• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Pohon Kota Dikuliti, Diselidiki Pemkot Bandung

Editor
Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:17
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyelidiki kasus sejumlah pohon yang dikuliti atau dikelupas bagian batangnya di Jalan Pahlawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab dan motif di balik tindakan yang berpotensi merusak kesehatan pohon hingga menyebabkan kematian.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung. Pemkot Bandung juga belum mengetahui pihak yang melakukan pengelupasan kulit pohon maupun motif di balik tindakan tersebut.

RelatedPosts

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

“Sedang diteliti, penyelidikan sedang berjalan. Kita juga belum tahu ini motivasinya apa,” ujar Farhan saat ditemui di kawasan Alun-alun Bandung, Senin 17 Agustus 2026 dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Menurut Farhan, pengelupasan kulit batang pohon dapat memberikan dampak terhadap kondisi pohon apabila dibiarkan. Karena itu, penanganan dilakukan agar pohon yang terdampak tetap dapat bertahan dan kembali tumbuh dengan baik.

“Iya, kalau dibiarkan bisa bikin pohon mati. Makanya kita treatment supaya lebih sehat,” katanya.

Saat ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung tengah melakukan pengecekan dan penanganan terhadap pohon-pohon yang mengalami pengelupasan kulit. Upaya tersebut antara lain dilakukan untuk membantu memulihkan bagian kulit batang yang rusak.

“Ini lagi ditangani supaya kulitnya tumbuh lagi,” ucap Farhan.

Farhan mengaku belum memahami tujuan dari tindakan pengelupasan kulit pohon tersebut. Terlebih, sejumlah pohon berada di ruang publik seperti median jalan sehingga kerusakannya dapat berdampak terhadap lingkungan dan keindahan kota.

“Kalau sampai pohon di median itu mati, terus untungnya apa? Kalau diambil kulitnya, itu bukan pohon yang terkenal dengan kulit kayunya,” ujarnya.

Ia sebelumnya telah meminta Kepala Satpol PP Kota Bandung untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Pemeriksaan juga dilakukan oleh DPKP untuk memastikan kondisi pohon serta dampak yang ditimbulkan.

“Sedang dilakukan pengecekan oleh DPKP,” ujarnya.

Farhan menyebut, Pemkot Bandung tidak akan membiarkan setiap tindakan yang berpotensi merusak fasilitas maupun lingkungan kota. Apabila hasil penyelidikan menemukan pihak yang bertanggung jawab, pemerintah akan melakukan tindakan sesuai ketentuan.

“Pokoknya setiap pelanggaran itu pasti akan kita selidiki dan kita akan tindak apabila kita menemukan siapa yang melanggar. Sekarang sudah dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya.

Untuk mencegah kasus serupa kembali terjadi, Pemkot Bandung akan meningkatkan pengawasan terhadap ruang publik, termasuk kawasan yang memiliki banyak pepohonan.

Farhan mengatakan, pengawasan tersebut akan melibatkan perangkat daerah dan kewilayahan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah membentuk tim khusus bersama kelurahan untuk melakukan pengawasan dan menjaga kebersihan kawasan.

“Pengawasan ke depan seperti yang sudah kita tekankan akan lebih ditingkatkan,” katanya.

Farhan juga telah meminta DPKP bersama pihak kelurahan membentuk tim khusus penjaga kebersihan dan lingkungan di kawasan Taman Lalu Lintas.

“Saya sudah meminta DPKP sama kelurahan untuk membentuk tim khusus penjaga kebersihan dari Taman Lalu Lintas,” tutur Farhan.

Menurutnya, penguatan pengawasan di lapangan penting untuk memastikan kondisi pohon dan ruang publik tetap terjaga. Selain menjaga kebersihan, tim tersebut nantinya dapat membantu mendeteksi lebih awal apabila terdapat tindakan yang berpotensi merusak pohon atau fasilitas publik.

Farhan pun mengajak masyarakat ikut menjaga pohon-pohon yang berada di ruang publik. Ia meminta warga segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang dapat merusak vegetasi kota.

Tags: FarhanPohon Dikuliti

Related Posts

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengunjungi salah satu stan dalam acara The Local Market ID: Pasar Wiwitan di SCBD Park, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Local Market SCBD Park Buka Akses Pasar

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, terus memperluas akses pasar bagi produk kreatif...

Safari Gemarikan.(Foto: Diskominfo Pemkot Bogor)

Pemkot Bogor Gencar Kampanye Gemarikan

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Program Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan terus dijalankan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak,...

Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Merawat Tradisi Budaya Lewat Seminar Sangitaloka Festival Musik Tradisi Indonesia

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kebudayaan, terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah melalui Seminar Sangitaloka Festival...

Pemkab Bogor dan APPSI gelar Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala...

Banjir luapan Sungai Citarum merendam rumah warga dan memutus Jalan Raya Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Banjir Bandung Timur Butuh Dana Rp 800 Miliar

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan skema penanganan banjir secara menyeluruh, khususnya untuk kawasan Bandung Selatan yang selama ini...

Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat Akhmad Wiyagus berfoto bersama dengan peraih podium Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) Jabar 2026 pada final yang berlangsung pada Sabtu 3 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Alhamdulillah! Mutiara Cardinal Juara Ganda Taruna Putri Sirnas A Jabar 2026

Editor
3 Oktober 2026

Di sela-sela dominasi Jaya Raya Jakarta dan Djarum Kudus, klub asal Bandung Mutiara Cardinal mampu meraih gelar juara pada nomor...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.