• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 5 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Anak Harimau Mati di Kebun Binatang Bandung, Kena Virus Bukan Lalai

Editor
Kamis, 26 Maret 2026 - 08:07
Kondisi anak harimau di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kondisi anak harimau di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan, kematian seekor anak harimau Benggala di Kebun Binatang Bandung bukan disebabkan oleh kelalaian perawatan, melainkan akibat infeksi virus bawaan dari induknya.

Anak harimau tersebut Hara yang dilaporkan mati pada usia 8 bulan, Selasa 24 Maret 2026. Sedangkan anak harimau lainnya yaitu Hara, kembaran Huru. Dua anak harimau itu lahir 12 Juli 2025 dari pasangan Sahrulkan dan Jelita.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

FIFA ASEAN Cup 2026: Tiket Final Senin 5 Oktober Ludes

Farhan menjelaskan, induk harimau tersebut merupakan carrier atau pembawa virus yang kemudian menular kepada anak-anaknya sejak lahir.

Dari dua anak harimau yang terinfeksi, satu tidak berhasil diselamatkan. Sedangkan yang lainnya masih dalam penanganan intensif.

“Bukan karena tidak terawat, tapi karena virus yang dibawa induknya. Ini memang virus khas pada keluarga kucing besar,” ungkap Farhan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu, 25 Maret 2026 dilansir laman bandung.go.id.

Ia mengungkapkan, virus yang menyerang tersebut adalah Feline Panleukopenia, penyakit yang umum menyerang keluarga felin seperti harimau dan kucing.

Virus ini diketahui dapat menyebabkan penurunan drastis sel darah putih, sehingga membuat kondisi tubuh hewan menjadi sangat lemah.

Menurut Farhan, seluruh anak harimau langsung dipisahkan dari induknya sebagai langkah penanganan sejak awal.

Sedangkan induknya dalam kondisi sehat karena telah memiliki daya tahan terhadap virus tersebut, sementara anak-anaknya masih rentan.

Pemerintah Kota Bandung bersama tim dokter hewan kini terus melakukan pemantauan ketat terhadap satu anak harimau yang masih bertahan.

Berdasarkan laporan terbaru, kondisi anak harimau tersebut mulai membaik.

“Diare sudah tidak ada, muntah juga berhenti, dan kondisinya lebih aktif dibandingkan hari sebelumnya. Makan juga sudah mulai masuk,” jelasnya.

Penanganan medis dilakukan secara intensif oleh tim yang terdiri dari lima dokter hewan.

Pengobatan meliputi pemberian antibiotik, antiemetik (anti-muntah), cairan rehidrasi untuk mencegah dehidrasi, suplemen imun, serta antivirus.

Farhan menyebut, anak harimau tersebut telah melewati fase kritis selama 72 jam, yang menjadi indikator penting dalam proses pemulihan.

“Biasanya kalau sudah lewat fase kritis ini, peluang untuk terus membaik semakin besar. Tapi tetap harus dipantau secara intensif,” katanya.

Ia memastikan, tidak ada unsur penelantaran dalam kasus ini. Seluruh tenaga medis disebut siaga penuh sejak awal penanganan.

Ke depan, Farhan mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh dalam pengelolaan satwa, khususnya terkait pengawasan penyakit menular pada hewan.

“Ini jadi pelajaran penting. Virus ini memang salah satu yang paling perlu diwaspadai di kebun binatang yang memiliki koleksi kucing besar,” ujarnya.

Pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kota, lanjut Farhan, akan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali, sekaligus menjamin kesejahteraan seluruh satwa di kebun binatang tetap terjaga.

“Saya sangat prihatin dan sedih, tapi ini menjadi perhatian serius agar ke depan bisa kita antisipasi dengan lebih baik,” pungkasnya.

Tags: anak harimau matikebun binatang bandung

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto:Istimewa).

FIFA ASEAN Cup 2026: Tiket Final Senin 5 Oktober Ludes

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.