SATUJABAR, BANDUNG–Kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dinodai keributan sekelompok pemuda mabuk. Seorang Kapolsek dan Danramil menjadi korban aksi pemukulan hingga terluka.
Sekelompok pemuda mabuk membuat keributan saat acara karnaval memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indoneisa ke-81, terjadi di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/08/2026). Video keributan beredar luas di media sosial, dan viral.
Dalam keributan tersebut, Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat dan Danramil Cicalengka, Kapten Inf Sumarna Chaerul, menjadi korban aksi pemukulan para pemuda mabuk. Kedua korban terluka, bahkan wajahnya sampai berdarah.
Tidak lama setelah kejadian, empat pemuda mabuk pembuat keributan berhasil diamankan polisi. Keempat pelaku yang ditangkap Tim Satreskrim Polres lta Bandung, berinisial RF, IA, YP, serta FY.
Kapolresta Bandung, Kombes Aldi Subartono, membenarkan terkait penangkapan keempat pelaku keributan saat acara Karnaval HUT Kemerdekan di Kecamatan Cicalengka. Para pelaku ditangkap di lokasi berbeda setelah Tim Satreskrim Polresta Bandung, mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti yang ditemukan di lapangan.
“Iya, empat pelaku sudah kami ditangkap. Mereka saat ini sedang dalam proses pemeriksaan,” ujar Aldi, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (18/08/2026).
Aldi menjelaskan kronologi kejadian, bermula saat warga tengah larut dalam pesta rakyat karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-81, dengan menampilkan berbagai kreasi dari tiap desa di Kecamatan Cicalengka. Saat rombongan peserta dari Desa Tenjolaya hendak melintas di depan podium Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) untuk menjalani penilaian, terjadi gesekan.
Keributan kecil berupa adu mulut memanas dan berubah jadi kekacauan. Baku hantam terjadi, melibatkan para pemuda mabuk, atau dibawah pengaruh minuman keras.
Menyaksikan kekacauan tersebut, jajaran Forkopimcam, termasuk Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat, Danramil Cicalengka Kapten Inf Sumarna Chaerul, serta Camat Cicalengka, Cucu Hidayat langsung turun dari podium untuk melerai. Niat berusaha melerai dan mengamankan situasi, justru para pemuda mabuk mengejar dan melakukan aksi pemukulan
“Kapolsek dan Danramil menjadi sasaran aksi pemukulan para pelaku. Sejumlah warga yang turut membantu melerai, juga ikut menjadi korban,” jelas Aldi.
Para pelaku yang melakukan aksi pemukulan secara membabi-buta, membuat Kapolsek, Danramil, serta Camat, terluka. Bahkan, darah mengucur di wajah Kapolsek.
Setelah melancarkan aksi pemukulan, para pelaku lari bersembunyi untuk menyamarkan diri di tengah kerumunan. Identitas para pelaku terungkap, setelah Satreskrim Polresta Bandung menerjunkan tim khusus, hingga berhasil meringkusnya.
“Kami tegaskan tidak ada ruang bagi para perusuh dan pelaku tindak kekerasan. Kami pastikan, para pelaku akan diproses secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Aldi.







