• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Agus Gumiwang: Industri Nasional Tumbuh & Tangguh

Editor
Jumat, 07 November 2025 - 07:24
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (6/11/2025).(Foto: Humas Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (6/11/2025).(Foto: Humas Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Sektor industri manufaktur Indonesia masih menunjukkan kinerja yang terus menguat meski dihadapkan pada berbagai tekanan global. Hal ini seiring dengan tekad pemerintah melalui kebijakan yang dipastikan efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, dukungan pasar, serta penguatan daya saing industri dalam negeri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Perindustrian, industri pengolahan nonmigas (IPNM) tumbuh sebesar 5,58 persen pada triwulan III tahun 2025. Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,04 persen.

RelatedPosts

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Pendapatan Usaha Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Kuartal III 2026

Musim Hujan 2026/2027: BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

“Dengan capaian itu, sektor industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi terhadap ekonomi, yaitu sebesar 1,04 persen, menegaskan peran strategis sektor manufaktur sebagai motor penggerak ekonomi nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (6/11) melalui keterangan resminya.

Dari sisi pengeluaran, tingginya pertumbuhan manufaktur ditopang oleh ekspor dan investasi. Pada triwulan III 2025, eskpor non migas tumbuh sebesar 12,56 persen (y on y) dan dengan berkontribusi sebesar 85,21 persen terhadap total ekspor nasional. Lima produk manufaktur telah menjadi komoditas andalan ekspor nasional dengan pertumbuhan tertinggi pada kuartal III 2025 adalah lemak & minyak hewan/nabati, besi baja, mesin dan peralatan listrik, perhiasan dan permata, kendaraan dan bagiannya yang tumbuh masing-masing sebesar 50,34 persen, 15,88 persen 17,55 persen, 82,43 persen dan 8,12 persen.

“Produk manufaktur telah menjadi andalan dalam ekspor Indonesia keluar negeri. Hal ini tidak saja membuktikan daya saing perusahaan industri dalam negeri mampu bersaing dengan perusahaan industri negara lain, namun juga telah menjadi motor penggerak perekonomian. Pertumbuhan ekspor produk manufaktur pada kuartal ini juga terus berdampak terhadap surplus neraca dagang Indonesia,” ujar Menperin.

Sepanjang periode Januari – September 2025, realisasi investasi di sektor ini mencapai Rp562,7 triliun. Angka tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp178,9 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp383,8 triliun.

“Dari sisi investasi, industri manufaktur menyumbang 37,73 persen terhadap total investasi nasional. Sementara untuk ekspor, kontribusinya bahkan mencapai 81 persen dari total ekspor nasional. Hal ini menunjukkan bahwa iklim investasi di Indonesia terutama sektor manufaktur masih menarik bagi investor asing dan dalam negeri,” ungkap Menperin.

Dari sisi tenaga kerja, industri pengolahan menyerap tenaga kerja sebanyak 20,31 juta tenaga kerja atau sekitar 13,86 persen dari total tenaga kerja nasional. Dalam periode Febuari – Agustus 2025 industri pengolahan menyerap tenaga kerja sekitar 210 ribu orang dan merupakan sektor ekonomi kedua terbesar menyerap tenaga kerja setelah sektor kontruksi.

“Industri pengolahan telah menjadi sektor penyerap tenaga kerja kedua terbesar pada periode Februari sampai Agustus 2025. Hal ini membuktikan bahwa kinerja manufaktur telah menciptakan lapangan kerja formal bagi rakyat Indonesia yang telah masuk usia kerja. Penyerapan tenaga kerja sektor manufaktur telah berkontribusi terhadap ekonomi keluarga pekerja dan perekonomian nasional. Bahkan terdapat industri juga telah menyerap pekerja yang terkena PHK disektor ekonomi lain,” ujar Agus.

Meski tumbuh cukup tinggi, utilisasi sektor manufaktur masih pada level 59,28 persen. Masih terbuka ruang untuk meningkatkan utilisasi produksi manufaktur melalui peningkatan permintaan produk manufaktur, baik domestik maupun ekspor serta peningkatan efisiensi produksi sehingga utilisasi mencapai titik optimalnya.

“Tingkat utilisasi industri pengolahan nonmigas saat ini berada pada level 59,28 persen, menandakan masih terbuka ruang yang besar untuk ekspansi dan peningkatan kapasitas produksi nasional sampai pada titik optimumnya guna mencetak PDB lebih besar lagi,” ujar Menperin.

Tags: Agus Gumiwang Kartasasmitaindustri indonesiaMenperin

Related Posts

Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.(Foto: Humas KCIC)

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Sebanyak 76% penggunaan tiket saat proses boarding Kereta Cepat Whoosh pada periode Januari–September 2026 dilakukan melalui tiket digital...

Jalan tol Jasa Marga.(Foto: Humas Jasa Marga)

Pendapatan Usaha Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Kuartal III 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mencatatkan kinerja keuangan yang positif hingga kuartal III 2026, didukung oleh kontribusi...

Memasuki Musim Penghujan, Ratusan TPS di Majalengka Rawan Bencana

Musim Hujan 2026/2027: BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan delapan langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi musim hujan 2026/2027. Langkah tersebut mencakup pemetaan...

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cimayor Sumedang

Selamatkan Ayam Piaraan, Pria ASN di Bandung Tewas di Tangan Pencuri

Editor
1 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pria aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas di tangan pencuri saat berusaha mempertahankan ayam...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat acara Anugerah ASN Berprestasi dan ASN Teladan Tahun 2026 di Hotel Grandia, Jumat 30 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

ASN Award 2026 Kota Bandung untuk Memacu Kinerja

Editor
1 November 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi melalui ajang ASN Award. Penghargaan ini...

Foto : Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (30/10). (BPBD Kabupaten Sinjai)

Kejadian Bencana dan Penanggulannya Per Sabtu 31 Oktober 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.