• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 9 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, Kirab Sejarah di Ujung Perayaan

Editor
Selasa, 08 September 2026 - 08:41
Rapat persiapan Karnaval Budaya di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab. Kuningan)

Rapat persiapan Karnaval Budaya di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab. Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 akan diwarnai dengan Karnaval Budaya yang persiapannya terus dimatangkan. Mengusung tema “Tumapak Ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan”, karnaval akan digelar pada Minggu, 13 September 2026.

Sekda Kabupaten Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si selaku Ketua Panitia Hari Jadi ke-528 Kuningan, mengatakan Karnaval Budaya dirancang bukan sekadar parade seni, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah dan kekayaan budaya Kuningan kepada masyarakat.

RelatedPosts

Meriahnya Tradisi Budaya Seba Sapton dan Babarit di Hari Jadi Kuningan

Ciremai Coffee Culture Festival: Menyedu Semangat Warga Kuningan

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Hal tersebut disampaikan U. Kusmana dalam rapat koordinasi persiapan Karnaval Budaya yang digelar di Ruang Rapat Inspektorat, Gedung Pemkab Kuningan-KIC Lantai 3, Senin (7/9/2026). Rapat dihadiri unsur pemerintah daerah, Perwakikan Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, panitia, Dewan Kebudayaan Kuningan, serta para juri.

Menurut U. Kusmana, Karnaval Budaya akan dikemas dalam bentuk parade teatrikal jalanan yang menggambarkan perjalanan sejarah Kuningan melalui enam fase, yakni masa prasejarah, Hindu, masuknya Islam, kolonial, perjuangan kemerdekaan, serta kemerdekaan dan pembangunan.

“Karnaval ini bukan hanya parade, tetapi bagaimana sejarah dan budaya Kuningan bisa disampaikan kepada masyarakat melalui pertunjukan yang menarik,” ujarnya.

Konsep tersebut diharapkan menjadi media edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Selain itu, karnaval juga diarahkan untuk merevitalisasi seni tradisi, memperkuat identitas daerah, serta mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Enam fase sejarah tersebut akan ditampilkan oleh kelompok kecamatan. Fase prasejarah melibatkan Kecamatan Cigugur, Kuningan, Kadugede, Nusaherang, dan Kramatmulya.

Fase Hindu melibatkan Kecamatan Ciawi, Cipicung, Kalimanggis, dan Cidahu. Fase masuknya Islam melibatkan Kecamatan Luragung, Garawangi, Lebakwangi, Maleber, Ciniru, Hantara, dan Sindangagung.

Selanjutnya, fase kolonial melibatkan Kecamatan Cibingbin, Ciwaru, Cibeureum, Karangkancana, dan Cimahi. Fase perjuangan kemerdekaan melibatkan Kecamatan Cilimus, Jalaksana, Japara, Cigandamekar, Pancalang, Pasawahan, dan Mandirancan.

Adapun fase kemerdekaan dan pembangunan akan melibatkan Kecamatan Darma, Subang, Cilebak, dan Selajambe.

Selain rombongan kecamatan, Karnaval Budaya akan dimeriahkan Drumband Satpol PP, Paskibra, TNI/Polri, cosplay, drumband SMP, Universitas Kuningan, BUMD, serta Kunci Bersama.

Dari sisi teknis, peserta dijadwalkan mulai berkumpul pukul 07.30 WIB. Peserta dari kecamatan maupun kelompok umum tidak diperkenankan membawa kendaraan, sementara waktu atraksi dibatasi maksimal tiga menit. Adapun sound system selama perjalanan akan menggunakan gotrok.

Sementara itu, titik start peserta masih dalam tahap pematangan. Dalam pembahasan terakhir, titik start yang semula direncanakan dari Bundaran Cijoho bergeser ke depan BJB menuju kawasan jalan baru. Sedangkan panggung VVIP direncanakan berada di bawah videotron Taman Kota Kuningan.

Kusmana menegaskan, sejumlah aspek teknis, terutama terkait rute, pengamanan, dan pengaturan barisan, masih terus dibahas bersama pihak terkait. Rapat lanjutan dijadwalkan digelar Kamis mendatang.

Mengusung tema “Tumapak Ka Jaman Baheula: Napak Tilas Kuningan”, Karnaval Budaya diharapkan tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga ruang pembelajaran sejarah sekaligus media promosi kebudayaan Kuningan yang dikemas secara kreatif dan atraktif.

Tags: Hari Jadi Kabupaten Kuningan

Related Posts

Ribuan warga Kuningan tumpah ruah menyaksikan helaran tradisi budaya Seba Sapton dan Babarit yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kuningan, Sabtu (5/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Meriahnya Tradisi Budaya Seba Sapton dan Babarit di Hari Jadi Kuningan

Editor
6 September 2026

Ribuan warga Kuningan tumpah ruah menyaksikan helaran tradisi budaya Seba Sapton dan Babarit yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar beserta jajaran di Ciremai Coffee Culture Festival 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Ciremai Coffee Culture Festival: Menyedu Semangat Warga Kuningan

Editor
5 September 2026

KUNINGAN – Ciremai Coffee Culture Festival mewarnai Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Kuningan Kopi Festival 2026 atau Ciremai Coffee Culture...

Pimpinan daerah foto bareng warga di Hari Jadi Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Panggung Rakyat Meriah

Editor
2 September 2026

KUNINGAN — Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diwarnai dengan tumpleknya ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Kuningan,...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Ruswati.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528: Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi

Editor
1 September 2026

SUMEDANG - Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 yang jatuh pada 1 September 2026 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memperlihatkan hidangan tutut di BUMDes Festival Jawa Barat 2026.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tutut Jadi Hidangan Spesial di BUMDes Festival Jawa Barat 2026

Editor
31 Agustus 2026

KUNINGAN – Tutut, kuliner sederhana yang lekat dengan kehidupan masyarakat pedesaan, mendapat panggung istimewa dalam BUMDes Festival Jawa Barat 2026...

Festival Merah Putih Kota Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Festival Merah Putih 2026 Kota Bogor Resmi Ditutup

Editor
31 Agustus 2026

BOGOR - Sajian teatrikal yang mengisahkan perjuangan Jenderal Besar Sudirman yang digelar di Shelter Skadron 6, Lanud Atang Sendjaja, Bogor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.