• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
Rabu, 16 September 2026 - 06:53
Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

MADIUN – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji dan umrah sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha dan UMKM.

Kepala Subdirektorat Fasilitasi Kemitraan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Suviyanto, mengatakan penyelenggaraan expo ini memiliki potensi besar karena mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, mitra penyelenggara, serta masyarakat dalam satu ekosistem.

RelatedPosts

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

“Expo ini bukan hanya menjadi ruang pertemuan, tetapi juga momentum untuk membangun kolaborasi dan memperkuat ekosistem ekonomi yang tumbuh dari penyelenggaraan haji dan umrah. Karena itu, persiapannya perlu dilakukan bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas,” ujar Suviyanto dalam Rapat Teknis Persiapan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 di Balai Kota Madiun, Selasa (15/9/2026) dilansir laman Kemenhaj.

Expo ini akan digelar bersamaan dengan agenda Kick Off Manasik Haji Akbar 2026. Agenda tersebut dicanangkan sebagai langkah awal untuk mempersiapkan manasik bagi jemaah haji yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M serta masyarakat lainnya yang ingin menggali ilmu manasik haji. Agenda Kick Off Manasik Haji Akbar tersebut akan menghadirkan 15 ribu jemaah secara langsung serta 150 ribu jemaah dari seluruh wilayah di Indonesia secara daring.

Menurut Suviyanto, antusiasme terhadap penyelenggaraan expo sendiri cukup tinggi. Kegiatan tersebut diproyeksikan menghadirkan sekitar 300 tenant. Hingga tahap persiapan saat ini, sekitar 260 tenant telah tercatat untuk berpartisipasi.

Jumlah pengunjung juga diperkirakan mencapai hampir 10 ribu orang. Potensi tersebut dinilai menjadi peluang untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan yang mendukung kebutuhan jemaah haji dan umrah.

“Dengan jumlah tenant dan pengunjung yang cukup besar, kita ingin expo ini benar-benar memberikan nilai tambah. Bukan hanya bagi penyelenggara kegiatan, tetapi terutama bagi pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem haji dan umrah,” katanya.

 

Jawa Timur Miliki Potensi Besar

Suviyanto menjelaskan, Jawa Timur dipilih sebagai salah satu lokasi strategis penyelenggaraan expo karena memiliki jumlah jemaah haji yang besar. Selain itu, Kota Madiun juga merupakan sentra perdagangan dan bisnis di wilayah Jawa Timur. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan besarnya potensi pasar bagi pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

“Jawa Timur memiliki basis jemaah yang sangat besar. Ini menjadi kekuatan yang perlu kita hubungkan dengan pelaku usaha dan UMKM agar aktivitas haji dan umrah juga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Suviyanto.

Kemenhaj, lanjutnya, ingin mendorong agar produk-produk UMKM yang terlibat dalam ekosistem haji dan umrah tidak berhenti pada pasar lokal. Produk yang memiliki kualitas dan daya saing diharapkan dapat berkembang pada skala nasional hingga menembus pasar internasional.

“Harapannya UMKM kita bisa naik kelas. Dari yang awalnya bermain di tingkat daerah, kemudian mampu masuk ke pasar nasional, bahkan kalau memungkinkan menjadi bagian dari rantai ekonomi haji dan umrah di tingkat internasional,” ujarnya.

Kemenhaj juga mendorong agar model penyelenggaraan expo dapat dikembangkan ke sejumlah wilayah lain. Dalam rencana awal, kegiatan serupa berpeluang diselenggarakan antara lain di Yogyakarta, wilayah Sulawesi, dan Padang.

Suviyanto berharap penyelenggara kegiatan, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dapat membangun pola kolaborasi yang kuat sejak tahap perencanaan.

“Penyelenggaraan kegiatan sebesar ini tidak mungkin berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah, pelaku usaha, penyelenggara acara, komunitas, dan seluruh unsur yang memiliki keterkaitan dengan pelayanan haji dan umrah,” tegasnya.

Kolaborasi tersebut dinilai semakin penting karena ekosistem haji dan umrah Indonesia memiliki skala yang besar. Dengan basis jemaah yang luas, pengembangan sektor ekonomi pendukung membutuhkan koordinasi serta kesinambungan program dari pusat hingga daerah.

“Yang ingin kita bangun adalah ekosistem. Ketika semua pihak bergerak bersama, kegiatan seperti expo tidak berhenti menjadi sebuah event, tetapi dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kemitraan dan peluang ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Suviyanto.

Tags: Expo UMKM

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

Editor
3 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan berbagai komunitas pengusaha memperkuat dukungan bagi pelaku...

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.