• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 28 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

NGAYOGJAZZ 2026, Wamenekraf: Merawat Kreativitas

Editor
Jumat, 12 Juni 2026 - 10:16
Ngayogjazz 2025.(Foto: Dok. Pemprov DIY)

Ngayogjazz 2025.(Foto: Dok. Pemprov DIY)

NGAYOGJAZZ merupakan festival musik mengedepankan keterlibatan masyarakat sekaligus fleksibilitas ruang kreasi di desa-desa Yogyakarta.

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi festival tahunan  NGAYOGJAZZ yang berbasis komunitas. Panggung ekonomi kreatif lokal ini diharapkan Wamen Ekraf bisa menularkan semangat ruang tumbuh kreativitas dan jejaring lintas sektor.

RelatedPosts

Taklukkan Padang Pasir Bromo, Raih Tiket BRODER50 Cukup dengan Menabung di bank bjb

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari penyelenggara NGAYOGJAZZ 2026 di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

“Hal menarik dari NGAYOGJAZZ yaitu pendekatan acara yang tidak semata mengukur keberhasilan dari aspek komersial, tetapi ada pengalaman, interaksi, hingga dampak ekonomi, sosial budaya, serta lingkungan yang tumbuh secara organik dari masyarakat. Ini bisa menjadi contoh festival tahunan yang bisa menginspirasi ekosistem ekonomi kreatif dengan semangat gotong royong,” ujar Wamen Ekraf dalam audiensi bersama NGAYOGJAZZ di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (10/6).

Bertumbuh sejak 2007, NGAYOGJAZZ semakin dikenal sebagai kegiatan berbasis komunitas di desa-desa Yogyakarta. Tahun ini, NGAYOGJAZZ 2026 siap menghadirkan pendekatan yang tak biasa dalam penyelenggaraan festival musik yaitu kolaborasi lintas komunitas. Selain berorientasi sebagai panggung seni pertunjukan, festival ini akan menciptakan ruang pertemuan antara musisi, masyarakat, dan berbagai pejuang subsektor ekraf.

“Kita perlu mempertemukan talenta kreatif dengan ruang, festival, atau panggung yang tersedia. Banyak komunitas dan musisi yang membutuhkan panggung, sementara di sisi lain ada fasilitas yang belum dimanfaatkan maksimal. Peran Kementerian Ekraf tentu membuka akses, menjembatani kolaborasi, dan menciptakan peluang agar kreativitas bisa berkembang menjadi perputaran ekonomi,” ungkap Wamen Ekraf.

Di tempat yang sama, Ajie Wartono sebagai Festival Director NGAYOGJAZZ menyampaikan bahwa festival musik ini mengedepankan keterlibatan masyarakat sekaligus fleksibilitas ruang kreasi di desa-desa Yogyakarta yang membangun pertemuan lintas budaya dan lintas generasi. Selain menargetkan lebih dari 40 UMKM, NGAYOGJAZZ juga punya target 30.000 pengunjung, baik domestik maupun mancanegara.

“Sejak dahulu, kami menyebut NGAYOGJAZZ bukan sekadar festival musik, tetapi suatu ‘peristiwa seni dan budaya’ yang mendorong eksperimentasi musisi dan interaksi berbagai elemen masyarakat. Kemudian kami bangun suasana pertemuan sekaligus ruang kolaborasi yang mana tak hanya musisi yang terlibat, tetapi juga pengrajin, komunitas, akademisi, media, hingga warga desa yang memunculkan ekosistem kreatif untuk terus berkembang,” ucap Ajie Wartono.

Selain menghadirkan pertunjukan musik, event juga mendorong berbagai aktivitas turunan seperti pelatihan membatik atau tari, workshop profesi kreatif, kolaborasi lintas komunitas, hingga praktik penyelenggaraan festival musik yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan manfaat ekonomi lokal.

Masyarakat desa setempat memiliki kesempatan untuk memperoleh pendapatan langsung melalui penjualan makanan, oleh-oleh khas desa, dan pengelolaan parkir bagi para pengunjung. Seluruh hasil dari bazar dan parkir sepenuhnya menjadi milik warga, tanpa ada potongan yang diambil oleh pihak NGAYOGJAZZ.

Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam audiensi yaitu Direktur Musik Mohammad Amin. Hadir pula Board of Event Creative, Hendy Setyawan; Board Creative NGAYOGJAZZ, Novindra Diratara; serta perwakilan dari UKP Bidang Ekonomi Kreatif, Fikri.

Tags: Irene UmarjazzNGAYOGJAZZ

Related Posts

bank bjb bromo desert race 2026

Taklukkan Padang Pasir Bromo, Raih Tiket BRODER50 Cukup dengan Menabung di bank bjb

Editor
27 Juli 2026

BANDUNG – Semangat menjalani gaya hidup sehat kini dapat diwujudkan bersamaan dengan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak. Melalui program promo...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia.(Foto: Setneg)

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Editor
27 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah secara resmi menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Dalam keterangannya di Bank...

Jember Fashion Carnaval.(Foto: Humas Kemenpar)

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Editor
27 Juli 2026

SATUJABAR, JEMBER - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 sebagai salah satu event...

Bandung kembali menghadirkan ruang apresiasi seni dan budaya melalui penyelenggaraan Bandung Arts Festival (BAF) #12 di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK), Sabtu 25 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandung Arts Festival #12, Kolaborasi Seni Lintas Negara

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bandung kembali menghadirkan ruang apresiasi seni dan budaya melalui penyelenggaraan Bandung Arts Festival (BAF) #12 di Gedung...

Rest Area Kiara Artha Park.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Rest Area 78 Kiara Artha Park yang Serba Komplet

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Kiara Artha Park yang berada di Jalan Banten tak hanya sekedar taman seluas 2,9 hektar. Hadirnya Rest...

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong PT Indobox Cinematic Buana memperluas distribusi film nasional melalui pengembangan bioskop modular (micro-cinema) sebagai bioskop rakyat.(Dok. Kemenekraf)

Bioskop Rakyat Segera Hadir, Kolaborasi Kemenekraf & Indobox

Editor
25 Juli 2026

Bioskop Rakyat merupakan ikhtiar untuk mendistribusikan film nasional melalui pengembangan bioskop modular (micro-cinema). SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat