• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 11 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Posisi Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Triwulan II 2026 Turun

Editor
Jumat, 11 September 2026 - 05:42
Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

(Image: Bank Indonesia)

JAKARTA – Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada triwulan II 2026 mencatat kewajiban neto yang menurun. Pada akhir triwulan II 2026, PII Indonesia mencatat kewajiban neto sebesar 197,4 miliar dolar AS, turun dibandingkan dengan kewajiban neto pada akhir triwulan I 2026 sebesar 223,0 miliar dolar AS. Kewajiban neto yang menurun tersebut bersumber dari penurunan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) dan peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).

Posisi KFLN Indonesia menurun tetapi aliran masuk modal asing pada investasi langsung dan investasi portofolio tetap berlanjut. Posisi KFLN Indonesia pada akhir triwulan II 2026 tercatat sebesar 769,0 miliar dolar AS, turun sebesar 1,9% (qtq) dari 783,7 miliar dolar AS pada akhir triwulan I 2026. Investasi langsung dan investasi portofolio tetap membukukan surplus sebagai cerminan terjaganya persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi domestik, inflasi yang terjaga, dan imbal hasil investasi yang menarik. Perkembangan posisi KFLN juga dipengaruhi oleh penurunan nilai instrumen keuangan domestik karena faktor revaluasi harga dan penguatan nilai tukar dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk Rupiah.

RelatedPosts

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif, Resiliensi Tinggi Hingga Juli 2026

50 Juta Masyarakat Akan Akses Portal Bansos, Kemkomdigi Uji Ketahanan Sistem

Wamendag & Dubes Arab Saudi Bahas Ekspor Produk Halal

Posisi AFLN Indonesia meningkat didorong oleh transaksi pada berbagai instrumen finansial luar negeri. Posisi AFLN pada akhir triwulan II 2026 tercatat sebesar 571,5 miliar dolar AS, naik 1,9% (qtq) dari 560,7 miliar dolar AS pada akhir triwulan I 2026. Sebagian besar komponen AFLN mengalami peningkatan posisi, terutama pada aset investasi lainnya, investasi langsung, dan investasi portofolio.

Bank Indonesia memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan II 2026 tetap terjaga sehingga mendukung ketahanan eksternal. Hal ini tecermin dari rasio PII Indonesia terhadap PDB pada triwulan II 2026 sebesar 13,3%, lebih rendah dibandingkan 15,2% pada triwulan I 2026. Selain itu, struktur kewajiban PII Indonesia juga didominasi oleh instrumen berjangka panjang terutama dalam bentuk investasi langsung. Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek PII Indonesia dan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan Pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal. Selain itu, Bank Indonesia akan terus memantau potensi risiko terkait kewajiban neto PII terhadap perekonomian.

Tags: bank indonesiaPosisi Investasi Internasional

Related Posts

Wahana petualangan jip di Gunung Bromo.(Foto: Dok. Kemenpar)

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif, Resiliensi Tinggi Hingga Juli 2026

Editor
11 September 2026

JAKARTA - Pariwisata Indonesia hingga Juli 2026 mencatatkan pertumbuhan positif dan daya tahan yang kuat di berbagai indikator utama pariwisata...

Menkomdigi Meutya Hafid bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan kepada awak media usai mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Rollout Nasional Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (10/09/2026). Foto: Anhar/Komdigi

50 Juta Masyarakat Akan Akses Portal Bansos, Kemkomdigi Uji Ketahanan Sistem

Editor
11 September 2026

JAKARTA - 50 juta masyarakat diproyeksikan akan mengakses portal digitalisasi bantuan sosial (bansos) ketika layanan tersebut diterapkan secara nasional. Untuk...

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti melakukan pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (10 Sep).(Foto: Dok. Humas Kemendag)

Wamendag & Dubes Arab Saudi Bahas Ekspor Produk Halal

Editor
11 September 2026

JAKARTA - Wamendag atau Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti melakukan pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah...

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.

OJK: Kinerja Industri Perbankan Tetap Terjaga di Triwulan III-2026

Editor
11 September 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat optimisme industri perbankan tetap terjaga pada triwulan III-2026 di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian...

Becak listrik bantuan Presiden Prabowo di Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Becak Listrik Bantuan Presiden Jangan Diperjualbelikan

Editor
11 September 2026

SUMEDANG - Becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto dilarang diperjual belikan. Jika ada yang menjual becak listrik bantuan maka akan...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di atas becak listrik.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Becak Listrik di Sumedang Disedikan Colokan di Taman Endog

Editor
11 September 2026

SUMEDANG - Pemkab Sumedang juga menyiapkan ekosistem pendukung penyediaan fasilitas pengisian daya atau charging station becak Listrik yang mulai beroperasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.