Bandung Digerebek, 21 Orang Diamankan Positif Narkoba

Editor
10 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Operasi Antik Lodaya 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, menyasar eks lokalisasi Saritem. Dalam razia terhadap sarang peredaran narkoba...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjenguk warganya yang menjalani perawatan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Ke Jogja, Bupati Kuningan Jengkuk Warganya Korban Kebakaran Warmindo

Editor
10 Oktober 2026

YOGYAKARTA — Tiga warga Kabupaten Kuningan korban kebakaran Warung Makan Mi Instan (Warmindo) Sumber Rejeki 07 di Mlati, Sleman, Yogyakarta,...

Menperin Muhammad Sarmuji menjelaskan tentang industri hijau.(Foto: Humas Kemenperin)

Menperin Sarmuji: Industri Hijau Bukan Sekadar Kewajiban, tetapi Peluang Ekonomi Baru

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan transformasi menuju industri hijau merupakan peluang ekonomi baru, bukan sekadar kewajiban lingkungan....

surkuit mandalika

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Ciptakan Peluang Kerja Musiman Bagi Warga Lombok

Editor
10 Oktober 2026

LOMBOK - Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tak hanya menghadirkan ajang balap motor kelas dunia, tetapi juga membuka...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, Pilkades Serentak di 92 desa secara digital bukan sekadar perubahan alat dari kertas menjadi perangkat elektronik, tetapi bagian dari keberanian pemerintah desa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Pilkades Elektronik Bagian Transformasi Digital  Sumedang

Editor
10 Oktober 2026

SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, Pilkades Serentak di 92 desa secara  digital bukan sekadar perubahan alat dari...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin beserta jajaran RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (9/10/2026).( Foto: Muhamad Azi Zulhakim/Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut)

RSUD dr. Slamet Garut Menuju Smart Hospital

Editor
10 Oktober 2026

GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut mulai menyiapkan pengembangan pelayanan kesehatan melalui kunjungan kerja pimpinan Perkumpulan Teknik Pelayanan-Kesehatan Indonesia (PTPI) ke...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.