• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Angklung Meriahkan Festival Seni Internasional Terbesar di Australia

Editor
Selasa, 09 September 2025 - 05:40
Tim Muhibah Angklung (TMA), komunitas seni budaya asal Bandung, tampil di Brisbane Festival 2025, festival seni internasional terbesar di Australia.(Foto: Istimewa)

Tim Muhibah Angklung (TMA), komunitas seni budaya asal Bandung, tampil di Brisbane Festival 2025, festival seni internasional terbesar di Australia.(Foto: Istimewa)

SATUJABAR, BRISBANE Australia – Tim Muhibah Angklung (TMA), komunitas seni budaya asal Bandung, tampil di Brisbane Festival 2025, festival seni internasional terbesar di Australia. Kehadiran TMA di perayaan budaya berskala internasional ini menjadi bukti nyata bahwa musik tradisional Indonesia mampu hadir dan diapresiasi di panggung seni dunia. Tim Muhibah Angklung pun diberikan kesempatan untuk tampil pada tanggal 07 September 2025, di dua tempat yang berbeda, Queensland Performing Arts Centre (QPAC) dan South Bank Cultural Forecourt.

Brisbane Festival dikenal sebagai perayaan tahunan yang mempertemukan seniman lokal dan internasional, menghadirkan pertunjukan musik, tari, dan seni pertunjukan yang beragam. Dalam atmosfer penuh energi ini, TMA menyuguhkan harmoni angklung yang berpadu dengan warna-warni budaya Nusantara. Suara bambu yang khas menghadirkan suasana hangat dan menyatukan penonton dari berbagai latar belakang, menciptakan pengalaman budaya yang berbeda dari biasanya.

RelatedPosts

Bupati Kuningan Resmikan Tempat Hiburan Rakyat ‘Puspa Langlangbuana’

Homer Coffee, Destinasi Nongkrong “Kalcer” Baru di Jantung Braga

Bupati Sumedang Lepas Peserta Indonesia 4×4 Overland XXII

“Saya sangat suka dengan energi dari penampilannya yang sangat memukau, perpaduan dengan musik dan tari tradisional serta dengan musik musik yang saya kenal (musik internasional) membuat saya sangat terkesima. Menyeimbangkan hal hal tersebut dalam satu jam adalah cara yang paling indah untuk menghabiskan waktu,” ujar Matt Seery, Creative Producer Brisbane Festival.

“Kesempatan untuk bisa tampil di festival seni terbesar di Australia adalah sebuah pencapaian besar bagi Tim Muhibah Angklung dan juga untuk Indonesia. Terlebih penampilan kami mendapat standing applause dari para penonton yang kebanyakan juga warga lokal. Kami berharap kesan baik yang tercipta di Brisbane Festival dapat membuka jalan bagi tim-tim budaya Indonesia lainnya untuk tampil di panggung dunia,” ucap Maulana Muhammad Syuhada, Founder sekaligus Pembina TMA melalui keterangan resmi.

Respon positif juga datang dari penonton. S. Owen, warga Brisbane yang hadir di lokasi membagikan pengalamannya. “Penampilan ini bukan hanya menghibur tetapi juga membuat saya mengetahui lebih banyak tentang budaya Indonesia. Sebagai seorang yang memiliki garis keturunan Indonesia, penampilan ini terasa emosional bagi saya karena mengingatkan kembali pada kultur saya sendiri.”

Misi Budaya

Partisipasi TMA di Brisbane Festival merupakan bagian dari misi budaya mereka di Australia yang berlangsung dari 19 Agustus hingga 8 September 2025, meliputi penampilan di Brisbane, Sydney, Melbourne, dan Canberra. Selain pertunjukan, rangkaian tur ini juga mencakup berbagai kegiatan yang memperkenalkan kekayaan tradisi Indonesia melalui musik, tari, dan interaksi langsung dengan masyarakat internasional.

Sejak berdiri pada tahun 2015, TMA telah menjalankan misi budaya ke berbagai negara di Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Australia. Dengan konsistensi tersebut, TMA menjadi salah satu komunitas seni yang berperan aktif menjaga keberlangsungan angklung, sekaligus membuktikan bahwa warisan budaya tradisional dapat diterima oleh masyarakat dunia dengan cara yang segar dan relevan.

Warisan Dunia

Angklung sendiri telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia sejak 2010. Pengakuan ini sekaligus menjadi tanggung jawab bagi bangsa Indonesia untuk terus melestarikan dan mempromosikannya. Melalui kehadirannya di Brisbane Festival, TMA menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan angklung sebagai alat diplomasi budaya, penghubung bangsa, sekaligus inspirasi bagi generasi muda agar terus mencintai dan melestarikan budaya sendiri.

Dengan tampil di salah satu panggung seni terbesar di Australia, TMA tidak hanya memperkenalkan musik tradisional, tetapi juga menghadirkan wajah Indonesia yang kreatif dan penuh warna. Partisipasi ini diharapkan memperluas jangkauan angklung di dunia internasional dan memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa dengan kekayaan budaya yang bernilai universal.

Tags: angklungtim muhibah angklungunesco

Related Posts

(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Bupati Kuningan Resmikan Tempat Hiburan Rakyat ‘Puspa Langlangbuana’

Editor
19 April 2026

kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah mendorong penataan dan pengembangan kawasan PKL agar...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Homer Coffee, Destinasi Nongkrong “Kalcer” Baru di Jantung Braga

Editor
19 April 2026

Bagi pecinta kafe dengan suasana santai dan estetik, Homer Coffee hadir sebagai pilihan baru yang wajib dikunjungi di Kota Bandung....

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melepas peserta Indonesia 4x4 Overland.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Lepas Peserta Indonesia 4×4 Overland XXII

Editor
18 April 2026

Tren kunjungan wisatawan ke Sumedang menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir, yang menandakan semakin tingginya daya tarik daerah. SATUJABAR,...

Drama Korea.(Image: X)

“Phantom Lawyer” Puncaki Brand Drama April 2026

Editor
17 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Lembaga riset Korean Business Research Institute merilis peringkat reputasi brand drama untuk bulan April 2026. Hasil ini...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Sambut IKEA di King’s Shopping Center

Editor
16 April 2026

Kondisi retail di pusat kota saat ini masih jauh dari optimal. Dari total potensi yang ada baru sekitar 50 persen...

Sembilan jenama Indonesia hadir di Pop-up Store Kobe.(Foto: Humas Kemendag)

16 Jenama Fesyen Lokal Tampil di Pop-up Store Kobe, Didukung Kemendag – KJRI Osaka

Editor
16 April 2026

Jenama fesyen yang dihadirkan: PROSA Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative.id, Rosita Batik Shibori, Tieka Huza, Dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.