• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 2 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenhut Perkuat Operasi Udara-Darat Hadapi Dinamika Hotspot Karhutla

Editor
Jumat, 02 Oktober 2026 - 04:36
Petugas berjuang memadamkan karhutla. Menurut Kemenhut, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Petugas berjuang memadamkan karhutla. Menurut Kemenhut, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

JAKARTA – Kementerian Kehutanan terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peningkatan kesiapsiagaan personel, pemantauan kondisi lapangan, serta operasi pemadaman darat dan udara di sejumlah wilayah rawan.

Melalui keterangan resmi Kemenhut, penguatan langkah pengendalian dilakukan seiring dengan dinamika perkembangan titik panas (hotspot) yang masih terpantau di beberapa wilayah Indonesia. Pemerintah terus melakukan pemantauan secara intensif dan memastikan setiap indikasi kebakaran dapat segera diverifikasi serta ditangani bersama oleh seluruh unsur terkait.

RelatedPosts

OJK Luncurkan RP3I, Perkuat Resiliensi dan Penggerak Ekonomi

Polda Jabar Gelar Operasi Antik Lodaya 2026, Bidik Peredaran Narkotika

OJK Lantik Pejabat Baru, Penguatan Organisasi

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan, Kamis (1/10) pukul 21.10 WIB, terdeteksi sebanyak 582 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) berdasarkan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pemantauan sebelumnya pada Rabu (30/9) yang mencatat sebanyak 521 titik panas. Adapun sebaran titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi tercatat berada di beberapa wilayah, yaitu:

  • Kalimantan Tengah sebanyak 205 titik;
  • Sumatera Selatan sebanyak 78 titik;
  • Kalimantan Selatan sebanyak 63 titik;
  • Riau sebanyak 2 titik;
  • Kalimantan Barat sebanyak 0 titik; dan
  • Jambi sebanyak 0 titik.

 

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa data hotspot merupakan indikator awal berdasarkan deteksi satelit terhadap anomali suhu permukaan. Setiap indikasi hotspot tetap membutuhkan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi aktual di lokasi. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa titik panas, sehingga informasi satelit menjadi salah satu dasar bagi petugas dalam menentukan lokasi prioritas pengecekan dan penanganan.

 

Kondisi Kualitas Udara Terus Dipantau

Selain pemantauan titik panas, pemerintah juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kualitas udara sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat terdampak karhutla. Pemantauan kualitas udara dilakukan berdasarkan parameter PM2,5, yaitu partikel udara berukuran sangat kecil dengan diameter kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer yang dapat menjadi indikator keberadaan partikulat di udara.

Berdasarkan pemantauan terkini, kondisi kualitas udara di sebagian wilayah Indonesia berada pada kategori baik hingga sedang. Pemerintah terus melakukan pemantauan perkembangan kualitas udara, terutama pada wilayah yang terdapat aktivitas kebakaran maupun potensi terdampak asap. Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan informasi kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila terjadi penurunan kualitas udara, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat dengan gangguan kesehatan pernapasan.

 

Operasi Pemadaman Darat dan Udara Terus Diperkuat

Dalam menghadapi kondisi tersebut, pemerintah terus memperkuat operasi pengendalian karhutla secara terpadu bersama BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, BMKG, Manggala Agni, serta berbagai unsur terkait lainnya. Sebanyak 61 unit armada udara disiagakan untuk mendukung patroli udara, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta pemadaman melalui metode water bombing.

Selain dukungan operasi udara, pengendalian karhutla juga dilakukan melalui patroli pencegahan, pemantauan wilayah rawan, pengecekan lapangan terhadap indikasi hotspot, pemadaman darat, serta pendinginan (mopping up) untuk memastikan api tidak kembali muncul.

 

Penyelamatan Satwa Terdampak Karhutla Dilakukan Secara Terpadu

Selain melakukan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, Kementerian Kehutanan juga melakukan penyelamatan terhadap satwa liar yang terdampak akibat kejadian karhutla. Penanganan satwa dilakukan melalui mekanisme respons terpadu oleh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Kehutanan, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), bersama para pihak terkait.

Setiap laporan keberadaan satwa liar terdampak karhutla dilakukan melalui tahapan verifikasi dan asesmen lapanganuntuk memastikan kondisi satwa serta menentukan tindakan penanganan yang sesuai. Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat yang menemukan satwa liar terdampak kebakaran, terluka, terjebak, atau masuk ke kawasan permukiman untuk tidak melakukan penanganan maupun evakuasi secara mandiri.

Masyarakat diharapkan menjaga jarak aman, tidak memberikan perlakuan yang dapat membahayakan satwa, serta segera melaporkan kepada BKSDA atau petugas kehutanan terdekat agar dapat dilakukan penanganan secara tepat.

Masyarakat Berperan Penting dalam Pencegahan Karhutla

Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama pada wilayah yang masih mengalami kondisi kering. Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakarkarena dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran yang berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, satwa liar, dan aktivitas masyarakat.

Apabila menemukan asap, titik api, aktivitas pembakaran, maupun satwa liar yang membutuhkan penanganan, masyarakat dapat segera melaporkan agar respons dapat dilakukan sedini mungkin. Kementerian Kehutanan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, BMKG, Manggala Agni, serta seluruh unsur masyarakat akan terus memperkuat kolaborasi dalam pencegahan dan pengendalian karhutla untuk melindungi hutan, lingkungan, keanekaragaman hayati, dan masyarakat.

Tags: karhutlaKemenhut

Related Posts

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 2026-2030.(Foto: Humas OJK)

OJK Luncurkan RP3I, Perkuat Resiliensi dan Penggerak Ekonomi

Editor
2 Oktober 2026

DENPASAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 2026-2030 sebagai langkah strategis untuk memperkuat...

Irwasda Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Benny Subandi.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Gelar Operasi Antik Lodaya 2026, Bidik Peredaran Narkotika

Editor
2 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menggelar Operasi Antik Lodaya 2026. Operasi digelar selama 10 hari, difokuskan pada pemberantasan kejahatan narkotika, termasuk...

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat setingkat Deputi Komisioner dan Kepala OJK Daerah di Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.(Foto: Humas OJK)

OJK Lantik Pejabat Baru, Penguatan Organisasi

Editor
2 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas kelembagaan dan kesinambungan kepemimpina​n melalui pelantikan pejabat baru untuk mendukung pelaksanaan...

Peresmian Gerai CERDAS PeKA (2/10) di Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.(Foto: Dok. Bank Indonesia)

Perkuat Literasi Generasi Muda, Bank Indonesia Hadirkan Gerai Cerdas Peka Di Universitas Airlangga

Editor
2 Oktober 2026

SURABAYA - Kecakapan mahasiswa menggunakan teknologi perlu diikuti kemampuan mengenali dan mengelola risiko, dari digital savvy menjadi risk savvy. Penipuan...

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi.(Foto:Istimewa).

Dirjenpas Mashudi Mundur Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong Bogor

Editor
2 Oktober 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Mashudi disebutkan sebagai...

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cimayor Sumedang

Mayat Pria Ditemukan Terbungkus Karung di Tol Bocimi, Sulit Dikenali

Editor
2 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Mayat pria ditemukan terbungkus karung di kolong jembatan Tol Bocimi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Polisi sulit mengenali mayat pria...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.